Palembang – BERITAMETRONEWS.COM
Wacana Wali Kota Palembang Ratu Dewa untuk membina pelajar yang kerap terlibat tawuran di barak militer mendapat dukungan penuh dari legislatif. Anggota DPRD Kota Palembang, Aris Alkautsar, menilai langkah ini sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menangani kenakalan remaja yang kian meresahkan.
“Ya, saya pribadi sangat mendukung hal tersebut. Ini langkah konkret untuk menertibkan anak-anak remaja yang sering tawuran, agar setelah dididik di barak militer mereka bisa berubah menjadi lebih baik,” ujar Aris kepada wartawan, Jumat (9/5/2025).
Menurut Aris, kenakalan remaja seperti tawuran pelajar bukan hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga membahayakan masa depan generasi muda. Ia menyebut pendidikan karakter melalui pendekatan disiplin militer bisa menjadi solusi jangka panjang.
“Di Jawa Barat, pola seperti ini sudah diterapkan. Anak-anak yang terlibat tawuran dibina di barak militer, hasilnya cukup baik. Mereka menjadi lebih tertib, disiplin, dan punya kesadaran sosial yang tinggi,” tambahnya.
Sebelumnya, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyatakan pihaknya akan menggandeng berbagai stakeholder, mulai dari TNI, Polri, hingga Komnas HAM, untuk memastikan program pembinaan berjalan sesuai aturan dan tetap mengedepankan aspek kemanusiaan serta pendidikan.
“Ini bukan bentuk hukuman, tapi pembinaan. Kita ingin anak-anak yang terjerumus tawuran ini punya masa depan. Jangan sampai mereka terus hidup dalam lingkaran kekerasan,” kata Ratu Dewa dalam pernyataan terpisah.
Program ini masih dalam tahap kajian dan koordinasi lintas sektor. Namun, sinyal dukungan dari legislatif seperti yang disampaikan Aris Alkautsar menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Palembang tak sendiri dalam mengusung langkah tegas namun terukur ini.















