Tiga Kali Dipanggil Belum Hadir, SIRA-PST Soroti Keterangan Saksi dalam Sidang Dugaan Korupsi Irigasi Ataran Air Lemutu

Senin, 10 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG – Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA) bersama Pemerhati Situasi Terkini (PST) menyoroti ketidakhadiran Harmison, yang disebut sebagai saksi penting dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi Pengembangan Jaringan Irigasi Ataran Air Lemutu, Kabupaten Muara Enim, Tahun Anggaran 2025.

Perkara tersebut saat ini diperiksa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Palembang. SIRA-PST menyebut Harmison telah tiga kali dipanggil untuk hadir dalam persidangan, namun belum memenuhi panggilan dengan sejumlah alasan.

Direktur Eksekutif SIRA, Rahmat Sandi Iqbal, SH, mengatakan pihaknya meminta proses persidangan berjalan objektif dan seluruh fakta yang berkaitan dengan perkara dapat diuji sesuai mekanisme hukum.

“Yang kami soroti bukan untuk menghakimi atau menyimpulkan seseorang bersalah. Kami ingin memastikan proses persidangan mampu mengungkap seluruh fakta yang relevan,” ujar Rahmat, Senin (10/8/2026).

Menurutnya, apabila kehadiran seorang saksi dinilai penting dalam proses pembuktian, maka pemanggilan terhadap saksi tersebut perlu ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, Ketua Umum PST, Dian HS, mengatakan pihaknya mendorong agar perkara tersebut diperiksa secara menyeluruh dan tidak berhenti pada fakta-fakta tertentu saja.

READ  Kabid Humas Polda Sumsel Adakan Obrolan Santai Bersama Insan Pers

“Jika terdapat fakta, keterangan, dokumen atau alat bukti yang relevan mengenai pihak lain, semuanya harus diuji secara objektif melalui mekanisme hukum. Kami tidak meminta seseorang dinyatakan bersalah tanpa pembuktian,” kata Dian.

Dian menegaskan SIRA-PST tetap menghormati independensi Majelis Hakim dan asas praduga tak bersalah. Namun, menurutnya, pengawasan publik diperlukan untuk memastikan proses hukum berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Siapa pun yang terbukti terlibat harus diproses sesuai hukum. Sebaliknya, siapa pun yang tidak terbukti terlibat harus mendapatkan kepastian hukum. Prinsipnya, hukum harus berlaku secara adil,” tegasnya.

SIRA-PST menyatakan akan terus memantau perkembangan perkara tersebut secara kritis dan konstitusional, dengan tetap menghormati proses peradilan serta kewenangan aparat penegak hukum.

Mereka berharap seluruh fakta dan alat bukti yang relevan dapat diuji secara terbuka di persidangan sehingga perkara tersebut dapat diputus berdasarkan hukum dan fakta yang terungkap.

Penulis : Rill/riela

Editor : Redaksi/beritametrolive.com

Berita Terkait

PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR
Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp40,33 Miliar
Sumpah Pemuda Ke – 98 : Firdaus Hasbullah Serukan Pemuda PALI Bangkit Jadi Motor Perubahan Untuk Indonesia Emas
M. Oktafiansyah : Bonus Demografi Di Tangan Pemuda Penentu Indonesia Emas 2045
Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana Rangkul GP Ansor untuk Jaga Kondusivitas dan Dukung Pembangunan Daerah
Karhutla OKI Jadi Ancaman Tahunan, SDA Watch Gelar FGD Bongkar Akar Masalah
Viral Dugaan Gaji Tak Dibayar, Manager Operasional Koko Celentang Resto di Palembang Buka Suara, Beri Tenggat 2×24 Jam
HSB Palembang Serahkan Mandat kepada 18 PAC, Tegaskan Satu Komando dan Fokus Kegiatan Sosial

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:24 WIB

PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp40,33 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Sumpah Pemuda Ke – 98 : Firdaus Hasbullah Serukan Pemuda PALI Bangkit Jadi Motor Perubahan Untuk Indonesia Emas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:09 WIB

M. Oktafiansyah : Bonus Demografi Di Tangan Pemuda Penentu Indonesia Emas 2045

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana Rangkul GP Ansor untuk Jaga Kondusivitas dan Dukung Pembangunan Daerah

Berita Terbaru