Palembang – BERITAMETRONEWS.COM
Warga Boom Baru Palembang merasakan duka mendalam atas kepergian Wasito, juru kunci makam Pangeran Syarif Ali bin Syeikh Abu Bakar. Wasito meninggal dunia pada Selasa pukul 17.40 WIB di Rumah Sakit Mohammad Hosein (RSMH) Palembang setelah berjuang melawan penyakit diabetes selama satu dekade terakhir. Selasa (23/7/24).
Almarhum akan dimakamkan di pemakaman Kandang Kawat, yang terletak tidak jauh dari kediamannya. Muhammad Rizki, putra almarhum, mengungkapkan bahwa kondisi kesehatan Wasito semakin memburuk dalam setahun terakhir.
“Seharusnya memang di amputasi, tapi bapak tidak mengizinkan kalau kakinya di amputasi,” ujar Rizki. Dengan penuh kesabaran, Rizki merawat luka di kaki Wasito selama setahun terakhir. Meskipun telah berupaya maksimal dengan perawatan seadanya, luka akibat diabetes tersebut tidak kunjung membaik.
“Kami sudah berusaha merawat bapak semaksimal mungkin dengan alat seadanya, namun Allah berkehendak lain. Kami sudah sangat ikhlas,” tambah Rizki.
Wasito dikenal sebagai sosok yang berdedikasi dalam menjaga dan merawat makam Pangeran Syarif Ali bin Syeikh Abu Bakar. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan masyarakat sekitar yang mengenalnya. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.
Kepergian Wasito menjadi kehilangan besar bagi warga Palembang, terutama bagi mereka yang sering berziarah ke makam Pangeran Syarif Ali bin Syeikh Abu Bakar. Jasa dan pengabdiannya dalam menjaga situs bersejarah tersebut akan selalu dikenang.















