Universitas Sriwijaya Optimalkan Fakultas Pertanian dan Teknik untuk Program Ketahanan Nasional

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG – BERITAMETROLIVE.COM
Universitas Sriwijaya menegaskan komitmennya dalam mengoptimalkan potensi otonomi akademik setelah resmi menyandang status Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH). Melalui status baru tersebut, kampus terbesar di Sumatera Selatan itu mulai memperkuat sistem pendidikan berbasis kebutuhan industri, pengembangan riset strategis, serta dukungan terhadap berbagai program prioritas nasional.

Rektor Unsri, Prof. Dr. Taufiq Marwa, mengatakan transformasi menuju PTNBH menjadi momentum penting bagi perguruan tinggi untuk bergerak lebih fleksibel, inovatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Senin (25/5).

Menurutnya, kurikulum pendidikan tinggi saat ini tidak lagi dapat berjalan secara statis. Perguruan tinggi dituntut mampu menyesuaikan diri dengan dinamika industri, perkembangan teknologi, serta kebutuhan pembangunan nasional yang terus berubah.

“Perguruan tinggi sekarang diarahkan agar benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Unsri terus mendorong lahirnya lulusan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan tantangan masa depan. Secara umum evaluasi kurikulum dilakukan empat tahun sekali, tetapi penyesuaian substansial dapat dilakukan setiap semester sesuai kebutuhan,” ujar Taufiq Marwa di Palembang.

Dalam mendukung agenda strategis pemerintah, Unsri memastikan fokus penguatan akan diarahkan pada sektor ketahanan pangan dan ketahanan energi nasional. Namun demikian, langkah tersebut tidak selalu diwujudkan melalui pembukaan program studi baru.

Pihak rektorat menilai optimalisasi program studi yang telah ada justru menjadi strategi yang lebih efektif dan efisien untuk menjawab kebutuhan pembangunan nasional.

Fakultas Pertanian akan diperkuat sebagai basis pengembangan inovasi ketahanan pangan, sementara Fakultas Teknik diproyeksikan menjadi motor pengembangan teknologi dan inovasi energi.

Meski begitu, Unsri tetap membuka peluang pembukaan program studi baru apabila kebutuhan nasional maupun perkembangan industri di masa mendatang memerlukan kompetensi baru yang lebih spesifik.

“Kami dapat memaksimalkan program studi yang sudah ada. Namun jika kebutuhan ke depan memang mendesak, kemungkinan membuka program studi baru tentu terbuka karena Unsri kini memiliki otonomi akademik yang lebih luas sebagai PTNBH,” tambahnya.

Selain itu, Unsri juga menyatakan kesiapan mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah pusat. Dukungan tersebut akan diwujudkan melalui kontribusi akademik dan keilmuan dari program studi Gizi, kesehatan masyarakat, lingkungan, hingga bidang pangan.

Pada proses penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026, Unsri tercatat menerima sebanyak 3.899 calon mahasiswa atau sekitar 14 persen dari total pendaftar. Dari jumlah tersebut, lebih dari 30 persen mengajukan bantuan pendidikan melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Pihak universitas memastikan proses seleksi penerima KIP Kuliah dilakukan secara ketat, transparan, dan tepat sasaran guna memastikan bantuan pendidikan benar-benar diterima mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

“Kami akan melakukan verifikasi detail hingga peninjauan lapangan untuk memastikan penerima KIP Kuliah memang layak menerima bantuan. Ini menjadi tanggung jawab moral kami agar hak masyarakat kurang mampu tetap terlindungi,” pungkasnya.

Penulis : Riela

Editor : Redaksi/beritametrolive.com

Berita Terkait

Beredar Isu Pengawalan BBM Ilegal, Polsek Sekayu Buka Suara: “Itu Murni Patroli Rutin, Bukan Pengawalan”
Satpol PP Palembang Tertibkan PKL di Kawasan Pasar Sako, Budhiman: Penataan Akan Terus Diawasi
Kasat Pol PP Palembang Buka Suara, Pasar Sako Dipastikan Tetap Ditertibkan
Keluarga Besar HSB Kota Palembang Hadiri Takziah 40 Hari Ayahanda Ketua DPRD Sumsel
Perumda Tirta Musi Angkat Bicara, Ini Penjelasan Lengkap di Balik Proyek Sako Baru
PAC HSB Seberang Ulu I Jadi Pencetus Jumat Berkah, Ratusan Warga Rasakan Manfaatnya
“Ada Apa dengan Satpol PP Palembang? Ultimatum Penertiban Pasar Sako Berakhir Tanpa Eksekusi”
Kompol Akagani Sambangi Markas Harimau Sumatra Bersatu, Bangun Kolaborasi Jaga Keamanan Palembang

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:19 WIB

Beredar Isu Pengawalan BBM Ilegal, Polsek Sekayu Buka Suara: “Itu Murni Patroli Rutin, Bukan Pengawalan”

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:41 WIB

Satpol PP Palembang Tertibkan PKL di Kawasan Pasar Sako, Budhiman: Penataan Akan Terus Diawasi

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:54 WIB

Kasat Pol PP Palembang Buka Suara, Pasar Sako Dipastikan Tetap Ditertibkan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:48 WIB

Keluarga Besar HSB Kota Palembang Hadiri Takziah 40 Hari Ayahanda Ketua DPRD Sumsel

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:46 WIB

Perumda Tirta Musi Angkat Bicara, Ini Penjelasan Lengkap di Balik Proyek Sako Baru

Berita Terbaru