Palembang – BMNEWS.COM
Masjid Samiul Huda, yang terletak di Jl. Serda KKO Usman Ali, Sungai Buah, Ilir Timur II, Kota Palembang, merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1446 Hijriyah. Acara ini menjadi momen penting bagi jamaah setempat untuk mengingat dan meneladani sosok Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Jumat (20/9)
Pengisi tausiah, Ustaz Mumuy Abdul Mukti, seorang dai muda yang dikenal dengan gaya dakwah yang segar dan menarik, menyampaikan pesan yang dalam mengenai keagungan dan kemuliaan Rasulullah SAW. Dalam tausiah-nya, Ustaz Mumuy menekankan pentingnya mengikuti jejak Rasulullah, baik dalam ketaatan kepada Allah SWT maupun dalam perilaku sosial. “Kita dapat mempelajari bagaimana Rasulullah menaati perintah Allah dan meneladani sikap beliau dalam beribadah. Semoga dengan adanya kegiatan Maulid Nabi ini, keimanan dan ketaqwaan kita semakin bertambah,” ujarnya.

Sesi acara juga dilanjutkan dengan wawancara bersama Ketua Masjid Samiul Huda, H. Roni Nanguning. Ia menjelaskan bahwa perayaan Maulid Nabi tidak hanya menjadi ritual tahunan, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat ukhuwah islamiyah di kalangan jamaah. “Kami berharap acara ini menjadi momen untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan pemahaman agama di kalangan masyarakat,” katanya.
Acara Maulid Nabi ini tidak hanya dihadiri oleh jamaah masjid, tetapi juga masyarakat sekitar yang ingin bersama-sama merayakan dan menggali makna dari kehidupan Nabi Muhammad. Dengan tema penguatan iman, perayaan ini diharapkan mampu memberikan inspirasi bagi semua yang hadir untuk lebih mendalami ajaran Islam.

Dalam penutupan acara, panitia memberikan kesempatan bagi jamaah untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait penerapan ajaran Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menunjukkan bahwa perayaan Maulid Nabi lebih dari sekadar peringatan, melainkan juga sebagai wadah untuk belajar dan berbagi pengetahuan agama.
Dengan semangat perayaan ini, diharapkan seluruh jamaah dapat mengimplementasikan nilai-nilai ajaran Rasulullah dalam tindakan nyata, baik dalam beribadah maupun berinteraksi sosial. Kegiatan seperti ini menjadi penting dalam membentuk karakter dan meningkatkan kualitas spiritual masyarakat.
Melalui perayaan Maulid Nabi di Masjid Samiul Huda, kita diajak untuk tidak hanya mengenang Rasulullah, tetapi juga meneladani dan menerapkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.















