Banyuasin – BERITAMETRONEWS.COM
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan pengecekan sejumlah jalur mudik strategis di wilayah Kabupaten Banyuasin sebagai bagian dari persiapan Operasi Ketupat Musi 2025. Pengecekan ini mencakup jalur Palembang-Banyuasin, Simpang Y Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, serta Simpang Serong yang mengarah ke exit Tol Banyuasin dan Rest Area KM 397 yang sedang dalam tahap pembangunan.
Dirlantas Polda Sumsel, Kombes Pol. M. Pratama Adhyasastra, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, kelancaran arus lalu lintas, serta mendeteksi potensi hambatan dan titik rawan kecelakaan. Fokus utama pengecekan adalah jalur lintas Sumatera yang menghubungkan Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), dan Provinsi Jambi.
Pengecekan dilakukan di beberapa titik utama yang sering mengalami kepadatan kendaraan saat arus mudik, termasuk:
Simpang Serong, Banyuasin: Jalur lintas Sumatera yang menghubungkan Kabupaten Muba dan Provinsi Jambi melalui exit Tol Banyuasin.
Rest Area KM 397: Saat ini dalam tahap pembangunan dan akan menjadi salah satu titik rekayasa lalu lintas guna mengurai kemacetan.
Jalur Banyuasin – Simpang Betung: Jalur yang sering mengalami lonjakan volume kendaraan pemudik, khususnya roda dua.
Dalam pengecekan ini, turut hadir sejumlah pejabat penting, di antaranya:
Karops Polda Sumsel: Kombes Pol. M. Anis Prasetio Santoso, S.H., S.I.K.
Dirsamapta Polda Sumsel: Kombes Pol. Mohammad Rendra Salipu, S.I.K.
Kapolres Banyuasin Polda Sumsel: AKBP Ruri Prastowo, S.H., S.I.K., M.I.K.
Kabag Binops Ditlantas Polda Sumsel: AKBP Finan Sukma Rapdita, S.H., S.I.K., M.H.
Ps. Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sumsel: Kompol Polin E.A. Pakpahan, S.H., S.I.K., M.Si.
Kasat PJR Ditlantas Polda Sumsel: Mamad Dana Prawira, S.H.
Selain itu, Ditlantas Polda Sumsel juga berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti Dinas Perhubungan Sumsel, Jasa Raharja, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumsel, serta perusahaan konstruksi PT Waskita dan PT Hutama Karya yang menangani proyek jalan tol.
Operasi Ketupat Musi 2025 akan berlangsung untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada 28-30 Maret 2025, sedangkan puncak arus balik diprediksi pada 5-7 April 2025.
Korlantas Polri akan melaksanakan Operasi Ketupat 2025 dalam dua skema:
Di wilayah Lampung, Sumsel hingga Bali: Operasi berlangsung selama 17 hari, mulai 23 Maret 2025.
Di 28 Polda lainnya di Indonesia: Operasi berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Maret 2025.
Dengan pengecekan jalur dan persiapan yang matang, diharapkan arus mudik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar dan aman bagi masyarakat. Ditlantas Polda Sumsel terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik.















