Tanggapi Isu Proyek, Lurah Ogan Baru Jelaskan Proses dan Wewenang Pembangunan

Rabu, 8 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang – BERITAMETRONEWS.COM
Menyikapi pemberitaan yang beredar terkait laporan terhadap proyek pembangunan Kantor Lurah Ogan Baru, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang, Lurah Ogan Baru Firdaus, SH., MM. memberikan penjelasan mengenai proses pembangunan tersebut.

Saat ditemui di kantornya, Rabu (8/10/2025), Firdaus menegaskan bahwa proyek pembangunan kantor lurah tersebut merupakan program yang dibiayai melalui APBD Kota Palembang. Pihak kelurahan, kata dia, hanya berperan dalam memberikan masukan kebutuhan ruang dan fasilitas yang diperlukan.

“Kami hanya memberikan masukan terkait kebutuhan ruangan seperti ruang pelayanan, ruang rapat, gudang, serta kelengkapan seperti listrik, pintu, dan jendela. Kalau ada yang belum sesuai, barulah kami sampaikan ke pihak pelaksana,” ujar Firdaus.

Lebih lanjut, Firdaus menegaskan bahwa pengawasan teknis pembangunan bukan menjadi kewenangan pihak kelurahan.

“Untuk hal-hal teknis seperti pengawasan konstruksi, itu bukan wewenang kami. Kami hanya fokus pada pelayanan dan memastikan kebutuhan masyarakat bisa difasilitasi dengan baik,” jelasnya.

Firdaus juga menepis kekhawatiran sebagian pihak terkait kualitas bangunan. Menurutnya, sebelum digunakan, bangunan tersebut telah melalui proses pemeriksaan oleh tim pembangunan.

READ  Tips Pangdam II/Swj, Kegiatan Positif, Satuan Hidup Ceria

“Bangunan ini sudah diuji oleh tim, jadi masyarakat tidak perlu khawatir. Secara umum kondisinya baik dan aman digunakan,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan kantor lurah ini kemungkinan akan dilanjutkan kembali dengan sejumlah tambahan fasilitas.

“Informasi terakhir, akan ada lanjutan pembangunan seperti pembuatan pagar dan penambahan fasilitas bagi penyandang disabilitas,” ungkapnya.

Menutup penjelasannya, Firdaus mengimbau masyarakat agar lebih dahulu melakukan konfirmasi dan koordinasi dengan pihak pemerintah setempat sebelum memberikan pernyataan di ruang publik.

“Kami berharap masyarakat bisa berdiskusi terlebih dahulu dengan pihak kelurahan, RT, atau langsung ke saya selaku lurah. Dengan komunikasi yang baik, segala masukan bisa ditampung untuk perbaikan ke depan,” tutupnya.

Berita Terkait

SDA Watch Gelar FGD Karhutla OKI: Bukan Sekadar Kritik, Dorong Policy Brief Agar Asap Tak Berulang
JNE Palembang Dukung POLSRI Sport Fest Vol. 3 2026 sebagai Official Logistics Partner, Sejalan dengan Semangat “Melesat Hebat”
Wujudkan SDM Unggul dan Presisi, Wakapolda Sumsel Pimpin Sidang Kelulusan PAG dan SBP Panda 2026
PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR
Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp40,33 Miliar
Sumpah Pemuda Ke – 98 : Firdaus Hasbullah Serukan Pemuda PALI Bangkit Jadi Motor Perubahan Untuk Indonesia Emas
M. Oktafiansyah : Bonus Demografi Di Tangan Pemuda Penentu Indonesia Emas 2045
Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana Rangkul GP Ansor untuk Jaga Kondusivitas dan Dukung Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:53 WIB

SDA Watch Gelar FGD Karhutla OKI: Bukan Sekadar Kritik, Dorong Policy Brief Agar Asap Tak Berulang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:59 WIB

JNE Palembang Dukung POLSRI Sport Fest Vol. 3 2026 sebagai Official Logistics Partner, Sejalan dengan Semangat “Melesat Hebat”

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:53 WIB

Wujudkan SDM Unggul dan Presisi, Wakapolda Sumsel Pimpin Sidang Kelulusan PAG dan SBP Panda 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:24 WIB

PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp40,33 Miliar

Berita Terbaru