Palembang – BERITAMETRONEWS.COM
Dalam suasana penuh haru dan kehangatan, keluarga almarhum Wasito bin Wirya Suminto menggelar pembacaan Yasin yang penuh khidmat pada Kamis (15/8/24). Acara ini berlangsung di tengah dukungan penuh dari jamaah dan kerabat terdekat, yang berkumpul untuk mengenang dan mendoakan almarhum.
Anie Ausieano, putri almarhum, mengungkapkan perasaannya dengan penuh keikhlasan. “Kehilangan bapak adalah duka mendalam bagi kami. Namun, kami percaya bahwa semua ini adalah bagian dari rencana Allah SWT. Meski telah berusaha maksimal dalam perawatan medis, kami menerima keputusan-Nya dengan lapang dada,” kata Anie dengan mata yang berkaca-kaca.
Di tengah kesedihan, Anie menyampaikan harapannya agar musibah ini memperkuat iman dan ketakwaan keluarga serta jamaah. “Saya berharap, melalui peristiwa ini, kita semua dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah dan mempererat tali kekeluargaan. Semoga kami dapat melanjutkan warisan baik bapak dengan tingkah laku yang mulia,” ujarnya.
Riela Queizal, suami Anie, juga menyampaikan pesan yang menyentuh. “Kita harus menjadikan momen ini sebagai pengingat untuk lebih menghargai dan mencintai orang tua selama mereka masih ada. Kesedihan harus diimbangi dengan doa dan amal, karena doa anak yang soleh adalah kado terindah untuk orang tua,” katanya dengan penuh makna.
Acara ini lebih dari sekadar pembacaan Yasin; ia menjadi wadah untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan meningkatkan ibadah di kalangan keluarga serta kerabat. Dengan doa dan harapan yang tulus, acara ini diakhiri dengan doa bersama untuk mendoakan almarhum dan menguatkan ikatan di antara yang ditinggalkan.















