Palembang – BERITAMETRONEWS.COM
Kota Palembang terus berupaya menguatkan program pengelolaan sampah rumah tangga melalui kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) yang diadakan khusus untuk ibu-ibu di 18 kecamatan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan dengan fokus pada pengolahan sampah organik dan non-organik. Rabu (3/7/24).
Rahmawaty, Ketua Tim Sumber Daya Alam Pertambangan dan Lingkungan Hidup, menjelaskan bahwa Bimtek ini merupakan kelanjutan dari upaya sosialisasi sebelumnya yang melibatkan ibu-ibu PKK aktif dalam mensosialisasikan cara-cara efektif mengelola sampah di masyarakat. “Kami berharap kesadaran akan pentingnya mengelola sampah akan semakin meningkat, terutama di tingkat rumah tangga, untuk mengurangi dampak banjir di Palembang,” ujarnya.
Program ini tidak hanya memberikan pemahaman, tetapi juga mendorong implementasi nyata. Pengenalan bank sampah menjadi salah satu solusi untuk mengelola sampah secara lebih efisien, termasuk mengubah limbah seperti minyak jelantah menjadi produk bernilai tambah seperti sabun dan aroma terapi.
Rahmawaty menambahkan, “Kami berharap program ini tidak hanya berjalan sesaat, tetapi berkelanjutan. Setiap individu diharapkan dapat berperan aktif dalam mengurangi sampah setiap hari.”
Diharapkan, melalui program ini kesadaran masyarakat terhadap lingkungan dapat meningkat signifikan, menjadikan Palembang contoh dalam pengelolaan sampah bagi kota-kota lainnya. Program ini didukung penuh oleh pemerintah kota untuk memastikan keberlanjutannya dan mencapai dampak positif yang nyata bagi lingkungan.
Dengan semangat menciptakan Palembang yang lebih bersih dan lestari, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder terkait diharapkan akan terus memperkuat perlindungan lingkungan hidup di masa depan.















