Palembang – BERITAMETROLIVE.COM
Kuasa hukum UMMI Wisata Tour & Travel (PT Usaha Mumtazah Maliki International Tour), Adv. Muhammad Ali Ruben, SH., MH, secara resmi menegaskan bahwa kliennya tidak memiliki hubungan apa pun dengan travel umrah bernama serupa yang tengah viral di Kota Lubuklinggau.
Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Ali Ruben dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Dewan Pimpinan Cabang Bantuan Hukum Trisula Justisia (DPCBHTJ) Kota Palembang, Jalan POM IX Lorong Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I, Komplek Utopia, Senin (23/02/2026). Turut hadir Direktur Utama UMMI Wisata Tour & Travel, H. Muhammad Abdul Wahid, SH.
Ali Ruben menyatakan bahwa UMMI Wisata Tour & Travel yang berkantor pusat di Kota Prabumulih merupakan entitas hukum yang berbeda dengan pihak yang diberitakan bermasalah di Lubuklinggau.
“Kami tegaskan secara hukum, klien kami adalah perusahaan yang berbeda. Tidak memiliki hubungan manajemen, kepemilikan, cabang, kerja sama, maupun afiliasi dalam bentuk apa pun dengan travel yang saat ini diberitakan,” ujar Ali Ruben.
Menurutnya, segala bentuk informasi yang menyamakan atau mengaitkan perusahaan kliennya dengan kasus tersebut adalah tidak benar dan berpotensi menyesatkan publik serta merugikan nama baik perusahaan.
Ali Ruben menegaskan, apabila terdapat pihak yang tetap menyebarkan informasi yang tidak berdasar, pihaknya siap menempuh langkah hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Klien kami memiliki legalitas yang sah dan telah beroperasi sejak 2019. Kami tidak akan tinggal diam apabila ada pihak yang menyebarkan fitnah, hoaks, atau pencemaran nama baik,” tegasnya.
Ia juga memastikan operasional UMMI Wisata Tour & Travel berjalan normal dan seluruh program keberangkatan jamaah tetap sesuai jadwal.
Sementara itu, Direktur Utama UMMI Wisata Tour & Travel, H. Muhammad Abdul Wahid, SH, menyampaikan bahwa klarifikasi ini dilakukan karena banyaknya pertanyaan dari jamaah dalam beberapa hari terakhir.
“Banyak yang menghubungi kami menanyakan apakah sama dengan kejadian yang viral di Lubuklinggau. Kami tegaskan berbeda manajemen, berbeda perusahaan, berbeda orang, dan berbeda logo. Kami tidak berafiliasi,” ujarnya singkat.
Ia menambahkan, pihaknya telah berdiri sejak 2019 dan tetap akan menggunakan identitas serta logo resmi perusahaan sebagaimana legalitas yang dimiliki.
Konferensi pers tersebut digelar sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam memberikan kejelasan kepada masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan jamaah.
Penulis : Riela
Editor : Redaksi/beritametrolive.com
Sumber Berita: KONFRENSIPERS















