Kejati Sumsel Geledah Dua Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Pelayaran Sungai Lalan, Sita Uang Ratusan Juta hingga Harley Davidson

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang – BERITAMETROLIVE.COM
Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) terus mengintensifkan penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi pada lalu lintas pelayaran di wilayah perairan Sungai Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, untuk periode 2019–2025.

Pada Selasa, 7 April 2026, penyidik melakukan penggeledahan di dua lokasi berbeda di Palembang sebagai tindak lanjut proses penyidikan yang sebelumnya telah diumumkan.

Dua lokasi yang digeledah yakni rumah seorang saksi berinisial YK di kawasan Kemuning serta mess saksi berinisial B di wilayah Ilir Timur II. Penggeledahan dilakukan berdasarkan surat perintah resmi dari Kepala Kejati Sumsel tertanggal 7 April 2026.

Dari hasil penggeledahan tersebut, penyidik berhasil mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan perkara. Barang bukti yang disita antara lain empat unit handphone, satu unit iPad, emas seberat kurang lebih 275 gram, uang tunai senilai Rp367 juta, serta satu unit sepeda motor mewah jenis Harley-Davidson. Selain itu, sejumlah dokumen penting turut diamankan guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan penggeledahan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

READ  Pangkalan TNI AL Palembang Kerahkan Personel Dalam Upaya Pengamanan di Pelabuhan Tanjung Api-Api Jelang Puncak Arus Mudik Lebaran

“Penggeledahan ini merupakan bagian dari upaya penyidik dalam mengumpulkan alat bukti guna mengungkap dugaan tindak pidana korupsi pada sektor lalu lintas pelayaran di wilayah Sungai Lalan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (8/4/2026).

Kasus ini menjadi perhatian serius karena diduga melibatkan praktik korupsi dalam pengelolaan aktivitas pelayaran di wilayah strategis Kabupaten Musi Banyuasin yang berlangsung dalam kurun waktu cukup panjang, yakni sejak 2019 hingga 2025.

Kejati Sumsel menegaskan proses penyidikan akan terus dikembangkan, termasuk membuka kemungkinan adanya pihak-pihak lain yang turut terlibat dalam perkara ini.

Perkembangan lebih lanjut dari kasus ini akan terus disampaikan kepada publik sebagai bentuk transparansi penegakan hukum.

Penulis : Rill/riela

Editor : Redaksi/beritametrolive.com

Berita Terkait

PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR
Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp40,33 Miliar
Sumpah Pemuda Ke – 98 : Firdaus Hasbullah Serukan Pemuda PALI Bangkit Jadi Motor Perubahan Untuk Indonesia Emas
M. Oktafiansyah : Bonus Demografi Di Tangan Pemuda Penentu Indonesia Emas 2045
Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana Rangkul GP Ansor untuk Jaga Kondusivitas dan Dukung Pembangunan Daerah
Karhutla OKI Jadi Ancaman Tahunan, SDA Watch Gelar FGD Bongkar Akar Masalah
Viral Dugaan Gaji Tak Dibayar, Manager Operasional Koko Celentang Resto di Palembang Buka Suara, Beri Tenggat 2×24 Jam
HSB Palembang Serahkan Mandat kepada 18 PAC, Tegaskan Satu Komando dan Fokus Kegiatan Sosial

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:24 WIB

PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp40,33 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Sumpah Pemuda Ke – 98 : Firdaus Hasbullah Serukan Pemuda PALI Bangkit Jadi Motor Perubahan Untuk Indonesia Emas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:09 WIB

M. Oktafiansyah : Bonus Demografi Di Tangan Pemuda Penentu Indonesia Emas 2045

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana Rangkul GP Ansor untuk Jaga Kondusivitas dan Dukung Pembangunan Daerah

Berita Terbaru