Palembang – BERITAMETRONEWS.COM
RABU (29/05/2024) – Royal Islamic School, salah satu lembaga pendidikan Islam modern di Palembang, mengadakan acara pentas seni bertajuk “Unity in Diversity”. Acara ini juga sekaligus menjadi momen wisuda bagi anak-anak yang telah berhasil menghafal juz 30 Alquran.
Akbar Alfaro, Dewan Penasihat Yayasan Royal Islamic School, menyatakan bahwa acara yang bertema Nusantara ini bertujuan untuk memperkenalkan adat istiadat kepada anak-anak. “Dengan demikian, kita tampilkan kepolosan anak-anak agar mereka berani tampil di depan umum, tidak hanya dalam aspek akademik tetapi juga non-akademik,” ujarnya. “Acara ini juga menjadi sarana bagi para orang tua untuk menyaksikan langsung hasil pendidikan yang diterima anak-anak mereka di sekolah kami.”
Dalam acara tersebut, sebanyak 32 anak-anak yang terdiri dari siswa SD dan SMP telah diwisuda sebagai Tahfiz Alquran, dengan hafalan 1 juz dan 2 juz. Setelahnya, acara dilanjutkan dengan pertunjukan khusus dari anak-anak TK.
Acara ini menandai tahun keempat berdirinya Royal Islamic School dan merupakan kali kedua acara seremonial semacam ini digelar. “Insyaallah, ini akan menjadi agenda rutin tahunan kami. Kami mengundang seluruh orang tua murid untuk melihat bagaimana anak-anak mereka berani tampil di depan umum,” tambah Akbar.
Akbar berharap, ke depannya, anak-anak didik dari Royal Islamic School dapat membanggakan orang tua mereka dan berkontribusi positif dalam pembangunan sumber daya manusia. “Kami melatih anak-anak sejak dini, dari TK hingga SMP. Semoga ini menjadi pondasi awal yang kuat bagi pendidikan mereka,” ungkapnya.
Royal Islamic School juga menjalin koordinasi yang baik dengan pemerintah setempat. “Kami ingin menjadi bagian dari banyak sekolah yang ada di kota Palembang, dan kami selalu berkomunikasi dengan pemerintah untuk mendapatkan dukungan,” jelasnya.
Di akhir acara, Akbar menyatakan harapannya agar Royal Islamic School dapat berkolaborasi dengan sekolah-sekolah lain. “Kami ingin tetap menjadi kompetitor yang sehat dan melatih generasi muda sebanyak mungkin. Kolaborasi dengan sekolah-sekolah lain sangat diperlukan,” tutupnya.















