Pemkot Palembang Tegaskan SPMB 2025 Bersih dari Pungli, Oknum Terbukti Langsung Dicopot

Senin, 28 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang – BERITAMETRONEWS.COM
Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menegaskan komitmennya melaksanakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025-2026 secara bersih dan transparan. Hal itu ditegaskan dalam rapat pelaksanaan SPMB sekaligus penandatanganan komitmen bersama di Aula Dinas Pendidikan (Disdik) Palembang, Senin (28/4/2025).

Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang Aprizal Hasyim, dan dihadiri para camat, kepala OPD terkait, serta perwakilan Ombudsman Sumsel dan Kejaksaan Sumsel.

“Pelaksanaan SPMB harus sesuai aturan dan harapan masyarakat. Kalau ada oknum yang ketahuan melakukan pungutan liar, langsung kita copot. Kita mengedepankan kepentingan masyarakat,” tegas Aprizal Hasyim.

Aprizal menambahkan, tahun ini penerimaan murid dilakukan secara online, sejalan dengan proses digitalisasi di lingkungan Pemkot. Ia juga meminta orang tua atau wali murid aktif memantau dan mengecek perkembangan pendaftaran.

Dalam pelaksanaannya, SPMB Palembang tahun ini tetap menggunakan empat jalur seleksi: jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Namun, ada perubahan porsi pada jalur zonasi (domisili) untuk SMP. Jika tahun lalu porsi zonasi 50 persen, tahun ini dikurangi menjadi 40 persen. Sebaliknya, jalur prestasi ditingkatkan dari 20 persen menjadi 30 persen.

“Semua perubahan ini sudah mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 3 Tahun 2025,” jelas Kepala Dinas Pendidikan Palembang, Adrianus Amri.

Amri juga menegaskan, bagi siswa yang kesulitan mendapatkan sekolah lewat jalur pendaftaran, pihaknya sudah melakukan identifikasi sekolah-sekolah dengan daya tampung kurang. Disdik Palembang akan menambah daya tampung agar tidak ada siswa yang tercecer.

Untuk mencegah kecurangan dalam proses SPMB, Pemkot Palembang juga membentuk tim pengawasan yang berada di bawah kendali Dinas Pendidikan.

“Kami libatkan banyak stakeholder agar pelaksanaan SPMB ini berjalan jujur, adil, dan transparan,” tutup Aprizal.

Berita Terkait

Warga Karang Anyar Keluhkan Dugaan Pencemaran Debu Batu Bara, SIRA-PST Desak Pemerintah Bertindak
Kapolrestabes Palembang Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Ormas, dan Aktivis Melalui Silaturahmi
LASKAR SUMSEL Laporkan Dugaan Pelanggaran PT KMM, OJK Pastikan Aduan Akan Ditindaklanjuti
Herman Deru Hadiri Musda XI Golkar Sumsel, Bahlil Tekankan Konsolidasi Kader dan Legalisasi Sumur Minyak Rakyat
“Revitalisasi Pasar 16 Ilir, Langkah Strategis Menata Kembali Ikon Perdagangan Bersejarah Kota Palembang”
Bidang Kepemudaan DPC Harimau Sumatera Bersatu Kota Palembang Wujudkan Program Jumat Berkah Melalui PAC Kertapati
“Kasus Wakil Bupati PALI Memasuki Babak Baru, SOAK Minta Kejati Sumsel Hentikan Penanganan”
Polsek Sekayu Gelar Patroli Rutin dan Pemeriksaan Kendaraan Demi Menjaga Kamtibmas

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Warga Karang Anyar Keluhkan Dugaan Pencemaran Debu Batu Bara, SIRA-PST Desak Pemerintah Bertindak

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Kapolrestabes Palembang Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Ormas, dan Aktivis Melalui Silaturahmi

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:05 WIB

LASKAR SUMSEL Laporkan Dugaan Pelanggaran PT KMM, OJK Pastikan Aduan Akan Ditindaklanjuti

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:47 WIB

Herman Deru Hadiri Musda XI Golkar Sumsel, Bahlil Tekankan Konsolidasi Kader dan Legalisasi Sumur Minyak Rakyat

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:05 WIB

“Revitalisasi Pasar 16 Ilir, Langkah Strategis Menata Kembali Ikon Perdagangan Bersejarah Kota Palembang”

Berita Terbaru