“Revitalisasi Pasar 16 Ilir, Langkah Strategis Menata Kembali Ikon Perdagangan Bersejarah Kota Palembang”

Senin, 3 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG – BERITAMETROLIVE.COM
Direktur Utama PT Bima Citra Realty (BCR), Ahmad Marzuki, SE, menegaskan revitalisasi Gedung Pasar 16 Ilir Palembang merupakan langkah strategis yang mendesak untuk segera direalisasikan. Selain mempertimbangkan usia bangunan yang telah mencapai sekitar 30 tahun, revitalisasi dinilai menjadi upaya penting dalam meningkatkan aspek keselamatan, kenyamanan, serta mengembalikan fungsi Pasar 16 Ilir sebagai ikon perdagangan Kota Palembang.

Penegasan tersebut disampaikan Ahmad Marzuki usai menghadiri kegiatan Gathering Pasar 16 Ilir Palembang bertajuk “Bersama Membangun Masa Depan Melalui Revitalisasi Pasar 16 Palembang” yang berlangsung di Ballroom Hotel The Zuri Palembang, Minggu (2/8/2026).

Menurut Ahmad, revitalisasi merupakan kelanjutan dari kerja sama pengelolaan antara PT BCR dan Pemerintah Kota Palembang yang telah berjalan sejak 2023. Meski sempat mengalami perlambatan pada 2024 akibat belum optimalnya komunikasi dengan sejumlah pihak, PT BCR kini berupaya membangun kembali sinergi guna mempercepat realisasi program tersebut.

“Saya baru sekitar tiga bulan menjabat sebagai Direktur Utama BCR. Dalam waktu yang relatif singkat ini, fokus kami adalah membangun kembali komunikasi dengan Pemerintah Kota Palembang, para pemangku kepentingan, serta para pedagang agar revitalisasi dapat diwujudkan melalui kesepahaman bersama,” ujar Ahmad.

Ia menjelaskan, hasil koordinasi dengan pihak PLN menunjukkan bahwa instalasi kelistrikan di Gedung Pasar 16 Ilir sudah tidak memenuhi standar kelayakan sehingga memerlukan pembenahan secara menyeluruh.

“Kondisi instalasi listrik sudah tidak layak dan memiliki potensi risiko yang harus menjadi perhatian bersama. Dengan mempertimbangkan faktor keselamatan, revitalisasi menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda lagi,” katanya.

Selain memperkuat aspek keamanan bangunan, revitalisasi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas lingkungan pasar yang saat ini dinilai mengalami penurunan, ditandai dengan kondisi bangunan yang mulai menua, sejumlah kios yang tidak lagi beroperasi, serta perlunya penataan agar kawasan kembali nyaman dan representatif.

Sebagai tahap awal, PT BCR akan melakukan pembersihan area gedung, termasuk lantai empat, sebelum memasuki proses revitalisasi secara bertahap.

Ahmad memastikan seluruh tahapan revitalisasi dirancang tanpa menghentikan aktivitas perdagangan. PT BCR telah menyiapkan skema relokasi internal sehingga para pedagang tetap dapat menjalankan usahanya selama proses pembangunan berlangsung.

“Kami ingin aktivitas perdagangan tetap berjalan. Karena itu, konsep yang kami siapkan adalah relokasi di dalam gedung sehingga pedagang tetap bisa berjualan dengan nyaman tanpa harus dipindahkan ke luar kawasan pasar,” jelasnya.

Ia mengakui proses pembangunan berpotensi menimbulkan penyesuaian sementara terhadap aktivitas perdagangan. Namun, menurutnya kondisi tersebut merupakan bagian dari proses menuju pasar yang lebih aman, modern, dan memiliki daya saing.

“Manfaat revitalisasi akan dirasakan oleh seluruh pihak. Pemerintah memperoleh peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pedagang mendapatkan kepastian usaha, investor memperoleh kepastian investasi, masyarakat menikmati fasilitas perdagangan yang lebih baik, dan Kota Palembang kembali memiliki ikon perdagangan yang layak dibanggakan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ahmad menegaskan Pasar 16 Ilir bukan sekadar pusat aktivitas ekonomi, melainkan memiliki nilai historis sebagai salah satu kawasan perdagangan tertua di Palembang yang telah menjadi bagian dari perjalanan kota sejak sebelum Indonesia merdeka.

“Ke depan kami ingin Pasar 16 Ilir berkembang menjadi pusat perdagangan modern yang tetap mempertahankan nilai sejarahnya, sekaligus menjadi destinasi wisata belanja dan budaya yang memperkuat identitas Kota Palembang,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Palembang terhadap rencana revitalisasi tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pengelola, dan para pedagang menjadi faktor penting dalam mempercepat pelaksanaan program.

Ahmad menegaskan bahwa Gedung Pasar 16 Ilir merupakan aset milik Pemerintah Kota Palembang, sedangkan PT Bima Citra Realty menjalankan fungsi sebagai pengelola sesuai kerja sama yang telah disepakati.

Terkait konsep pembangunan, ia memastikan revitalisasi tetap mempertahankan karakter utama bangunan Pasar 16 Ilir sebagai bagian dari identitas kawasan. Sementara itu, berbagai fasilitas pendukung akan ditingkatkan, mulai dari penataan kios, sistem utilitas, hingga kemungkinan penambahan fasilitas vertikal seperti lift, sesuai hasil kajian teknis dan kebutuhan pasar modern.

Dalam proses sosialisasi, Ahmad mengungkapkan respons positif banyak datang dari pedagang yang secara langsung menjalankan usahanya di Pasar 16 Ilir. Sementara itu, komunikasi juga terus dilakukan dengan berbagai pihak guna menyelesaikan berbagai persoalan yang masih menjadi perhatian dalam proses revitalisasi.

Selain itu, PT BCR akan berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penataan kawasan, termasuk terhadap bangunan yang berada di atas fasilitas umum (fasum) maupun fasilitas sosial (fasos), sehingga proses revitalisasi dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menutup keterangannya, Ahmad berharap seluruh elemen masyarakat dapat mendukung percepatan revitalisasi Pasar 16 Ilir sehingga kawasan bersejarah tersebut kembali tumbuh sebagai pusat perdagangan yang aman, modern, tertata, serta tetap mempertahankan nilai historisnya sebagai salah satu ikon Kota Palembang.

Penulis : Riela

Editor : Redaksi/beritametrolive.com

Berita Terkait

Herman Deru Hadiri Musda XI Golkar Sumsel, Bahlil Tekankan Konsolidasi Kader dan Legalisasi Sumur Minyak Rakyat
Bidang Kepemudaan DPC Harimau Sumatera Bersatu Kota Palembang Wujudkan Program Jumat Berkah Melalui PAC Kertapati
“Kasus Wakil Bupati PALI Memasuki Babak Baru, SOAK Minta Kejati Sumsel Hentikan Penanganan”
Polsek Sekayu Gelar Patroli Rutin dan Pemeriksaan Kendaraan Demi Menjaga Kamtibmas
SIRA Demo di Kantor Gubernur Sumsel, Desak Investigasi Dugaan Pencemaran PT Pusri
Beredar Isu Pengawalan BBM Ilegal, Polsek Sekayu Buka Suara: “Itu Murni Patroli Rutin, Bukan Pengawalan”
Satpol PP Palembang Tertibkan PKL di Kawasan Pasar Sako, Budhiman: Penataan Akan Terus Diawasi
Kasat Pol PP Palembang Buka Suara, Pasar Sako Dipastikan Tetap Ditertibkan

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:47 WIB

Herman Deru Hadiri Musda XI Golkar Sumsel, Bahlil Tekankan Konsolidasi Kader dan Legalisasi Sumur Minyak Rakyat

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:05 WIB

“Revitalisasi Pasar 16 Ilir, Langkah Strategis Menata Kembali Ikon Perdagangan Bersejarah Kota Palembang”

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:38 WIB

Bidang Kepemudaan DPC Harimau Sumatera Bersatu Kota Palembang Wujudkan Program Jumat Berkah Melalui PAC Kertapati

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:48 WIB

“Kasus Wakil Bupati PALI Memasuki Babak Baru, SOAK Minta Kejati Sumsel Hentikan Penanganan”

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:33 WIB

Polsek Sekayu Gelar Patroli Rutin dan Pemeriksaan Kendaraan Demi Menjaga Kamtibmas

Berita Terbaru