Palembang — BERITAMETROLIVE.COM
Ketua Umum (Ketum), Yayasan Olah Batin Indonesia (YOBI), Ki Braja Gelap, didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen), Ki Sukma Patih Raga, menghadiri syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Perguruan Seni Bela Diri Tenaga Dalam Jagad Kramat yang digelar di kawasan Gandus, Kota Palembang.
Usai kegiatan tersebut, Ki Braja Gelap menyampaikan pandangannya kepada awak media. Ia mengapresiasi perjalanan Jagad Kramat yang dinilainya mampu tumbuh secara konsisten dengan tetap menjaga nilai adab, etika, dan tujuan luhur ilmu tenaga dalam.
“Lima tahun merupakan fase penting bagi sebuah perguruan. Jagad Kramat menunjukkan arah yang jelas dalam pengembangan ilmu tenaga dalam, tidak hanya pada aspek kekuatan, tetapi juga pada pembinaan karakter dan persaudaraan,” ujar Ki Braja Gelap kepada wartawan.
Menurutnya, keberadaan perguruan tenaga dalam harus memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar dan tidak menyimpang dari nilai-nilai kebangsaan serta kearifan lokal.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal YOBI, Ki Sukma Patih Raga, juga menyampaikan apresiasinya kepada awak media. Ia menilai Jagad Kramat sebagai perguruan yang mampu menjaga kedalaman spiritual dalam setiap proses pembinaannya.
“Jagad Kramat adalah perguruan yang sejak awal menempatkan olah batin sebagai fondasi. Di usia lima tahun ini, terlihat adanya kedewasaan batin, kejernihan niat, dan kesungguhan dalam menjadikan ilmu tenaga dalam sebagai jalan pengabdian,” katanya.
Ia menambahkan, kekuatan Jagad Kramat tidak hanya terletak pada metode latihan, melainkan pada adab, kebersamaan, dan keselarasan batin yang terus dijaga oleh seluruh anggotanya.
“Perguruan yang dibangun di atas niat yang lurus akan melahirkan keteduhan. Jagad Kramat telah menunjukkan dirinya sebagai ruang pembinaan yang menumbuhkan persaudaraan dan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Cabang Perguruan Jagad Kramat, M. Nur, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan YOBI. Ia menegaskan komitmen pihaknya untuk terus menjaga marwah perguruan serta mengembangkan latihan secara bertanggung jawab dan terbuka.
Rangkaian syukuran HUT ke-5 Jagad Kramat ditutup dengan doa bersama, pemotongan tumpeng, serta latihan gabungan yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan.















