Palembang Launching Program 1 Kelurahan 1 Bank Sampah dan Resmikan Taman Edukasi 4R

Rabu, 21 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang – BERITAMETRONEWS.COM
Pemerintah Kota Palembang terus memperkuat komitmennya dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Pada Selasa (20/5/2025), bertempat di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palembang, Jl Sukarela No. 129A, Kecamatan Sukarame, Wali Kota Palembang H. Ratu Dewa secara resmi meluncurkan program “Satu Kelurahan Satu Bank Sampah” dan sekaligus meresmikan Taman Edukasi Pengelolaan Sampah 4R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace).

Acara ini menjadi salah satu program strategis yang lahir dari visi-misi “Palembang Belaga” dan bertepatan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional, yang memperkuat semangat kolektif menjaga lingkungan dan mengurangi beban sampah dari sumbernya.

> “Alhamdulillah, syukur… ini sesuai janji politik kami saat pencalonan. Hari ini terwujud: satu kelurahan satu bank sampah. Sekaligus juga kita resmikan taman edukasi pengelolaan sampah,” ujar Wali Kota Palembang, H. Ratu Dewa.

> “Kami juga meluncurkan digitalisasi pelaporan sampah bernama Nasi Peduli, supaya masyarakat bisa langsung lapor kalau ada tumpukan sampah,” tambahnya.

Ia juga menegaskan komitmen untuk menindak tegas warga yang membuang sampah sembarangan, termasuk melalui penerapan Perda, sanksi denda, dan pemasangan CCTV di titik rawan, khususnya di bantaran sungai.

> “Saya akan instruksikan Kasat Pol PP untuk memantau warga. Edukasi tetap kita utamakan, tapi kalau membandel, akan kita beri sanksi. Ini demi efek jera dan kesadaran kolektif,” tegasnya.

> “Mari kita jaga lingkungan kita. Jangan buang sampah sembarangan, kurangi emisi karbon, bawa tas belanja sendiri. Hal kecil seperti ini bisa berdampak besar,” tutup Wali Kota.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Palembang Dr. H. Akhmad Mustain menjelaskan bahwa saat ini Palembang menghasilkan sekitar 1.240 ton sampah per hari dari jumlah penduduk 1,8 juta jiwa. Program bank sampah ini diharapkan mampu menekan timbulan dari sumbernya langsung.

> “Program ini bagian dari upaya kita menekan sampah dari sumber. Ketika masyarakat mulai memilah, mana sampah organik dan anorganik, serta menyetorkan ke bank sampah, maka angka timbulan bisa ditekan,” ujarnya.

DLH menargetkan hingga Februari 2026, seluruh kelurahan memiliki minimal satu bank sampah aktif. Saat ini, telah berdiri 37 unit baru sebagai langkah awal.

> “Kalau masyarakat bisa memilah dan mengelola dari rumah, angka pengurangan bisa signifikan. Kita juga didorong Undang-Undang untuk menekan minimal 30% sampah dari sumber, dan ini bagian dari jalan ke arah sana,” kata Mustain.

Taman edukasi yang diresmikan hari ini juga dirancang untuk pembelajaran siswa-siswi secara bergiliran oleh Dinas Pendidikan. Di taman tersebut, mereka akan belajar praktik memilah sampah, budidaya maggot, serta mengenal potensi ekonomi dari sampah.

DLH juga mengungkapkan progres pembangunan infrastruktur pengelolaan akhir, termasuk PLTSA (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah) yang ditargetkan beroperasi Oktober 2026 dengan kapasitas 1.000 ton per hari. Selain itu, Palembang juga tengah menjadi nominasi penerima hibah TPS3R dari Kemendagri untuk pengelolaan tambahan 300 ton sampah per hari.

Jika seluruh rencana berjalan baik, maka kapasitas pengolahan akhir Palembang bisa mencapai 1.300 ton per hari, sehingga ketergantungan terhadap TPA bisa dikurangi secara signifikan.

> “Bahkan lahan TPA Sukawinatan seluas 20 hektare bisa kita tambang kembali, dan dialihfungsikan jadi lahan produktif. Nilai asetnya bisa mencapai Rp600 miliar,” jelas Mustain.

Namun demikian, Mustain juga menyoroti keterbatasan armada angkut sampah saat ini. Dari kebutuhan ideal 225 unit, DLH baru memiliki 146 armada aktif, ditambah 3 unit baru.

> “Itulah kenapa banyak mobil sampah yang masih beroperasi meski kondisinya memprihatinkan. Karena mereka tetap harus mengangkut sampah. Ini bagian dari tanggung jawab,” ujarnya.

Untuk mendukung bank-bank sampah, Pemkot juga memberikan bantuan bentor sebagai kendaraan operasional yang diharapkan menjadi stimulan agar operasional bank sampah tetap berjalan.

Berita Terkait

Kapolrestabes Palembang Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Ormas, dan Aktivis Melalui Silaturahmi
LASKAR SUMSEL Laporkan Dugaan Pelanggaran PT KMM, OJK Pastikan Aduan Akan Ditindaklanjuti
Herman Deru Hadiri Musda XI Golkar Sumsel, Bahlil Tekankan Konsolidasi Kader dan Legalisasi Sumur Minyak Rakyat
“Revitalisasi Pasar 16 Ilir, Langkah Strategis Menata Kembali Ikon Perdagangan Bersejarah Kota Palembang”
Bidang Kepemudaan DPC Harimau Sumatera Bersatu Kota Palembang Wujudkan Program Jumat Berkah Melalui PAC Kertapati
“Kasus Wakil Bupati PALI Memasuki Babak Baru, SOAK Minta Kejati Sumsel Hentikan Penanganan”
Polsek Sekayu Gelar Patroli Rutin dan Pemeriksaan Kendaraan Demi Menjaga Kamtibmas
SIRA Demo di Kantor Gubernur Sumsel, Desak Investigasi Dugaan Pencemaran PT Pusri

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Kapolrestabes Palembang Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Ormas, dan Aktivis Melalui Silaturahmi

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:05 WIB

LASKAR SUMSEL Laporkan Dugaan Pelanggaran PT KMM, OJK Pastikan Aduan Akan Ditindaklanjuti

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:47 WIB

Herman Deru Hadiri Musda XI Golkar Sumsel, Bahlil Tekankan Konsolidasi Kader dan Legalisasi Sumur Minyak Rakyat

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:05 WIB

“Revitalisasi Pasar 16 Ilir, Langkah Strategis Menata Kembali Ikon Perdagangan Bersejarah Kota Palembang”

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:38 WIB

Bidang Kepemudaan DPC Harimau Sumatera Bersatu Kota Palembang Wujudkan Program Jumat Berkah Melalui PAC Kertapati

Berita Terbaru