Palembang – BERITAMETRONEWS.COM
Dalam rangka memperingati hari jadi tempat ibadah Sheng Kang Bio Dewi Laut Samudera, Yayasan Sheng Kang Bio menggelar serangkaian kegiatan sosial di Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus, Kota Palembang. Kegiatan ini dimulai sejak 15 April hingga puncak acara yang akan digelar pada Minggu mendatang. Jumat (18/4).
Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, sebanyak 400 paket sembako dibagikan kepada masyarakat setempat pada Jumat (18/4). Setiap paket berisi 5 kilogram beras, dengan sasaran utama warga yang telah diverifikasi domisilinya melalui fotokopi Kartu Keluarga (KK).
“Kami berkoordinasi langsung dengan pihak Kecamatan Gandus, khususnya Bapak Camat Zulfiansyah, untuk memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran dan diterima oleh warga setempat,” jelas Frans, perwakilan panitia dari Yayasan Sheng Kang Bio.
Turut hadir dalam acara pembagian sembako tersebut Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Haryo, yang menyaksikan langsung proses distribusi bantuan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial yang inklusif.
Selain pembagian sembako, pada tanggal 15 hingga 17 April, Yayasan Sheng Kang Bio juga menyelenggarakan pengobatan alternatif gratis yang dipimpin oleh Suhu Awan, seorang ahli pengobatan tradisional dari Jambi. Pengobatan ini terbuka untuk umum, termasuk masyarakat pribumi, dan dilakukan dengan metode ramuan herbal tanpa pijatan ataupun urutan fisik.
“Kegiatan ini bukan hanya sebagai bentuk perayaan hari jadi tempat ibadah kami, tetapi juga sebagai wujud kepedulian sosial kami kepada masyarakat sekitar. Harapan kami, keberadaan Klenteng Sheng Kang Bio dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan mempererat hubungan antarwarga,” tambah Frans.
Ia juga menjelaskan bahwa jumlah paket bantuan tahun ini berkurang dibanding tahun lalu, dari sebelumnya 600 paket menjadi 400 paket. Hal ini disebabkan oleh menurunnya jumlah warga dalam kategori miskin ekstrem serta penyesuaian anggaran.
“Kalau tahun lalu ada bantuan tambahan bagi warga kategori ekstrem, tahun ini kami fokuskan bantuan untuk warga sekitar Kelurahan Gandus. Ke depan, kami juga berencana memperluas cakupan bantuan hingga ke wilayah RT 9,” ujarnya.
Sebagai puncak dari rangkaian perayaan, pada Minggu mendatang akan digelar acara makan bersama umat Buddha yang diharapkan menjadi momen penting untuk memperkuat tali persaudaraan lintas budaya dan agama di Kota Palembang.
“Walaupun kami keturunan Tionghoa, kami adalah bagian dari bangsa Indonesia. Melalui kegiatan ini, kami ingin terus berbaur dan berkontribusi bagi masyarakat,” pungkas Frans.















