Kejati Sumsel Tangkap Buronan Kasus Kekerasan Seksual di Sekayu, Sempat Bersembunyi di Kebun

Sabtu, 23 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG – BERITAMETROLIVE.COM
Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan berhasil mengamankan terpidana kasus tindak pidana kekerasan seksual yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin.

Terpidana bernama Fahrul Rozi alias Balung bin Azim (Alm) diamankan pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 18.15 WIB di kawasan Jalan Laut LK I, Kota Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari SH MH, mengatakan penangkapan dilakukan setelah Tim Tabur Kejati Sumsel menerima informasi dari masyarakat terkait keberadaan buronan tersebut.

“Tim melakukan pemetaan dan pemantauan beberapa hari sebelum penangkapan. DPO diketahui setiap hari beraktivitas di kebun sejak subuh hingga menjelang magrib untuk menghindari deteksi petugas,” ujar Vanny dalam siaran pers resmi.

Setelah memastikan keberadaan target, Tim Tabur Kejati Sumsel langsung bergerak dan berhasil mengamankan Fahrul Rozi saat berada di rumah tetangga di wilayah Jalan Laut LK I Sekayu.

Usai diamankan, terpidana langsung dibawa ke Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

READ  Operasi Sikat Musi 2026: Polda Sumsel Amankan 15 Pelaku Pungli dan Parkir Liar

Diketahui, Fahrul Rozi telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang sejak 26 Februari 2026. Ia merupakan terpidana dalam perkara perbuatan seksual fisik yang ditujukan terhadap tubuh seseorang dengan maksud merendahkan harkat dan martabat korban.

Perbuatannya dinyatakan melanggar Pasal 6 Huruf a Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 1478K/Pid/2024 tanggal 30 September 2024, Fahrul Rozi dijatuhi hukuman pidana penjara selama 9 bulan.

Kejati Sumsel juga menegaskan komitmennya dalam memburu para buronan yang masih melarikan diri.

“Kami menghimbau kepada seluruh DPO lainnya agar segera menyerahkan diri. Tidak ada tempat yang aman bagi buronan yang melarikan diri dari proses hukum,” tegas Vanny.

Penangkapan ini menjadi bagian dari komitmen Kejaksaan dalam menegakkan hukum serta memastikan setiap terpidana menjalani putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

Penulis : Rill/riela

Editor : Redaksi/beritametrolive.com

Berita Terkait

SDA Watch Gelar FGD Karhutla OKI: Bukan Sekadar Kritik, Dorong Policy Brief Agar Asap Tak Berulang
JNE Palembang Dukung POLSRI Sport Fest Vol. 3 2026 sebagai Official Logistics Partner, Sejalan dengan Semangat “Melesat Hebat”
Wujudkan SDM Unggul dan Presisi, Wakapolda Sumsel Pimpin Sidang Kelulusan PAG dan SBP Panda 2026
PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR
Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp40,33 Miliar
Sumpah Pemuda Ke – 98 : Firdaus Hasbullah Serukan Pemuda PALI Bangkit Jadi Motor Perubahan Untuk Indonesia Emas
M. Oktafiansyah : Bonus Demografi Di Tangan Pemuda Penentu Indonesia Emas 2045
Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana Rangkul GP Ansor untuk Jaga Kondusivitas dan Dukung Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:53 WIB

SDA Watch Gelar FGD Karhutla OKI: Bukan Sekadar Kritik, Dorong Policy Brief Agar Asap Tak Berulang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:59 WIB

JNE Palembang Dukung POLSRI Sport Fest Vol. 3 2026 sebagai Official Logistics Partner, Sejalan dengan Semangat “Melesat Hebat”

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:53 WIB

Wujudkan SDM Unggul dan Presisi, Wakapolda Sumsel Pimpin Sidang Kelulusan PAG dan SBP Panda 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:24 WIB

PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp40,33 Miliar

Berita Terbaru