Palembang — BERITAMETROLIVE.COM
Forum Komite SMA dan SMK Sumatera Selatan (FK-S4) menggelar konferensi pers untuk meluruskan pemberitaan dan opini yang dinilai menyesatkan terkait pembentukan FK-S4. Konferensi pers tersebut digelar di Pempek Mama Musi cabang Kapten A. Rivai, Kota Palembang, Jumat (13/2/2026).
Dalam konferensi pers itu, Ketua FK-S4 M. Ali Ruben didampingi Sekretaris FK-S4 Ardi menegaskan bahwa pembentukan forum bukan untuk melegalkan pungutan oleh komite sekolah maupun melindungi praktik yang bertentangan dengan aturan.
“Dalam rapat pembentukan FK-S4 pada 11 Februari 2026 tidak pernah ada pembahasan atau rencana melegalkan pungutan. Narasi itu keliru dan menggiring opini publik,” kata M. Ali Ruben.
Ia juga membantah tudingan bahwa FK-S4 dibentuk atas inisiatif Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan. Menurutnya, forum ini lahir dari gagasan sejumlah komite SMA dan SMK di Sumsel yang ingin memiliki wadah berhimpun untuk menyamakan visi, misi, dan persepsi dalam menjalankan fungsi komite sekolah.
“FK-S4 dibentuk murni oleh komite-komite sekolah. Tujuan kami adalah pendampingan, pencerahan, serta pengawasan agar program komite tidak bertentangan dengan regulasi,” ujarnya.
Terkait isu bahwa keberadaan FK-S4 akan menambah beban orang tua siswa melalui pungutan biaya operasional forum, FK-S4 menyebut tudingan tersebut tidak berdasar. Hingga kini, forum masih dalam tahap pembentukan dan penyusunan AD/ART.
“Belum ada keputusan apapun soal pungutan. Menyimpulkan FK-S4 akan membebani orang tua adalah asumsi sepihak tanpa bukti,” tegas Ardi.
FK-S4 juga menanggapi tudingan bahwa forum dibentuk sebagai “bumper” bagi komite sekolah untuk bebas melakukan pungutan. Menurut mereka, tuduhan tersebut tidak didukung data dan fakta. Meski menghormati kebebasan berpendapat, FK-S4 menegaskan siap menempuh langkah konstitusional apabila tuduhan tersebut terus disebarkan tanpa dasar.
FK-S4 menegaskan forum ini justru bertujuan memastikan seluruh kebijakan dan program komite sekolah berjalan sesuai aturan, termasuk regulasi tentang komite sekolah dan pendanaan pendidikan, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Harapan kami, klarifikasi ini menghentikan polemik yang berkembang dan menjadi dasar penilaian yang objektif atas pembentukan FK-S4,” pungkas M. Ali Ruben.
Penulis : Riela
Editor : Redaksi (BERITAMETROLIVE.COM)















