BNNP Sumsel Bongkar Jaringan Narkotika Lintas Negara, 16,9 Kg Sabu Dimusnahkan

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang — BERITAMETROLIVE.COM
Pengungkapan jaringan narkotika internasional kembali terjadi di Sumatera Selatan. Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Selatan memusnahkan 16,9 kilogram sabu yang disebut berasal dari jaringan Malaysia–Palembang, Rabu, 22 April 2026.

Barang bukti itu merupakan hasil penggerebekan di sebuah rumah di kawasan Griya Kampung Serang, Palembang, yang diduga dijadikan gudang penyimpanan narkotika. Pengungkapan berawal dari laporan warga yang mencurigai aktivitas di lokasi tersebut.

Selama tujuh hari, petugas melakukan pengintaian sebelum akhirnya melakukan penyergapan pada 25 Maret 2026 dini hari. Seorang pria berinisial J (32) diamankan di lokasi. Dari rumah itu, petugas menemukan dua koper berisi 15 bungkus sabu dengan total berat 16,9 kilogram.

Sebagian besar sabu dikemas dalam kemasan bermerek, pola yang lazim digunakan dalam distribusi narkotika lintas negara.

Pengembangan kasus kemudian mengarah pada tersangka lain, H, yang diduga berperan sebagai kurir. Ia ditangkap sehari setelah penggerebekan di kawasan Jalan Mayor Zen, Palembang.

Kepala BNNP Sumsel, Brigjen Pol Hisar Siallagan, mengatakan kasus ini memperlihatkan bahwa Sumatera Selatan masih menjadi bagian dari jalur peredaran narkotika internasional.

“Jaringan ini bukan jaringan kecil. Ada keterlibatan lintas negara dengan pola yang rapi dan terorganisasi,” kata Hisar.

Menurut dia, penindakan tidak akan berhenti pada pelaku lapangan. BNNP Sumsel kini memburu dua orang yang diduga sebagai pengendali utama jaringan tersebut.

“Kami terus melakukan pengembangan. Dua orang yang masuk DPO saat ini masih dalam pengejaran dan menjadi prioritas,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemusnahan barang bukti bukan sekadar prosedur hukum, tetapi juga bagian dari strategi menekan peredaran narkotika.

“Setiap barang bukti yang dimusnahkan berarti kita mencegah potensi kerusakan yang lebih luas di masyarakat,” kata Hisar.

Ia juga menyoroti peran masyarakat dalam pengungkapan kasus ini. Informasi awal dari warga dinilai menjadi kunci terbukanya jaringan tersebut.

“Partisipasi masyarakat sangat penting. Ini menunjukkan bahwa upaya pemberantasan narkotika membutuhkan keterlibatan semua pihak,” ujarnya.

BNNP Sumsel memastikan akan terus menelusuri jaringan ini hingga ke tingkat pengendali, termasuk yang diduga berada di luar negeri.

Penulis : Riela

Editor : Redaksi/beritametrolive.com

Berita Terkait

“Kasus Wakil Bupati PALI Memasuki Babak Baru, SOAK Minta Kejati Sumsel Hentikan Penanganan”
Polsek Sekayu Gelar Patroli Rutin dan Pemeriksaan Kendaraan Demi Menjaga Kamtibmas
SIRA Demo di Kantor Gubernur Sumsel, Desak Investigasi Dugaan Pencemaran PT Pusri
Beredar Isu Pengawalan BBM Ilegal, Polsek Sekayu Buka Suara: “Itu Murni Patroli Rutin, Bukan Pengawalan”
Satpol PP Palembang Tertibkan PKL di Kawasan Pasar Sako, Budhiman: Penataan Akan Terus Diawasi
Kasat Pol PP Palembang Buka Suara, Pasar Sako Dipastikan Tetap Ditertibkan
Keluarga Besar HSB Kota Palembang Hadiri Takziah 40 Hari Ayahanda Ketua DPRD Sumsel
Perumda Tirta Musi Angkat Bicara, Ini Penjelasan Lengkap di Balik Proyek Sako Baru

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:48 WIB

“Kasus Wakil Bupati PALI Memasuki Babak Baru, SOAK Minta Kejati Sumsel Hentikan Penanganan”

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:33 WIB

Polsek Sekayu Gelar Patroli Rutin dan Pemeriksaan Kendaraan Demi Menjaga Kamtibmas

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:22 WIB

SIRA Demo di Kantor Gubernur Sumsel, Desak Investigasi Dugaan Pencemaran PT Pusri

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:19 WIB

Beredar Isu Pengawalan BBM Ilegal, Polsek Sekayu Buka Suara: “Itu Murni Patroli Rutin, Bukan Pengawalan”

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:41 WIB

Satpol PP Palembang Tertibkan PKL di Kawasan Pasar Sako, Budhiman: Penataan Akan Terus Diawasi

Berita Terbaru