Palembang – BMNEWS.
Dalam rangka mendukung kegiatan Bunda Erin, Cooking Class yang dipandu oleh Cekgu Evi dan Kak Debby Rafika berhasil menarik perhatian masyarakat di Opi Mall Jakabaring Palembang. Acara ini berfokus pada pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang kuliner, dengan penekanan pada resep dan teknik memasak yang mudah dipraktikkan. Sabtu (19/10/24).
Cekgu Evi menjelaskan bahwa hari ini mereka menampilkan pembuatan Cakwe, sebuah jajanan khas yang memiliki potensi besar untuk dijadikan usaha. “Cakwe adalah salah satu materi yang relevan bagi para ibu-ibu UMKM di Palembang, mengingat saat ini kuliner lokal memerlukan inovasi agar lebih menarik,” katanya. Evi menambahkan bahwa acara ini bertujuan untuk berbagi pengetahuan dan resep yang dapat membantu para pelaku UMKM dalam meningkatkan usaha mereka.
Mbak Debby, yang merupakan Owner dari Rafika Catering, juga mengungkapkan potensi produk kuliner yang ditawarkan, seperti Asinan Jakarta dan cookies. “Asinan Bogor memiliki perbedaan mencolok dengan Asinan Jakarta, terutama dari segi bumbu kuahnya. Asinan Bogor lebih segar dan Asinan Jakarta pakai bumbu kacang menggunakan bahan seperti nanas dan pepaya,” jelasnya. Ia percaya bahwa memahami perbedaan ini bisa membantu pelaku UMKM dalam menawarkan produk yang lebih bervariasi dan menarik bagi konsumen.
Meskipun persiapan acara dilakukan dalam waktu yang singkat, antusiasme peserta sangat tinggi. Banyak yang hadir untuk belajar langsung dari para ahli dan mendapatkan tips serta trik memasak yang berguna. “Kami berharap dengan adanya acara ini, UMKM di Palembang bisa berkembang dan meningkatkan pendapatan mereka,” pungkas Cekgu Evi.
Acara cooking class ini merupakan langkah positif untuk memberdayakan UMKM di Palembang, khususnya di sektor kuliner. Dalam konteks yang lebih luas, peningkatan kualitas dan keragaman produk kuliner lokal akan membantu menarik minat konsumen, baik di dalam maupun luar daerah.
UMKM di Palembang, jika diberdayakan dengan baik, memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada perekonomian lokal. Inisiatif seperti ini menunjukkan bahwa berbagi pengetahuan dan pengalaman adalah kunci untuk membangkitkan kreativitas. Dengan demikian, pelaku UMKM tidak hanya dapat berinovasi dalam produk yang mereka tawarkan, tetapi juga mampu bersaing dalam pasar yang semakin ketat.
Semoga acara serupa terus diadakan dan dapat menjangkau lebih banyak peserta, sehingga semakin banyak pelaku usaha yang mendapatkan manfaat dari pengalaman dan pengetahuan yang dibagikan. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan kapasitas individual, tetapi juga memperkuat komunitas kuliner Palembang secara keseluruhan.















