PPDB di Sumsel Menyongsong Pendidikan Merata dan Berkeadilan

Minggu, 28 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Palembang – BERITAMETRONEWS.COM
Sebuah langkah monumental dalam pembangunan pendidikan di Sumatera Selatan terjadi dengan diadakannya Webinar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tahun pelajaran 2024/2025. Acara ini diselenggarakan di SMK Negeri 2 Palembang, Sabtu (27/4/2024), dengan tema utama “PPDB Dengan Semangat Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021”. Turut hadir dalam acara ini melalui zoom meeting adalah PJ Gubernur Sumsel, Dr. Drs. H. Agus Fatoni, MSi.

Deklarasi resmi PPDB dengan semangat Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021 menjadi sorotan utama dalam kegiatan ini, yang ditandatangani oleh semua pihak terkait. PJ Gubernur Sumsel, Dr. Drs. H. Agus Fatoni, MSi., menyatakan bahwa pelaksanaan PPDB ini bertujuan untuk memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat dengan transparan, pemerataan, dan berkeadilan.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Drs. Sutoko, M.Si, Kepala Bidang (Kabid) SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Drs. Joko Edi Purwanto MSi, Kabid SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Mondyaboni SE.S.Kom.M.Si, serta kepala sekolah dari SMA Negeri, SMK Negeri, dan stakeholder terkait lainnya.

Menurut Agus Fatoni, inovasi dalam pemerataan pendidikan merupakan langkah penting dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Sumsel. Langkah awal yang diambil dengan peluncuran bersama PPDB tahun ini, dengan menerapkan Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021, diharapkan dapat mendapat dukungan penuh dari seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat.

Implementasi Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021 membawa perubahan signifikan dalam proses PPDB. Dengan alokasi kuota jalur zonasi sebesar 50%, kesempatan pendidikan diberikan kepada semua peserta didik di sekitar lingkungan sekolah. Sementara itu, kuota afirmasi sebesar 15% memberikan akses kepada masyarakat kurang mampu dan disabilitas. Jalur prestasi sebesar 30% memberikan kesempatan kepada siswa berprestasi, dengan evaluasi dari nilai rapor dan pencapaian akademik serta non-akademik.

Agus Fatoni menuturkan, untuk pengumuman PPDB dilaksanakan secara serentak. Ini diharapkan dapat meminimalisir pendaftaran yang berulang-ulang.

“Melalui PPDB ini kami mengajak masyarakat Sumsel seluruh pengamat, seluruh ahli, seluruh komunitas dan pencinta pendidikan untuk bangkit bersama-sama membangun pendidikan di Sumsel agar lebih maju dengan semangat gotong royong. Kami yakin kita ingin anak-anak kita tumbuh sebagai anak bangsa yang berkarakter yang kuat menjadi anak-anak yang patut dibanggakan oleh negara bangsa dan keluarga,” bebernya.

Pelaksana Harian Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Drs. Sutoko, M.Si, menyampaikan harapannya agar implementasi PPDB sesuai Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021 dapat berjalan lancar dengan dukungan dari semua pihak.

.”Kita mengharapkan dukungan dari semua pihak agar pelaksanaan dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ucapnya.

Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Sumsel, H. Supadmi Kohar, menekankan pentingnya sosialisasi aturan PPDB ini kepada masyarakat agar semua pihak memahami dan mematuhi peraturan yang berlaku. Dengan adanya pembobotan dalam jalur prestasi, diharapkan kebijakan ini dapat diawasi secara ketat untuk memastikan keadilan.

“Kalau sudah seperti ini masyarakat bisa memahami dan memaklumi. Karena ini ada aturan, dan aturan itu perlu dijelaskan. Karena selama ada Permendikbud nomor 1 Tahun 2021 itu sudah ada. Tapi yang tahu Permendikbud itu hanya orang-orang tertentu. Kalau dengan disosialisasi seperti hari ini akhirnya bisa meluas. Insya Allah bisa mengurangi dampak negatif. Walaupun selalu ada segala peraturan itu ada sisi lemah. Para pemangku kepentingan sudah berusaha melakukan yang terbaik,” katanya.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Sumsel, Mgs Syaiful Padli, menyatakan harapannya agar pelaksanaan PPDB tahun ini dapat lebih baik dari sebelumnya. Dia juga mengimbau kepada semua pihak untuk mendukung dan mengawal proses PPDB ini dengan sungguh-sungguh.

“Apa yang terjadi tahun kemarin dievaluasi dan dibenahi. Sehingga tahun 2024 ini diharapkan lebih baik lagi,” katanya

Dengan demikian, PPDB di Sumsel telah memasuki babak baru menuju pendidikan yang lebih merata dan berkeadilan, dengan harapan agar semua anak bangsa dapat tumbuh sebagai individu yang berkarakter kuat dan menjadi kebanggaan bagi negara dan keluarga. ( Riela )

Berita Terkait

Kapolrestabes Palembang Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Ormas, dan Aktivis Melalui Silaturahmi
LASKAR SUMSEL Laporkan Dugaan Pelanggaran PT KMM, OJK Pastikan Aduan Akan Ditindaklanjuti
Herman Deru Hadiri Musda XI Golkar Sumsel, Bahlil Tekankan Konsolidasi Kader dan Legalisasi Sumur Minyak Rakyat
“Revitalisasi Pasar 16 Ilir, Langkah Strategis Menata Kembali Ikon Perdagangan Bersejarah Kota Palembang”
Bidang Kepemudaan DPC Harimau Sumatera Bersatu Kota Palembang Wujudkan Program Jumat Berkah Melalui PAC Kertapati
“Kasus Wakil Bupati PALI Memasuki Babak Baru, SOAK Minta Kejati Sumsel Hentikan Penanganan”
Polsek Sekayu Gelar Patroli Rutin dan Pemeriksaan Kendaraan Demi Menjaga Kamtibmas
SIRA Demo di Kantor Gubernur Sumsel, Desak Investigasi Dugaan Pencemaran PT Pusri

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Kapolrestabes Palembang Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Ormas, dan Aktivis Melalui Silaturahmi

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:05 WIB

LASKAR SUMSEL Laporkan Dugaan Pelanggaran PT KMM, OJK Pastikan Aduan Akan Ditindaklanjuti

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:47 WIB

Herman Deru Hadiri Musda XI Golkar Sumsel, Bahlil Tekankan Konsolidasi Kader dan Legalisasi Sumur Minyak Rakyat

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:05 WIB

“Revitalisasi Pasar 16 Ilir, Langkah Strategis Menata Kembali Ikon Perdagangan Bersejarah Kota Palembang”

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:38 WIB

Bidang Kepemudaan DPC Harimau Sumatera Bersatu Kota Palembang Wujudkan Program Jumat Berkah Melalui PAC Kertapati

Berita Terbaru