BANYUASIN-BERITAMETRONEWS.COM Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Talang Kelapa, Bripka Bambang S., melakukan peninjauan dan perawatan tanaman jagung di lahan milik PT Sawit Sari Mandiri yang berlokasi di Desa Sungai Rengit Murni, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.
Lahan pertanian seluas 1,5 hektare tersebut digunakan sebagai bagian dari program ketahanan pangan yang sejalan dengan visi pemerintah menuju Indonesia Emas 2045. Jagung yang ditanam pada 26 Januari 2025 ini merupakan varietas hibrida merek Sagenta, dengan total bibit sebanyak 10 kg. Diperkirakan, hasil panen yang akan dilakukan pada 26 Mei 2025 mencapai 7 ton.
Kapolres Banyuasin, AKBP Ruri Prastowo, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Talang Kelapa, AKP Herli Setiawan, S.H., M.H., menegaskan bahwa Polsek Talang Kelapa terus menunjukkan peran aktif dalam mendukung ketahanan pangan di wilayahnya.
“Di tengah isu ketahanan pangan nasional, Kepolisian Sektor Talang Kelapa melalui Bhabinkamtibmas selaku penggerak ketahanan pangan terus memantau lahan pertanian jagung agar hasilnya optimal,” ujar AKP Herli Setiawan, Kamis (13/3).
Langkah ini merupakan bagian dari program pendampingan petani yang dilakukan oleh Polri untuk memastikan sektor pertanian tetap berjalan dengan baik dan produktif.
Pada tanggal 8 Februari 2025, telah dilakukan pemupukan untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman. Namun, dalam pengecekan terbaru saat usia tanaman mencapai 43 hari, ditemukan adanya hama ulat pada umbut daun muda.
Untuk menangani permasalahan ini, Bripka Bambang S. akan berkoordinasi dengan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Talang Kelapa guna menentukan langkah terbaik dalam pengendalian hama. Langkah ini dilakukan agar pertumbuhan tanaman tetap optimal hingga masa panen tiba.
Kapolsek Talang Kelapa, AKP Herli Setiawan, menegaskan bahwa pendampingan petani oleh Polri bukan hanya sekadar program formalitas, tetapi merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dalam menjaga stabilitas ekonomi dan pangan masyarakat.
“Kehadiran Polri sebagai penggerak dan penggiat pertanian diharapkan dapat bersinergi dengan petani dan dinas terkait guna mendukung program ketahanan pangan, khususnya di wilayah Talang Kelapa dan Kabupaten Banyuasin,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa dengan adanya pendampingan dari Bhabinkamtibmas, para petani diharapkan semakin termotivasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian mereka. Dengan demikian, ketersediaan pangan di wilayah Talang Kelapa dan sekitarnya dapat terus terjaga.
AKP Herli Setiawan menegaskan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi bangsa.
“Kami hadir di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga ketertiban, tetapi juga untuk mendukung program pemerintah, termasuk dalam sektor pertanian. Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Dengan adanya program pendampingan dan pengawasan ini, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Banyuasin terus berkembang dan berkontribusi dalam ketahanan pangan nasional, sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat lokal.















