Cekcok soal Pengisian Solar di SPBU Punti Kayu, Sopir Truk Ditusuk hingga Meninggal Dunia

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG – BERITAMETROLIVE.COM
Insiden kekerasan yang berujung kematian terjadi di area SPBU 24.301.111 Punti Kayu, Jalan Kolonel H. Burlian Kilometer 7, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, pada Kamis dini hari, 2 April 2026, sekira pukul 03.50 WIB. Seorang sopir truk berinisial MEP (26) meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk di bagian dada sebelah kiri dalam peristiwa yang bermula dari perselisihan terkait pengisian bahan bakar solar.

Dua orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut, yakni SI (25) selaku pengawas SPBU dan EPP (22) yang bertugas sebagai satpam, telah diamankan oleh personel gabungan Pamapta, piket fungsi Polrestabes Palembang, serta jajaran Polsek Sukarami pada pukul 04.30 WIB di lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan awal dan hasil pemeriksaan saksi, insiden bermula saat korban melakukan pengisian solar. Proses pengisian terhenti karena operasional SPBU telah berakhir, sementara korban merasa pengisian belum maksimal. Ketidakpuasan tersebut memicu cekcok antara korban dengan tersangka SI selaku pengawas.

Situasi kemudian memanas hingga korban keluar dari area SPBU dan menunggu di seberang jalan. Tersangka SI selanjutnya menghubungi EPP untuk bersama-sama menemui korban. Saat terjadi pertemuan, korban turun dari kendaraan dan perkelahian tidak terhindarkan. Dalam peristiwa tersebut, tersangka SI melakukan penusukan yang menyebabkan korban terjatuh dan mengalami luka fatal.

READ  Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, Kades Mekar Jaya Merangkap Guru Dilaporkan ke Polda Sumsel

Korban segera dilarikan ke RS Myria Palembang oleh saksi di lokasi, namun dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.

Petugas yang tiba di lokasi langsung mengamankan kedua tersangka dan melakukan tindakan kepolisian awal, termasuk pengamanan saksi serta olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Rekaman kamera pengawas (CCTV) di area SPBU turut diamankan sebagai alat bukti elektronik yang krusial dalam membangun konstruksi perkara.

Barang bukti yang telah diamankan berupa pakaian yang digunakan tersangka saat kejadian. Sementara itu, senjata tajam yang digunakan dalam aksi penusukan hingga saat ini masih dalam proses pencarian aktif oleh penyidik.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Musa Jedi Permana, menegaskan bahwa penyidikan dilakukan secara menyeluruh dan profesional.

“Dua tersangka telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif. Pencarian senjata tajam menjadi prioritas karena merupakan barang bukti utama. Selain itu, rekaman CCTV sedang kami analisis untuk memperkuat konstruksi perkara. Proses hukum akan kami kawal hingga tuntas,” tegasnya.

Kapolrestabes Palembang, Sonny Mahar Budi Adityawan, menyampaikan duka cita kepada keluarga korban sekaligus menegaskan komitmen penegakan hukum.

READ  Polda Sumsel Umumkan Identitas Korban Bus ALS Hasil Pemeriksaan DNA Tim DVI Polri

“Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Tidak ada toleransi terhadap tindak kekerasan, terlebih yang terjadi di ruang publik. Para pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Kami mengimbau masyarakat untuk mengedepankan penyelesaian secara damai dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa Polda Sumsel memberikan perhatian serius terhadap kasus ini.

“Setiap tindak kekerasan di ruang publik akan ditangani secara tegas dan transparan. Kami juga mengingatkan bahwa membawa dan menggunakan senjata tajam di tempat umum merupakan tindakan berbahaya yang memiliki konsekuensi hukum berat,” ungkapnya.

Saat ini, penyidik Satreskrim Polrestabes Palembang masih terus melakukan pendalaman, termasuk analisis rekaman CCTV, pemeriksaan saksi-saksi, serta pencarian senjata tajam yang digunakan dalam kejadian tersebut.

Penulis : Rilis/riela

Editor : Redaksi BERITAMETROLIVE.COM

Berita Terkait

Polda Sumsel Tingkatkan Penegakan Hukum Karhutla, 43 Laporan Perkara Perorangan Ditangani
Kabid Humas Polda Sumsel Hadiri Pelantikan Pengurus SMSI Sumsel di Palembang
Wujudkan SDM Unggul dan Presisi, Wakapolda Sumsel Pimpin Sidang Kelulusan PAG dan SBP Panda 2026
Operasi Patuh Musi 2026 Resmi Dimulai, Polda Sumsel Fokus Tekan Risiko Kecelakaan di Jalan Raya
Jatanras Polda Sumsel Ungkap Komplotan Pencuri Lintas Lokasi, Diduga Beraksi Lebih dari 10 Kali
Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Jadi Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan
Polda Sumsel Bersama BNN Tertibkan Tiga Titik Rawan Narkoba di Palembang, Delapan Orang Diamankan
Penanganan Karhutla 2026, Polda Sumsel Tetapkan 52 Tersangka Perorangan dan Proses 20 Perkara Korporasi

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Polda Sumsel Tingkatkan Penegakan Hukum Karhutla, 43 Laporan Perkara Perorangan Ditangani

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:43 WIB

Kabid Humas Polda Sumsel Hadiri Pelantikan Pengurus SMSI Sumsel di Palembang

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Operasi Patuh Musi 2026 Resmi Dimulai, Polda Sumsel Fokus Tekan Risiko Kecelakaan di Jalan Raya

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Jatanras Polda Sumsel Ungkap Komplotan Pencuri Lintas Lokasi, Diduga Beraksi Lebih dari 10 Kali

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Jadi Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan

Berita Terbaru