Palembang – BMNEWS.COM.
Indonesia Clothing Preneur 2024 kembali digelar di Jakabaring, Palembang. Acara ini bertujuan untuk memajukan dan memperkuat sektor UMKM, khususnya di bidang fashion dan clothing. Dengan menghadirkan sekitar 300 peserta, acara ini dilaksanakan selama dua hari dan dihadiri oleh sejumlah narasumber berpengalaman dari berbagai kota besar seperti Jakarta, Bekasi, dan Bandung.
Ryan Iskandar, Staf JakCloth dan salah satu narasumber utama, menjelaskan bahwa Indonesia Clothing Preneur 2024 fokus pada penciptaan dan pengembangan UKM di bidang clothing. “Kami ingin membangkitkan potensi UMKM di sektor fashion, khususnya di kota-kota yang kami kunjungi. Dengan seminar ini, kami berharap dapat memfasilitasi lahirnya pengusaha dan UKM baru di Palembang,” ujar Ryan.
Acara ini juga merupakan bagian dari upaya untuk mengembalikan semangat pasar offline pasca-pandemi. “Kami menggandeng JakCloth, yang dikenal sebagai bazar clothing terbesar di Indonesia, untuk memperkenalkan cara-cara efektif dalam menumbuhkan UKM dan produk baru di pasar lokal,” tambah Ryan.
Antusiasme masyarakat Palembang terhadap acara ini sangat tinggi, melebihi ekspektasi panitia. “Dukungan dari pemerintah lokal dan fasilitas yang disediakan sangat membantu. Kami optimis bahwa acara ini akan memacu semangat baru dalam industri fashion di Palembang dan sekitarnya,” katanya.
Untuk menjadi peserta dalam acara ini, tidak ada persyaratan khusus selain pendaftaran melalui link yang telah disediakan. Acara ini juga menyajikan berbagai informasi dan kesempatan bagi peserta untuk belajar langsung dari para ahli di bidangnya.
Harapan dari acara ini adalah melahirkan lebih banyak UKM dan pengusaha baru di sektor clothing, serta memperkuat kembali produk-produk lokal di pasar nasional. Penutupan acara dijadwalkan pada tanggal 6 September 2024, di mana akan diumumkan hasil akhir dan pencapaian dari Indonesia Clothing Preneur 2024.
Dengan dukungan yang kuat dari berbagai pihak dan antusiasme yang tinggi dari peserta, Indonesia Clothing Preneur 2024 berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan industri fashion lokal dan memperkuat kemandirian usaha di Indonesia.















