BNNP Sumsel Gerebek Sarang Narkoba di Pangeran Kenten Laut, 22 Orang Ditangkap!

Jumat, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang — BERITAMETRONEWS.COM
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan bersama aparat Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel menggelar operasi terpadu pemberantasan narkoba di kawasan Jalan Pangeran Kenten Laut, Palembang. Kegiatan ini merupakan respon atas permintaan masyarakat yang menginginkan tindakan nyata dari aparat untuk menekan peredaran narkoba di lingkungan mereka.

Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Hisar Siallagan mengatakan, sebelum pelaksanaan operasi, pihaknya telah melakukan pendidikan dan pemetaan wilayah (didik lapangan) guna menentukan titik rawan penyalahgunaan narkoba. Dari hasil pemetaan, terdapat 8 titik sasaran utama di sekitar kawasan Pangeran Kenten Laut.

“Operasi terpadu ini merupakan bentuk sinergi antara BNNP Sumsel, Polda, serta seluruh elemen masyarakat dan stakeholder terkait. Kita ingin menunjukkan bahwa pemberantasan narkoba harus dilakukan secara bersama-sama, terpadu, dan berkesinambungan,” ujar Brigjen Pol Hisar Siallagan di Palembang, Jumat (7/11/2025).

Dalam operasi gabungan tersebut, petugas berhasil mengamankan 22 orang yang terdiri dari 19 laki-laki dan 3 perempuan. Hasil pemeriksaan urine menunjukkan 20 orang positif menggunakan narkotika golongan I, 1 orang positif benzodiazepine (benzo), dan 1 orang dinyatakan negatif.

READ  Jin Kentung, Artis 90-an Bersilaturahmi di Padepokan Al Hikmah Karomah Lemabang

Operasi yang juga melibatkan unsur Intelijen dan Satresnarkoba Polda Sumsel itu berlangsung tertib dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat sekitar.

Petugas menemukan sejumlah barang bukti narkotika dan nonnarkotika di beberapa titik lokasi (TKP):

TKP 1: Halaman rumah kosong. Ditemukan 1 bungkus plastik berisi kulit pembungkus sabu, 1 alat hisap (bong), dan 1 unit ponsel.

TKP 2: Bedeng empat pintu. Ditemukan 2 unit HP, dua lembar KTP, dan perlengkapan konsumsi narkoba.

TKP 3: Area parkir. Ditemukan tiga bungkus plastik klip bening, satu unit sepeda motor, satu HP Infinix warna hijau, uang tunai Rp511.000, serta lipat BRI atas nama M.M.

TKP 4: Sebuah warung penjual cireng. Meskipun tidak ditemukan sabu, warung tersebut menyediakan fasilitas yang digunakan oleh pengguna narkoba seperti alat hisap dan perlengkapan lain.

Brigjen Hisar menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan peringatan keras kepada pemilik warung yang kedapatan menyediakan fasilitas penyalahgunaan narkoba.

“Mungkin mereka tidak menjual sabu secara langsung, tetapi menyediakan sarana untuk orang menggunakan narkoba. Ini tetap melanggar hukum dan akan kita tindaklanjuti,” tegasnya.

READ  Rakorsus Antisipasi Karhutla, Tahun 2023 Prov. Sumsel Alami Penurunan Hingga 40 Persen

Seluruh barang bukti dan para terduga pengguna kini telah dibawa ke Kantor BNNP Sumsel untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pihak BNNP akan melakukan pendalaman penyelidikan guna menelusuri kemungkinan adanya jaringan peredaran yang lebih luas di kawasan tersebut.

“Dari hasil ini kita akan kembangkan untuk mengungkap siapa pemasoknya, dari mana barang berasal, dan bagaimana jaringannya. Tujuan akhir kita adalah memutus mata rantai peredaran narkoba di Palembang,” ujar Brigjen Hisar.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata keseriusan BNNP Sumsel dan aparat kepolisian dalam menjaga Sumatera Selatan dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

“Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan oleh aparat saja. Perlu dukungan seluruh elemen masyarakat agar lingkungan kita bersih dari pengaruh barang haram ini,” pungkas Brigjen Hisar.

Berita Terkait

SWM Group Buka Suara soal Dugaan Impor Ilegal, Direktur Tegaskan Tiga Perusahaan Hanya Bergerak di Bidang Jasa Maritim
Polda Sumsel Tingkatkan Penegakan Hukum Karhutla, 43 Laporan Perkara Perorangan Ditangani
Kabid Humas Polda Sumsel Hadiri Pelantikan Pengurus SMSI Sumsel di Palembang
SDA Watch Gelar FGD Karhutla OKI: Bukan Sekadar Kritik, Dorong Policy Brief Agar Asap Tak Berulang
JNE Palembang Dukung POLSRI Sport Fest Vol. 3 2026 sebagai Official Logistics Partner, Sejalan dengan Semangat “Melesat Hebat”
Wujudkan SDM Unggul dan Presisi, Wakapolda Sumsel Pimpin Sidang Kelulusan PAG dan SBP Panda 2026
PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR
Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp40,33 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:40 WIB

SWM Group Buka Suara soal Dugaan Impor Ilegal, Direktur Tegaskan Tiga Perusahaan Hanya Bergerak di Bidang Jasa Maritim

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Polda Sumsel Tingkatkan Penegakan Hukum Karhutla, 43 Laporan Perkara Perorangan Ditangani

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:43 WIB

Kabid Humas Polda Sumsel Hadiri Pelantikan Pengurus SMSI Sumsel di Palembang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:53 WIB

SDA Watch Gelar FGD Karhutla OKI: Bukan Sekadar Kritik, Dorong Policy Brief Agar Asap Tak Berulang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:59 WIB

JNE Palembang Dukung POLSRI Sport Fest Vol. 3 2026 sebagai Official Logistics Partner, Sejalan dengan Semangat “Melesat Hebat”

Berita Terbaru