PALEMBANG – BERITAMETROLIVE.com
Festival Generasi Islam Kreatif (FGIK) 2026 resmi digelar di Pondok Pesantren Modern Terpadu Nurul Qomar Palembang, Senin (26/1/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 26–28 Januari 2026 ini menjadi ajang silaturahmi, kreativitas, dan penguatan karakter generasi muda Islam dari berbagai jenjang pendidikan.
Festival yang telah memasuki tahun keenam penyelenggaraan ini diikuti oleh 428 peserta dari 84 sekolah, mulai dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA, dengan delapan cabang lomba bernuansa islami dan budaya.
Sejumlah pejabat Pemerintah Kota Palembang turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut, di antaranya Wali Kota Palembang Drs. H. Ratu Dewa, M.Si, Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang M. Irman, S.S.T.P., M.Si, Kepala Dinas Pendidikan Ir. H. Muhammad Affan Prapanca, Danramil Lemabang Kapten Arm Marwan, serta Kepala Satpol PP Kota Palembang Dr. Herison, S.IP., S.H., M.H.
Mudir dan Pengasuh Pondok Pesantren Modern Terpadu Nurul Qomar Palembang, KH. Orbit Rupawan, S.Th.I, menjelaskan bahwa Festival Generasi Islam Kreatif merupakan agenda tahunan yang bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus membuka ruang kreativitas bagi pelajar, baik dari lingkungan pesantren maupun sekolah formal.
“Festival ini sudah tahun keenam kami laksanakan. Tujuan utamanya sebagai ajang silaturahmi dan pembuktian bahwa pesantren itu terbuka untuk umum, bukan hanya untuk kalangan pesantren saja,” ujar KH. Orbit Rupawan.
Ia menjelaskan, lomba yang digelar mencakup delapan kategori, yakni mewarnai untuk tingkat TK, cerdas cermat TK-SD, fashion show, tari kreasi Melayu, adzan, tahfidz Al-Qur’an, serta pidato atau orasi. Seluruh perlombaan diikuti peserta dari luar Pondok Pesantren Nurul Qomar.
“Kami sengaja tidak mengikutsertakan santri internal sebagai peserta lomba. Kami hanya menjadi panitia, demi menjaga integritas dan kepercayaan peserta,” katanya.
Total hadiah berupa uang pembinaan yang disiapkan panitia mencapai Rp16 juta, dengan hadiah tertinggi untuk kategori tari kreasi Melayu sebesar Rp1 juta untuk juara pertama. Selain itu, kategori cerdas cermat dan lomba beregu lainnya juga mendapatkan hadiah pembinaan hingga Rp600 ribu, sementara kategori perorangan berkisar antara Rp350 ribu hingga Rp400 ribu.
Festival ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, dengan hari pertama pembukaan, hari kedua perlombaan penuh, dan hari ketiga penutupan sekaligus pembagian hadiah.
KH. Orbit Rupawan juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran Wali Kota Palembang beserta jajaran pemerintah daerah, yang menurutnya menjadi motivasi besar bagi para santri dan panitia.
“Kehadiran Bapak Wali Kota menjadi motivasi luar biasa bagi anak-anak kami. Alhamdulillah, kerja keras panitia diapresiasi langsung oleh pemerintah,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, secara spontan Wali Kota Palembang juga memberikan dukungan bantuan secara pribadi tanpa melalui proposal resmi.
“Kami tidak mengajukan proposal, namun beliau secara langsung menyampaikan bantuan secara pribadi. Kami sangat berbangga dan berterima kasih kepada Bapak Wali Kota serta Pemerintah Kota Palembang secara umum,” tutupnya.
Festival Generasi Islam Kreatif 2026 diharapkan terus berlanjut dan menjadi wadah pembinaan karakter, kreativitas, serta sinergi antara pesantren, sekolah formal, dan pemerintah dalam membentuk generasi muda Islam yang moderat, berprestasi, dan berdaya saing.
Penulis : RQ
Editor : Redaksi (BERITAMETROLIVE.COM)















