Palembang – BERITAMETROLIVE.COM
Pengurus Cabang Olahraga Domino (ORADO) Kota Palembang menegaskan keseriusannya dalam menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) dengan menurunkan komposisi atlet terbaik dari kategori junior hingga senior. Target ambisius pun dipasang: menyapu bersih gelar juara sebagai tiket menuju level nasional.
Sekretaris Jenderal Pengcab ORADO Kota Palembang, Johanes Firano, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan total 10 orang yang terdiri dari atlet senior, junior, pelatih, dan manajer. Komposisi tersebut mencerminkan kesiapan tim dalam menghadapi persaingan yang diprediksi semakin ketat.
“Alhamdulillah, untuk kategori senior kami sudah menyiapkan dua pemain utama dan satu cadangan. Sementara kategori junior terdiri dari dua pemain utama dan satu cadangan. Ditambah satu pelatih dan satu manajer, total ada 10 orang yang siap bertanding,” ujarnya.
Ia menegaskan, capaian prestasi sebelumnya menjadi modal kuat bagi tim ORADO Palembang. Pada berbagai kejuaraan tingkat kota, tim senior konsisten meraih juara pertama. Hal ini menjadi dasar optimisme dalam menghadapi Kejurprov tahun ini.
“Di tingkat Kota Palembang, tim senior kita hampir selalu juara. Itu yang menjadi motivasi kami untuk kembali menargetkan juara di Kejurprov. Harapan kami, baik tim junior maupun senior bisa sama-sama meraih juara,” tegasnya.
Johanes menambahkan, keberhasilan di Kejurprov akan menjadi pintu masuk bagi atlet Palembang untuk melaju ke ajang yang lebih tinggi, termasuk kompetisi nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 25–26 April di Bogor.
Di sisi lain, ORADO Palembang juga terus memperkuat sistem pembinaan atlet. Salah satunya dengan mendorong pembentukan klub-klub domino di tingkat kecamatan sebagai basis seleksi atlet.
“Ke depan, kita akan fokus pada pembinaan berbasis klub. Memang saat ini belum ada koordinator di tingkat kecamatan, jadi sistemnya melalui klub. Nanti klub-klub tersebut akan mengirimkan pemain terbaiknya untuk diseleksi secara profesional,” jelasnya.
Namun demikian, ia mengakui bahwa pengembangan klub domino di Palembang masih menghadapi tantangan, terutama dalam hal administrasi dan legalitas. Setiap klub diwajibkan memiliki dokumen resmi seperti akta notaris agar dapat terdaftar secara sah.
Meski tergolong baru, antusiasme masyarakat terhadap olahraga domino terus meningkat. Hal ini terlihat dari banyaknya komunitas yang mulai mendaftar sebagai bagian dari ORADO.
Johanes juga menyoroti pentingnya regenerasi atlet, khususnya di kategori junior yang mencakup usia 14 hingga 18 tahun. Saat ini, mayoritas pemain masih didominasi oleh kalangan senior.
“Ke depan, kami berharap ada dukungan dari pemerintah untuk memperkuat pembinaan atlet junior. Ini penting agar prestasi domino Palembang tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” pungkasnya.
Dengan persiapan yang semakin matang dan target yang jelas, ORADO Palembang optimistis mampu membawa pulang prestasi gemilang serta mengharumkan nama daerah di kancah yang lebih luas.
Penulis : Riela
Editor : Redaksi/beritametrolive.com















