Klarifikasi Kepala Sekolah SDN 81 Palembang Terkait Isu Pungli dan Dugaan Proyek Fiktif

Kamis, 21 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang – BERITAMETRONEWS.COM
Kepala Sekolah SD Negeri 81 Palembang, Yales Tyawati, akhirnya angkat bicara terkait pemberitaan yang menyebut adanya dugaan pungutan liar (pungli), mempekerjakan anak kandung, hingga proyek fiktif di sekolah yang berlokasi di Jalan Gubernur H.A. Bastari, Jakabaring, Palembang.

Dalam wawancara klarifikasi pada Kamis (21/8/2025), Yales menegaskan bahwa pihaknya sangat keberatan dengan tuduhan tersebut. Ia menyebut isu itu sudah menyebar luas ke publik, bahkan memicu aksi demo, padahal pihak sekolah sama sekali belum pernah menerima konfirmasi resmi sebelumnya.

“Saya juga merasa heran, karena berita ini sudah menyebar ke mana-mana. Namun kami pihak sekolah belum ada pemberitahuan yang jelas, dan tidak pernah ada konfirmasi. Guru-guru di sini pun bingung kenapa tiba-tiba muncul masalah seperti ini, apalagi sampai ada demo,” ujar Yales.

Terkait isu pungutan Rp20 ribu untuk pembelian kipas angin, Yales memastikan bahwa informasi itu tidak benar. Menurutnya, seluruh kelas di SDN 81 sudah dilengkapi kipas angin yang dibeli dari anggaran BOS.

“Setiap kelas sudah ada kipas angin, rata-rata dua bahkan ada yang tiga sampai empat. Dana BOS selalu kami prioritaskan untuk kebutuhan itu. Jadi kalau disebut ada pungutan liar, itu tidak benar. Silakan cek langsung ke guru-guru kami,” tegasnya.

Yales juga membantah tuduhan bahwa dirinya mempekerjakan anak kandung di sekolah. Ia menjelaskan, anak-anaknya justru bekerja di luar Palembang.

“Saya punya anak, tapi yang satu bekerja di kantor camat, dan yang satunya lagi di Kalimantan Tengah. Jadi kalau disebut anak saya bekerja di sekolah ini, itu jelas tidak benar,” katanya.

Lebih lanjut, Yales menegaskan bahwa SDN 81 tidak memiliki guru honor yang memberatkan orang tua murid. Guru yang ada mayoritas berstatus PNS dan P3K, sementara tenaga honor hanya untuk petugas kebersihan dan satpam.

“Guru honor di sini tidak ada yang membengkak. Kalau pun ada, hanya guru bahasa Inggris. Untuk tenaga kebersihan dan keamanan, pembayarannya memang dari BOS dan sesuai aturan maksimal 20 persen,” ungkapnya.

Isu lain yang beredar mengenai dugaan proyek fiktif di perpustakaan juga dibantah tegas. Yales menyebut perpustakaan sekolah tetap berjalan normal dan pembelian buku dilakukan sesuai juknis BOS.

“Proyek fiktif itu dari mana? Perpustakaan kami jelas ada, bisa dilihat sendiri. Kami memang melakukan pengadaan buku sesuai juknis BOS, bahkan pernah diaudit Inspektorat. Jadi tidak ada proyek fiktif,” jelasnya.

Yales berharap media ke depan lebih bijak dalam memberitakan agar tidak merugikan nama baik sekolah. Ia menegaskan, SDN 81 justru memiliki banyak prestasi yang layak diangkat.

“Kami tahun 2024 mendapat juara 3 inovasi perpustakaan tingkat provinsi, juga juara jambore tingkat provinsi. Sekolah ini bersih, guru-guru kami berkompetensi, dan murid-muridnya berprestasi. Jadi tolong beritakanlah hal-hal yang benar,” ucapnya.

Yales menambahkan, pihaknya sama sekali tidak mengetahui adanya aksi demo yang belakangan diberitakan. “Tahu-tahu muncul pemberitaan ada demo dan tuduhan-tuduhan yang tidak benar. Kami sangat keberatan,” tutupnya.

Berita Terkait

Kasat Pol PP Palembang Buka Suara, Pasar Sako Dipastikan Tetap Ditertibkan
Keluarga Besar HSB Kota Palembang Hadiri Takziah 40 Hari Ayahanda Ketua DPRD Sumsel
Perumda Tirta Musi Angkat Bicara, Ini Penjelasan Lengkap di Balik Proyek Sako Baru
PAC HSB Seberang Ulu I Jadi Pencetus Jumat Berkah, Ratusan Warga Rasakan Manfaatnya
“Ada Apa dengan Satpol PP Palembang? Ultimatum Penertiban Pasar Sako Berakhir Tanpa Eksekusi”
Kompol Akagani Sambangi Markas Harimau Sumatra Bersatu, Bangun Kolaborasi Jaga Keamanan Palembang
Polda Sumsel Beri Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik 2026, Polres OKU Selatan Raih Juara Umum
Perketat Pengawasan BBM di Sumsel: Kodam II/Sriwijaya dan Polda Bersinergi Berantas Kecurangan SPBU

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:54 WIB

Kasat Pol PP Palembang Buka Suara, Pasar Sako Dipastikan Tetap Ditertibkan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:48 WIB

Keluarga Besar HSB Kota Palembang Hadiri Takziah 40 Hari Ayahanda Ketua DPRD Sumsel

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:46 WIB

Perumda Tirta Musi Angkat Bicara, Ini Penjelasan Lengkap di Balik Proyek Sako Baru

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:31 WIB

PAC HSB Seberang Ulu I Jadi Pencetus Jumat Berkah, Ratusan Warga Rasakan Manfaatnya

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:37 WIB

“Ada Apa dengan Satpol PP Palembang? Ultimatum Penertiban Pasar Sako Berakhir Tanpa Eksekusi”

Berita Terbaru