Warga RT 010/RW 011 Sako Meriahkan HUT ke-81 RI, Kekompakan dan Semangat Nasionalisme Terus Dijaga

Selasa, 18 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa hangat di tengah warga RT 010/RW 011, Kelurahan Sako, Kecamatan Sako, Palembang. Rangkaian kegiatan yang digelar warga selama sepekan ditutup dengan pengumuman pemenang dan pembagian hadiah lomba, Senin malam (17/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi warga untuk mempererat persaudaraan, menjaga kekompakan, sekaligus menanamkan nilai nasionalisme dan semangat gotong royong kepada generasi muda.

Anggota DPRD Kota Palembang, Peby Anggi Pratama, S.H., M.Kn., mengapresiasi tingginya antusiasme warga dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Menurutnya, kekompakan antara masyarakat, RT, dan RW menjadi modal penting untuk menjaga berbagai kegiatan positif di lingkungan.

“Saya sangat senang bisa hadir di sini. Antusias warga sangat tinggi karena panitia, RT dan RW mampu menjaga kebersamaan dan kekompakan,” ujar Peby.

Ia berharap kegiatan kemasyarakatan tidak harus selalu digelar dalam skala besar, tetapi dapat dilakukan secara rutin sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Tidak harus besar, tetapi rutin. Bisa tiga bulan sekali atau enam bulan sekali. Yang penting kebersamaan dan kegiatan positif terus terjalin,” katanya.

Peby menilai kegiatan peringatan kemerdekaan bukan sekadar perlombaan atau seremoni tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme, patriotisme, semangat berkorban, sportivitas dan gotong royong.

“Anak-anak kita harus bisa merasakan manfaatnya. Kemerdekaan bukan hanya kegiatan yang diselenggarakan pemerintah, tetapi bagaimana kita menanamkan jiwa nasionalisme, patriotisme dan gotong royong sejak dini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Trantib Kelurahan Sako, Wiriyadi, S.Pd., M.Si., yang hadir mewakili pihak Kecamatan Sako, mengapresiasi kegiatan yang dinilainya memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Menurutnya, semangat perjuangan dalam mengisi kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kegiatan sederhana di lingkungan masyarakat, termasuk perlombaan yang mengedepankan sportivitas dan semangat pantang menyerah.

“Kita tidak hanya berjuang secara fisik menghadapi penjajah. Perjuangan hari ini bisa diwujudkan melalui semangat berkompetisi secara sportif, pantang menyerah dan menjaga kebersamaan,” jelas Wiriyadi.

Ia juga berharap momentum kemerdekaan dapat menjadi pengingat bagi pemerintah untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam aspek perekonomian, lapangan pekerjaan, pendidikan dan kesehatan.

“Indonesia memiliki sumber daya yang besar. Harapannya sumber daya itu dapat dikelola dengan baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Ketua RW 011 Kelurahan Sako, Andre Macan, mengatakan rangkaian perayaan HUT ke-81 RI di lingkungannya berlangsung selama sekitar delapan hari. Kegiatan diawali dengan jalan sehat yang diikuti sekitar 300 peserta dan dilanjutkan berbagai perlombaan bagi anak-anak, ibu-ibu hingga bapak-bapak.

Selain jalan sehat, warga menggelar lomba gaple, berbagai permainan anak, perlombaan ibu-ibu serta panjat pinang. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang pada Senin malam.

“Alhamdulillah, ini merupakan rutinitas tahunan kami dalam merayakan HUT Republik Indonesia. Biasanya rangkaian kegiatan berlangsung selama satu minggu penuh,” ujar Andre.

Ia menegaskan bahwa perayaan kemerdekaan tidak semestinya hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, setiap perlombaan memiliki nilai yang dapat memperkuat jiwa juang, sportivitas, silaturahmi dan gotong royong warga.

“Ini bukan hanya seremoni. Ini menjadi refleksi agar kita memahami pengorbanan dan perjuangan para pahlawan yang telah merebut kemerdekaan,” katanya.

Andre menambahkan, antusiasme warga menjadi bukti kuatnya solidaritas masyarakat di lingkungan RT 010/RW 011. Kegiatan tersebut juga melibatkan berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, ibu-ibu hingga bapak-bapak.

“Warga RT 10 cukup dikenal sebagai salah satu lingkungan yang kompak di Kelurahan Sako. Momentum 17 Agustus ini semakin memperlihatkan bahwa kegiatan positif bisa menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas masyarakat,” ungkapnya.

Di sisi lain, Andre berharap pemerintah juga terus menghadirkan makna kemerdekaan dalam bentuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kalau bicara kemerdekaan, masyarakat juga harus merasakan kemerdekaan dalam kehidupan, pekerjaan dan ekonomi. Masih banyak masyarakat yang membutuhkan lapangan pekerjaan dan akses pendidikan maupun program pemerintah yang tepat sasaran,” tegasnya.

Ketua RT 010/RW 011, Nora Melinda, S.H., M.H., mengatakan rangkaian kegiatan tahun ini diawali dengan jalan santai, lomba gaple, perlombaan anak-anak, perlombaan ibu-ibu, panjat pinang hingga malam puncak berupa pembagian hadiah.

“Yang paling antusias setiap tahun biasanya jalan santai dan panjat pinang. Tetapi yang paling penting semuanya, karena seluruh kegiatan menjadi bagian dari kebersamaan warga,” ujarnya.

Nora berharap semangat persatuan dan kekompakan warga dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya.

“Harapannya ke depan semakin kompak, semakin bersatu, dan warga semakin bersemangat setiap tahun dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” pungkasnya.

Ketua panitia, Ustaz Budiman, S.H., menambahkan bahwa seluruh rangkaian perlombaan dirancang untuk melibatkan berbagai kelompok masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Untuk anak-anak, sejumlah perlombaan digelar di lapangan, sementara kegiatan di masjid turut diisi dengan lomba tahfiz Al-Qur’an dan nasyid keluarga. Adapun panjat pinang menjadi salah satu kegiatan yang mendapat perhatian besar dari masyarakat.

Menurutnya, dukungan warga terhadap seluruh rangkaian kegiatan sangat luar biasa. Kebersamaan tersebut menjadi kekuatan utama sehingga acara dapat terlaksana dengan baik.

“Persaudaraan dan persatuan masyarakat RT 010 menjadi semangat utama dalam kegiatan ini. Dukungan warga luar biasa dan semua bisa bekerja sama,” tuturnya.

Malam penutupan sekaligus pengumuman pemenang lomba pun berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Bagi warga RT 010/RW 011 Kelurahan Sako, perayaan HUT ke-81 RI bukan sekadar merayakan kemerdekaan, melainkan menjadi ruang bersama untuk memperkuat persatuan, membangun solidaritas dan menanamkan nilai perjuangan kepada generasi penerus.

Penulis : Riela

Editor : Redaksi/beritametrolive.com

Berita Terkait

Terekam CCTV, Perempuan di Palembang Ditangkap Usai Curi Perhiasan Perak Rp4,64 Juta
Polrestabes Palembang Ringkus Pemuda 23 Tahun Kurang dari Sejam Usai Nenek Kandung Tewas
Polda Sumsel Ungkap Kronologi Penemuan Bripda Rizki Ardianto di Perairan Sungai Badak
Di Tengah Derasnya Arus Informasi, JNE Perkuat Strategi Komunikasi Bersama Media
Wujud Kepedulian Sosial, Bidhumas Polda Sumsel Bagikan Nasi Uduk kepada Masyarakat
Pempek Yudi Disidak Usai Aduan Warga, Pengelolaan Limbah Jadi Perhatian
SMPN 33 Palembang Rasakan Perhatian Ratu Dewa, Lapangan Diaspal hingga MBG Bantu Siswa dari Keluarga Kurang Mampu
Polisi Tangkap SA, Terduga Pelaku Pencurian Lapak di Prabumulih

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 22:17 WIB

Terekam CCTV, Perempuan di Palembang Ditangkap Usai Curi Perhiasan Perak Rp4,64 Juta

Sabtu, 12 September 2026 - 13:42 WIB

Polrestabes Palembang Ringkus Pemuda 23 Tahun Kurang dari Sejam Usai Nenek Kandung Tewas

Sabtu, 12 September 2026 - 08:46 WIB

Polda Sumsel Ungkap Kronologi Penemuan Bripda Rizki Ardianto di Perairan Sungai Badak

Kamis, 10 September 2026 - 19:43 WIB

Di Tengah Derasnya Arus Informasi, JNE Perkuat Strategi Komunikasi Bersama Media

Kamis, 10 September 2026 - 19:22 WIB

Wujud Kepedulian Sosial, Bidhumas Polda Sumsel Bagikan Nasi Uduk kepada Masyarakat

Berita Terbaru