Palembang – BERITAMETROLIVE.COM
Upaya memperkuat kredibilitas Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memasuki babak baru. BPJS Kesehatan Kantor Cabang Palembang memilih membuka ruang dialog terbuka bersama media sebagai langkah strategis menjawab kritik sekaligus memperbaiki layanan.
Dalam forum yang digelar Jumat (10/4/2026), diskusi tidak berjalan satu arah. Sejumlah jurnalis secara langsung mengangkat berbagai persoalan yang masih kerap dikeluhkan masyarakat, mulai dari akses pelayanan di fasilitas kesehatan hingga kerumitan administrasi bagi peserta.
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Palembang, Edy Surlis, menegaskan bahwa media memiliki posisi krusial dalam membentuk pemahaman publik terhadap program JKN. Ia menyebut, kesalahan persepsi kerap muncul akibat informasi yang tidak lengkap atau tidak tersampaikan dengan baik.
“Peran media sangat menentukan. Informasi yang utuh dan akurat menjadi kunci agar masyarakat memahami layanan JKN secara benar,” ujarnya.
Berbeda dari kegiatan formal pada umumnya, forum ini berlangsung terbuka dan dinamis. Sejumlah isu sensitif bahkan turut dibahas tanpa batasan, mencerminkan adanya dorongan transparansi dalam pengelolaan program jaminan kesehatan nasional tersebut.
Dalam diskusi, jurnalis juga menyoroti masih adanya kesenjangan informasi di tingkat masyarakat, termasuk terkait prosedur layanan dan hak peserta. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu penyebab munculnya keluhan yang berulang.
Menanggapi hal tersebut, BPJS Kesehatan menyatakan terus melakukan pembenahan, termasuk melalui penguatan sistem digital dan penyederhanaan alur pelayanan. Namun, upaya tersebut diakui belum optimal tanpa dukungan penyebaran informasi yang tepat sasaran.
Kolaborasi dengan media pun dipandang sebagai langkah penting untuk memastikan setiap kebijakan dan inovasi dapat dipahami publik secara jelas, sekaligus menekan potensi misinformasi yang kerap berkembang.
Langkah membuka ruang kritik ini dinilai sebagai sinyal bahwa BPJS Kesehatan mulai mengedepankan pendekatan partisipatif—tidak hanya menyampaikan capaian, tetapi juga mendengar langsung suara masyarakat melalui peran media.
Di tengah tantangan layanan kesehatan nasional yang terus berkembang, transparansi dan komunikasi yang kuat menjadi faktor kunci dalam menjaga kepercayaan publik terhadap program JKN sebagai fondasi sistem jaminan kesehatan di Indonesia.
Penulis : Riela
Editor : Redaksi/beritametrolive.com















