Mobilisasi Alat Berat Legal, SIRA Ingatkan Pentingnya Kepatuhan dan Pengawasan

Selasa, 3 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang – BERITAMETROLIVE.COM
Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan menegaskan bahwa mobilisasi alat berat di jalan umum merupakan aktivitas yang memiliki dasar hukum dan pengaturan tersendiri, berbeda dengan angkutan batubara yang saat ini dilarang melintas di jalan umum.

Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub Provinsi Sumsel, Ir. Fansyuri, menjelaskan bahwa mobilisasi alat berat yang digunakan di area pertambangan, tidak termasuk kategori angkutan batubara selama tidak membawa muatan batubara.

“Yang dilarang itu angkutan batubaranya. Kalau alat berat dimobilisasi dari luar menuju lokasi tambang tanpa membawa batubara, maka pengaturannya berbeda,” ujar Fansyuri.

Ia menyampaikan bahwa pengaturan mobilisasi alat berat mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Ketika alat berat harus melintasi jalan umum, maka seluruh ketentuan teknis, keselamatan, perizinan, rute, dan waktu operasional wajib dipenuhi.

“Mobilisasi ini sifatnya insidental. Selama prosedur dan standar operasional dijalankan dengan benar, maka aktivitas tersebut diperbolehkan secara hukum,” tegasnya.

READ  Polda Sumsel Adakan Pemusnahan Barang Bukti Narkoba Hasil Ungkap Jajaran Ditresnarkoba Sepanjang Januari-Februari 2024

Dishub Sumsel menegaskan bahwa setiap kebijakan tetap mengedepankan kepentingan dan keselamatan masyarakat, dengan penerapan aturan hukum secara konsisten dan berimbang.

Menanggapi polemik yang berkembang, Direktur Eksekutif SIRA Sumsel, Rahmat Sandy, menilai bahwa perdebatan publik terkait mobilisasi alat berat perlu ditempatkan dalam kerangka regulasi dan pengawasan, bukan pada penilaian umum yang bersifat menyeluruh.

Menurutnya, regulasi telah memberikan batasan yang cukup jelas mengenai apa yang diperbolehkan dan apa yang tidak, sehingga yang perlu diperkuat adalah konsistensi penerapan di lapangan.

“Diskusi publik seharusnya diarahkan pada sejauh mana aturan dijalankan dan diawasi, bukan pada pelabelan benar atau salah secara umum,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa transparansi perizinan, kejelasan prosedur, serta pengawasan yang efektif akan membantu meminimalkan potensi risiko terhadap pengguna jalan dan masyarakat sekitar.

“Kepatuhan terhadap regulasi adalah tanggung jawab bersama. Jika seluruh persyaratan dipenuhi, mobilisasi alat berat merupakan aktivitas yang legal dan sah,” pungkasnya

Penulis : Rils/Rq

Editor : Redaksi (BERITAMETROLIVE.COM)

Berita Terkait

Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp40,33 Miliar
Jatanras Polda Sumsel Ungkap Komplotan Pencuri Lintas Lokasi, Diduga Beraksi Lebih dari 10 Kali
Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Jadi Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan
Polda Sumsel Bersama BNN Tertibkan Tiga Titik Rawan Narkoba di Palembang, Delapan Orang Diamankan
Penanganan Karhutla 2026, Polda Sumsel Tetapkan 52 Tersangka Perorangan dan Proses 20 Perkara Korporasi
Perangi Narkoba, Polda Sumsel Amankan 1 Kg Sabu dan 17 Butir Ekstasi
SIRA-PST Desak Kejari Palembang Tuntaskan Dugaan Korupsi Lampu Jalan Solar Cell, Rahmat Sandi dan Dian HS Bersuara Tegas
Ricuh di Depan Mapolda Sumsel, Wartawan Mengaku Diintimidasi dan Dipaksa Hapus Video

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp40,33 Miliar

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Jatanras Polda Sumsel Ungkap Komplotan Pencuri Lintas Lokasi, Diduga Beraksi Lebih dari 10 Kali

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Jadi Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Polda Sumsel Bersama BNN Tertibkan Tiga Titik Rawan Narkoba di Palembang, Delapan Orang Diamankan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:14 WIB

Penanganan Karhutla 2026, Polda Sumsel Tetapkan 52 Tersangka Perorangan dan Proses 20 Perkara Korporasi

Berita Terbaru