WKP Palembang Siap Kembangkan UMKM Mikro di 18 Kecamatan

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang – BERITAMETROLIVE.COM
Wadah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Wong Kito Palembang (WKP) resmi dibuka melalui acara syukuran yang digelar di Jl. Karya Bersama Kel. Sri Mulya Kec. Semarang Borang Kota Palembang, Rabu (7/1/2026).

Pembukaan WKP dirangkaikan dengan kegiatan “Jajanan Juara” yang menghadirkan beragam produk UMKM lokal, mulai dari jajanan tradisional, kerupuk kemplang, aneka snack, hingga minuman dan kuliner murah meriah khas Palembang.

Pembina UMKM Wong Kito Palembang, KGS. M. Iqbal Ramadhani, S.H., M.T., M.H., M.M., mengatakan bahwa WKP merupakan wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dibentuk secara mandiri sejak November 2025.

“WKP ini sebenarnya sudah kami bentuk sejak November 2025. Hari ini adalah pembukaan resminya sekaligus syukuran. Insya Allah, ini menjadi tonggak awal pengembangan UMKM Wong Kito Palembang,” ujar Iqbal saat diwawancarai.

Ia menjelaskan, WKP hadir sebagai wadah bersama bagi para pelaku usaha mikro dan kecil agar tidak berjalan sendiri-sendiri. Hingga awal 2026, jumlah anggota telah mencapai lebih dari 50 orang yang tersebar di 10 kecamatan di Kota Palembang.

“Target kami dalam satu tahun ke depan, anggota bisa berkembang jauh lebih banyak dan menjangkau 18 kecamatan di Palembang,” katanya.

Menurut Iqbal, filosofi WKP digambarkan melalui simbol semut dan lebah, yang melambangkan semangat kerja keras, kebersamaan, gotong royong, serta manfaat bagi banyak orang.

“Semut dan lebah itu simbol kerja kolektif. Kami ingin WKP menjadi wadah yang saling menopang, bukan sekadar janji, tapi solusi nyata bagi pelaku UMKM,” tegasnya.

Selain sektor kuliner, WKP juga mulai mengembangkan unit usaha lain seperti peternakan ayam kampung, rencana budidaya ikan, serta rumah terapi yang ditargetkan mulai berjalan dalam waktu dekat.

Untuk sektor kuliner, WKP mengusung konsep murah dan terjangkau, dengan harga produk mulai dari Rp1.000 hingga Rp10.000, tanpa pungutan biaya kepada pedagang yang bergabung.

“Kami tidak memungut biaya apa pun. Prinsip kami, pedagang harus maju dulu. Kalau mereka berkembang, hasilnya akan kita putar lagi untuk pengembangan bersama,” jelas Iqbal.

Ia menambahkan, WKP juga siap bersinergi dengan program pemerintah, khususnya dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, meskipun seluruh kegiatan saat ini masih dijalankan secara mandiri.

“Kami berharap pemerintah bisa melihat bahwa wadah ini benar-benar berjalan dan bermanfaat. Ke depan, bisa saja ada program pasar murah atau pemberdayaan di tingkat kecamatan,” katanya.

Iqbal berharap kehadiran UMKM Wong Kito Palembang pada 2026 dapat menjadi wadah kuat bagi pedagang mikro untuk tumbuh bersama melalui sistem perdagangan yang lebih tertata dan berkelanjutan.

“Selama ini banyak pelaku usaha berjalan sendiri. Dengan WKP, mereka punya rumah bersama untuk berkembang. Spiritnya gotong royong dan niat baik,” pungkasnya.

Penulis : Rq

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Terekam CCTV, Perempuan di Palembang Ditangkap Usai Curi Perhiasan Perak Rp4,64 Juta
Polrestabes Palembang Ringkus Pemuda 23 Tahun Kurang dari Sejam Usai Nenek Kandung Tewas
Polda Sumsel Ungkap Kronologi Penemuan Bripda Rizki Ardianto di Perairan Sungai Badak
Di Tengah Derasnya Arus Informasi, JNE Perkuat Strategi Komunikasi Bersama Media
Wujud Kepedulian Sosial, Bidhumas Polda Sumsel Bagikan Nasi Uduk kepada Masyarakat
Pempek Yudi Disidak Usai Aduan Warga, Pengelolaan Limbah Jadi Perhatian
SMPN 33 Palembang Rasakan Perhatian Ratu Dewa, Lapangan Diaspal hingga MBG Bantu Siswa dari Keluarga Kurang Mampu
Polisi Tangkap SA, Terduga Pelaku Pencurian Lapak di Prabumulih

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 22:17 WIB

Terekam CCTV, Perempuan di Palembang Ditangkap Usai Curi Perhiasan Perak Rp4,64 Juta

Sabtu, 12 September 2026 - 13:42 WIB

Polrestabes Palembang Ringkus Pemuda 23 Tahun Kurang dari Sejam Usai Nenek Kandung Tewas

Sabtu, 12 September 2026 - 08:46 WIB

Polda Sumsel Ungkap Kronologi Penemuan Bripda Rizki Ardianto di Perairan Sungai Badak

Kamis, 10 September 2026 - 19:43 WIB

Di Tengah Derasnya Arus Informasi, JNE Perkuat Strategi Komunikasi Bersama Media

Kamis, 10 September 2026 - 19:22 WIB

Wujud Kepedulian Sosial, Bidhumas Polda Sumsel Bagikan Nasi Uduk kepada Masyarakat

Berita Terbaru