Dirjenpas Launching Website “Si Cantik” di Palembang: Warga Binaan Kini Punya E-Commerce Sendiri!

Sabtu, 25 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang — BERITAMETRONEWS.COM
Inovasi brilian kembali lahir dari dunia Pemasyarakatan. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan HAM RI resmi meluncurkan website e-commerce “Si Cantik” (Sistem Informasi Canggih Produk Kreatif Pemasyarakatan), Sabtu (25/10/2025), di Kambang Iwak Palembang.

Acara ini dirangkaikan dengan Pameran Produk Lapas/Rutan se-Sumatera Selatan, menampilkan hasil karya luar biasa warga binaan dari berbagai lembaga pemasyarakatan.

Website “Si Cantik” digagas oleh Kalapas Perempuan Palembang sebagai terobosan modern dalam memasarkan produk hasil karya warga binaan ke masyarakat luas.

Menurut Erwedi Supriyatno, Bc.IP., S.H., M.H., perwakilan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, langkah ini merupakan upaya konkret menuju kemandirian dan peningkatan kesejahteraan warga binaan.

“Selama ini kita memasarkan hasil karya warga binaan secara konvensional lewat galeri dan pameran. Dengan hadirnya website ‘Si Cantik’, seluruh masyarakat Indonesia bisa langsung melihat, memilih, dan membeli produk warga binaan secara online,” ujar Erwedi.

Ia menegaskan, program ini juga sejalan dengan visi Presiden RI dalam memperkuat sektor UMKM nasional, di mana hasil karya warga binaan merupakan bagian dari ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.

“Yang paling banyak memang dari Lapas Perempuan Palembang karena mereka sangat kreatif. Produk-produk mereka luar biasa, dari batik, tenun, hingga kerajinan tangan bernilai seni tinggi,” lanjut Erwedi.

Selain itu, Erwedi mengapresiasi dukungan luas dari berbagai pihak, mulai dari Yayasan Srikandi Merah Putih, Pertamina, PLN, hingga stakeholder lain yang ikut membantu permodalan dan pelatihan keterampilan warga binaan.

“Kita ingin ini bukan hanya seremonial sesaat, tapi program berkelanjutan. Mereka dilatih agar setelah bebas nanti bisa mandiri, punya usaha, dan bisa menghidupi keluarganya,” tegasnya.

Sementara itu, H. Amir, Ketua Yayasan Srikandi Merah Putih, turut hadir bersama rombongan dari Jakarta. Ia menegaskan dukungan penuh kepada Ditjenpas untuk memajukan UMKM warga binaan di seluruh Indonesia.

“Kami ingin mengubah cara pandang masyarakat. Jangan beli produk warga binaan karena kasihan — tapi karena kualitasnya memang layak dan bersaing!” ujar Amir tegas.

Yayasan yang baru berusia sebulan ini telah bergerak cepat, mengunjungi lebih dari 10 lapas di Indonesia, membeli langsung produk mereka, dan menyiapkan 33 Galeri Pemasyarakatan Nasional, dimulai dari Lapas Pemuda Kelas II Tangerang.

“Kami sudah menggandeng berbagai pihak, termasuk artis dan pengusaha seperti Mbak Dea Lestari, Mbak Plo, Mbak Jeqi, dan Mbak Damai yang turut berkontribusi memajukan UMKM warga binaan,” ungkapnya.

Lebih hebat lagi, Yayasan Srikandi Merah Putih siap membawa produk hasil karya warga binaan ke panggung dunia!

“Tanggal 31 ini kami akan membawa produk warga binaan ke Australia, dan bulan November kami pameran di Konsulat Jenderal China,” kata Amir bersemangat.

Amir juga menekankan pentingnya efisiensi produksi agar tiap lapas fokus pada 2–3 jenis produk unggulan.

“Palembang ini contohnya luar biasa, mereka punya batik dan kain tenun khas yang bisa jadi ikon nasional. Kami akan bantu promosikan hingga menembus pasar luar negeri,” ujarnya.

Peluncuran “Si Cantik” menjadi simbol nyata bahwa di balik tembok pemasyarakatan, ada kreativitas dan kerja keras yang tak kalah dari masyarakat umum.

“Kami berharap masyarakat Sumatera Selatan khususnya, dan Indonesia umumnya, ikut mendukung dengan membeli serta memasarkan produk warga binaan. Dengan begitu, semangat mereka untuk berkarya akan terus tumbuh,” tutup Erwedi.

Acara di Kambang Iwak ini juga dihadiri berbagai tokoh, stakeholder, dan pegiat sosial. Puluhan produk unggulan warga binaan — mulai dari batik khas, kerajinan tangan, hingga olahan makanan — dipamerkan dengan tampilan menarik dan profesional.

Dengan hadirnya website www.sicantik.go.id (nama domain simulasi), kini masyarakat di seluruh Indonesia bisa dengan mudah belanja sambil berkontribusi terhadap proses pembinaan dan pemberdayaan warga binaan.

Berita Terkait

Bidang Kepemudaan DPC Harimau Sumatera Bersatu Kota Palembang Wujudkan Program Jumat Berkah Melalui PAC Kertapati
“Kasus Wakil Bupati PALI Memasuki Babak Baru, SOAK Minta Kejati Sumsel Hentikan Penanganan”
Polsek Sekayu Gelar Patroli Rutin dan Pemeriksaan Kendaraan Demi Menjaga Kamtibmas
SIRA Demo di Kantor Gubernur Sumsel, Desak Investigasi Dugaan Pencemaran PT Pusri
Beredar Isu Pengawalan BBM Ilegal, Polsek Sekayu Buka Suara: “Itu Murni Patroli Rutin, Bukan Pengawalan”
Satpol PP Palembang Tertibkan PKL di Kawasan Pasar Sako, Budhiman: Penataan Akan Terus Diawasi
Kasat Pol PP Palembang Buka Suara, Pasar Sako Dipastikan Tetap Ditertibkan
Keluarga Besar HSB Kota Palembang Hadiri Takziah 40 Hari Ayahanda Ketua DPRD Sumsel

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:38 WIB

Bidang Kepemudaan DPC Harimau Sumatera Bersatu Kota Palembang Wujudkan Program Jumat Berkah Melalui PAC Kertapati

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:48 WIB

“Kasus Wakil Bupati PALI Memasuki Babak Baru, SOAK Minta Kejati Sumsel Hentikan Penanganan”

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:33 WIB

Polsek Sekayu Gelar Patroli Rutin dan Pemeriksaan Kendaraan Demi Menjaga Kamtibmas

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:22 WIB

SIRA Demo di Kantor Gubernur Sumsel, Desak Investigasi Dugaan Pencemaran PT Pusri

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:19 WIB

Beredar Isu Pengawalan BBM Ilegal, Polsek Sekayu Buka Suara: “Itu Murni Patroli Rutin, Bukan Pengawalan”

Berita Terbaru