Andalas Forum VI 2026: Herman Deru Dorong Hilirisasi Sawit untuk Perkuat Ekonomi Nasional

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang – BERITAMETROLIVE.COM
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, menegaskan pentingnya penguatan hilirisasi dan tata kelola industri kelapa sawit dalam menghadapi dinamika global. Hal itu disampaikannya saat membuka Andalas Forum VI Tahun 2026 yang digelar oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Kamis (16/4/2026).

Forum berskala nasional tersebut mengusung tema sinergi untuk tata kelola, pertumbuhan ekonomi, dan keberlanjutan, serta dihadiri ratusan pelaku industri sawit dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Herman Deru mengapresiasi pelaksanaan forum yang dinilai memberikan dampak langsung terhadap perekonomian daerah, terutama karena menghadirkan pelaku usaha dari seluruh Indonesia.

“Kehadiran peserta dari berbagai wilayah ini tentu berdampak positif bagi pergerakan ekonomi di Sumsel,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa Sumatera Selatan merupakan salah satu wilayah strategis dalam industri sawit nasional, dengan kontribusi sekitar 9 hingga 10 persen dari total perkebunan sawit Indonesia.

Menurutnya, forum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga harus mampu melahirkan rekomendasi konkret untuk menjawab berbagai tantangan industri, baik dari sisi regulasi, pasar global, maupun keberlanjutan.

READ  MTI Sumsel Dorong Penguatan LLAJ dan Transportasi Massal Berkelanjutan

“Dengan luas perkebunan sawit nasional mencapai 16,8 juta hektare, diperlukan langkah strategis yang terukur agar sektor ini semakin kuat dan berdaya saing,” tegasnya.

Lebih jauh, Herman Deru menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur penunjang, termasuk percepatan proyek Pelabuhan Tanjung Carat yang dinilai menjadi kunci dalam menekan biaya logistik dan meningkatkan efisiensi industri.

Sementara itu, Ketua Umum GAPKI, Eddy Martono, menyebut industri kelapa sawit sebagai sektor yang terbukti tangguh menghadapi berbagai krisis global. Ia mendorong pemerintah untuk terus memperkuat dukungan, khususnya dalam aspek hilirisasi, perpajakan, peningkatan daya saing, serta kepastian hukum lahan.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif percepatan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat. Ini akan berdampak signifikan dalam menurunkan biaya logistik dan produksi,” ujarnya.

Senada, Staf Ahli Bidang Konektivitas dan Pengembangan Jasa, Dida Gardera, menilai sektor kelapa sawit sebagai salah satu pilar utama perekonomian nasional yang harus terus diperkuat melalui hilirisasi agar memberikan nilai tambah maksimal di dalam negeri.

Andalas Forum VI yang berlangsung selama dua hari ini diikuti lebih dari 500 peserta, melampaui target awal. Kegiatan tersebut menghadirkan empat sesi seminar strategis, mulai dari penguatan standar ISPO untuk pasar global hingga inovasi teknologi dalam rantai pasok industri sawit.

READ  Tak Gentar Dipersekusi, Cipayung Plus Palembang Gelar Aksi Jilid II di Mapolda Sumsel: Demokrasi Tak Boleh Tunduk pada Premanisme

Selain itu, forum juga diramaikan dengan pameran yang melibatkan puluhan eksibitor, menampilkan berbagai inovasi terbaru di sektor kelapa sawit.

Forum ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi strategis yang tidak hanya memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen sawit terbesar dunia, tetapi juga mendorong kesejahteraan petani serta meningkatkan kontribusi sektor ini terhadap perekonomian nasional.

Penulis : RQ

Editor : Redaksi/beritametrolive.com

Berita Terkait

SWM Group Buka Suara soal Dugaan Impor Ilegal, Direktur Tegaskan Tiga Perusahaan Hanya Bergerak di Bidang Jasa Maritim
Polda Sumsel Tingkatkan Penegakan Hukum Karhutla, 43 Laporan Perkara Perorangan Ditangani
Kabid Humas Polda Sumsel Hadiri Pelantikan Pengurus SMSI Sumsel di Palembang
SDA Watch Gelar FGD Karhutla OKI: Bukan Sekadar Kritik, Dorong Policy Brief Agar Asap Tak Berulang
JNE Palembang Dukung POLSRI Sport Fest Vol. 3 2026 sebagai Official Logistics Partner, Sejalan dengan Semangat “Melesat Hebat”
Wujudkan SDM Unggul dan Presisi, Wakapolda Sumsel Pimpin Sidang Kelulusan PAG dan SBP Panda 2026
PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR
Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp40,33 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:40 WIB

SWM Group Buka Suara soal Dugaan Impor Ilegal, Direktur Tegaskan Tiga Perusahaan Hanya Bergerak di Bidang Jasa Maritim

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Polda Sumsel Tingkatkan Penegakan Hukum Karhutla, 43 Laporan Perkara Perorangan Ditangani

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:43 WIB

Kabid Humas Polda Sumsel Hadiri Pelantikan Pengurus SMSI Sumsel di Palembang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:53 WIB

SDA Watch Gelar FGD Karhutla OKI: Bukan Sekadar Kritik, Dorong Policy Brief Agar Asap Tak Berulang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:59 WIB

JNE Palembang Dukung POLSRI Sport Fest Vol. 3 2026 sebagai Official Logistics Partner, Sejalan dengan Semangat “Melesat Hebat”

Berita Terbaru