BPJS Kesehatan Respon Keluhan Publik, Layanan JKN Dibedah Media

Jumat, 10 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang – BERITAMETROLIVE.COM
Upaya memperkuat kredibilitas Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memasuki babak baru. BPJS Kesehatan Kantor Cabang Palembang memilih membuka ruang dialog terbuka bersama media sebagai langkah strategis menjawab kritik sekaligus memperbaiki layanan.

Dalam forum yang digelar Jumat (10/4/2026), diskusi tidak berjalan satu arah. Sejumlah jurnalis secara langsung mengangkat berbagai persoalan yang masih kerap dikeluhkan masyarakat, mulai dari akses pelayanan di fasilitas kesehatan hingga kerumitan administrasi bagi peserta.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Palembang, Edy Surlis, menegaskan bahwa media memiliki posisi krusial dalam membentuk pemahaman publik terhadap program JKN. Ia menyebut, kesalahan persepsi kerap muncul akibat informasi yang tidak lengkap atau tidak tersampaikan dengan baik.

“Peran media sangat menentukan. Informasi yang utuh dan akurat menjadi kunci agar masyarakat memahami layanan JKN secara benar,” ujarnya.

Berbeda dari kegiatan formal pada umumnya, forum ini berlangsung terbuka dan dinamis. Sejumlah isu sensitif bahkan turut dibahas tanpa batasan, mencerminkan adanya dorongan transparansi dalam pengelolaan program jaminan kesehatan nasional tersebut.

READ  ILDI Provinsi Sumatera Selatan Gelar Acara Feminis di Opi Mall

Dalam diskusi, jurnalis juga menyoroti masih adanya kesenjangan informasi di tingkat masyarakat, termasuk terkait prosedur layanan dan hak peserta. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu penyebab munculnya keluhan yang berulang.

Menanggapi hal tersebut, BPJS Kesehatan menyatakan terus melakukan pembenahan, termasuk melalui penguatan sistem digital dan penyederhanaan alur pelayanan. Namun, upaya tersebut diakui belum optimal tanpa dukungan penyebaran informasi yang tepat sasaran.

Kolaborasi dengan media pun dipandang sebagai langkah penting untuk memastikan setiap kebijakan dan inovasi dapat dipahami publik secara jelas, sekaligus menekan potensi misinformasi yang kerap berkembang.

Langkah membuka ruang kritik ini dinilai sebagai sinyal bahwa BPJS Kesehatan mulai mengedepankan pendekatan partisipatif—tidak hanya menyampaikan capaian, tetapi juga mendengar langsung suara masyarakat melalui peran media.

Di tengah tantangan layanan kesehatan nasional yang terus berkembang, transparansi dan komunikasi yang kuat menjadi faktor kunci dalam menjaga kepercayaan publik terhadap program JKN sebagai fondasi sistem jaminan kesehatan di Indonesia.

Penulis : Riela

Editor : Redaksi/beritametrolive.com

Berita Terkait

SDA Watch Gelar FGD Karhutla OKI: Bukan Sekadar Kritik, Dorong Policy Brief Agar Asap Tak Berulang
JNE Palembang Dukung POLSRI Sport Fest Vol. 3 2026 sebagai Official Logistics Partner, Sejalan dengan Semangat “Melesat Hebat”
Wujudkan SDM Unggul dan Presisi, Wakapolda Sumsel Pimpin Sidang Kelulusan PAG dan SBP Panda 2026
PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR
Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp40,33 Miliar
Sumpah Pemuda Ke – 98 : Firdaus Hasbullah Serukan Pemuda PALI Bangkit Jadi Motor Perubahan Untuk Indonesia Emas
M. Oktafiansyah : Bonus Demografi Di Tangan Pemuda Penentu Indonesia Emas 2045
Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana Rangkul GP Ansor untuk Jaga Kondusivitas dan Dukung Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:53 WIB

SDA Watch Gelar FGD Karhutla OKI: Bukan Sekadar Kritik, Dorong Policy Brief Agar Asap Tak Berulang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:59 WIB

JNE Palembang Dukung POLSRI Sport Fest Vol. 3 2026 sebagai Official Logistics Partner, Sejalan dengan Semangat “Melesat Hebat”

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:53 WIB

Wujudkan SDM Unggul dan Presisi, Wakapolda Sumsel Pimpin Sidang Kelulusan PAG dan SBP Panda 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:24 WIB

PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp40,33 Miliar

Berita Terbaru