Aliansi Ormas dan Aktivis Desak Pecat GM Pertamina Patra Niaga Sumbagsel, Dugaan Mafia BBM hingga Monopoli Proyek Mencuat

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang – BERITAMETROLIVE.COM
Aliansi organisasi masyarakat (ormas) dan aktivis yang tergabung dalam Koalisi Pemantau Keseimbangan BBM Sumbagsel mendesak pencopotan General Manager (GM) PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Selatan. Desakan tersebut disampaikan menyusul aksi unjuk rasa yang digelar beberapa hari lalu di Palembang.

Ketua Presidium Koalisi, Ir. Suparman Romans, mengatakan pihaknya saat ini masih menunggu tindak lanjut dan jawaban resmi dari manajemen Pertamina Patra Niaga atas hasil dialog saat aksi berlangsung. Ia menegaskan tenggat waktu yang diberikan hanya satu minggu.

“Kami menuntut reformasi total di tubuh manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel. Jika komitmen yang disampaikan saat dialog kemarin diabaikan, maka kami akan melakukan aksi lanjutan dengan tuntutan yang lebih tegas,” ujar Suparman saat dihubungi melalui WhatsApp, Jumat (23/1/2026).

Menurut Suparman, Koalisi mencium adanya dugaan kuat praktik mafia BBM yang telah membentuk “lingkaran setan” dan diduga melibatkan oknum pengusaha, transportir, hingga SPBU dan penampung. Ia menilai tanpa transparansi dan penindakan serius, persoalan tersebut akan terus merugikan masyarakat.

READ  Hendri Zikwan Tegaskan: Tidak Ada Kompromi soal Integritas dan Keadilan di OKU Timur

“Jika tidak ada kejelasan penanganan, kami akan membawa persoalan ini ke institusi yang lebih tinggi, seperti Kementerian ESDM, Pertamina Patra Niaga Pusat, Kejaksaan Agung, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” tegasnya.

Koalisi juga menyoroti fakta bahwa Sumatera Selatan memiliki kilang minyak di Plaju, namun ironisnya harga BBM di Palembang disebut lebih mahal dibandingkan sejumlah wilayah di Pulau Jawa.

“Ini menjadi pertanyaan besar bagi publik. Kilang ada di sini, tapi harga justru lebih mahal. Kami menduga kuat ada permainan mafia BBM yang melibatkan oknum orang dalam (ordal), transportir, serta SPBU atau penampung,” ungkap Suparman.

Tak hanya soal distribusi dan harga BBM, Koalisi juga menyoroti dugaan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam pengelolaan proyek-proyek di lingkungan Pertamina Patra Niaga Sumbagsel. Mereka mengklaim telah mengidentifikasi adanya dugaan monopoli proyek yang hanya dikuasai oleh dua pengusaha tertentu.

“Kami menduga terjadi praktik monopoli proyek, di mana pekerjaan-pekerjaan strategis, termasuk proyek menengah dan besar, hanya berputar pada dua pengusaha. Sementara pengusaha lokal nyaris tidak mendapatkan ruang partisipasi,” katanya.

READ  PWI Sumsel Guncang HUT Palembang ke-1342 dengan Aksi Sosial Besar-Besaran

Selain itu, Koalisi menilai struktur manajemen Pertamina Patra Niaga Sumbagsel yang didominasi pejabat ‘droping’ dari pusat turut memperburuk iklim internal perusahaan.

“Banyak karyawan putra daerah yang termarjinalkan. Ini menciptakan kompetisi internal yang tidak sehat dan berpotensi merusak profesionalisme perusahaan,” ujarnya.

Sebagai bentuk tekanan lanjutan, Koalisi mengaku telah menyiapkan aksi lanjutan di sejumlah titik strategis, di antaranya Kantor Gubernur Sumatera Selatan, DPRD Provinsi Sumsel, dan Kejaksaan Tinggi Sumsel.

“Langkah ini akan kami tempuh demi mendorong transparansi, keadilan, dan perbaikan tata kelola di Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel,” tutup Suparman.

Penulis : RQ

Editor : Redaksi (BERITAMETROLIVE.COM)

Berita Terkait

JNE Palembang Dukung POLSRI Sport Fest Vol. 3 2026 sebagai Official Logistics Partner, Sejalan dengan Semangat “Melesat Hebat”
Wujudkan SDM Unggul dan Presisi, Wakapolda Sumsel Pimpin Sidang Kelulusan PAG dan SBP Panda 2026
Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp40,33 Miliar
HSB Palembang Serahkan Mandat kepada 18 PAC, Tegaskan Satu Komando dan Fokus Kegiatan Sosial
Jatanras Polda Sumsel Ungkap Komplotan Pencuri Lintas Lokasi, Diduga Beraksi Lebih dari 10 Kali
Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Jadi Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan
Luar Biasa! Berawal dari Hobi, Muhammad Alfatih Sukses Dominasi Podium Tertinggi Kejurnas Taekwondo Tingkat Nasional
Polda Sumsel Bersama BNN Tertibkan Tiga Titik Rawan Narkoba di Palembang, Delapan Orang Diamankan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:59 WIB

JNE Palembang Dukung POLSRI Sport Fest Vol. 3 2026 sebagai Official Logistics Partner, Sejalan dengan Semangat “Melesat Hebat”

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:53 WIB

Wujudkan SDM Unggul dan Presisi, Wakapolda Sumsel Pimpin Sidang Kelulusan PAG dan SBP Panda 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp40,33 Miliar

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:49 WIB

HSB Palembang Serahkan Mandat kepada 18 PAC, Tegaskan Satu Komando dan Fokus Kegiatan Sosial

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Jatanras Polda Sumsel Ungkap Komplotan Pencuri Lintas Lokasi, Diduga Beraksi Lebih dari 10 Kali

Berita Terbaru