“46 Kg Sabu Gagal Beredar di Sumsel, BNNP Kejar Otak di Balik Jaringan”

Rabu, 2 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANGBadan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan mengungkap dua kasus peredaran narkotika yang diduga merupakan bagian dari jaringan narkotika lintas wilayah dengan keterkaitan internasional Malaysia–Palembang–PALI.

Pengungkapan tersebut disampaikan melalui press release yang digelar di Kantor BNNP Sumatera Selatan, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Hisar Siallagan, S.I.K., M.M. dan turut dihadiri perwakilan Bea Cukai, Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Polda Sumsel, TNI, serta Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan.

Dalam dua kasus tersebut, BNNP Sumsel mengamankan barang bukti dalam jumlah besar, termasuk 43 kilogram sabu dalam pengungkapan kedua. Jika digabungkan dengan pengungkapan pertama, total sabu yang diamankan mencapai sekitar 46 kilogram, ditambah ribuan tablet diduga narkotika, ratusan cartridge berisi cairan yang mengandung narkotika golongan II, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Hisar Siallagan mengatakan pengungkapan tersebut menjadi bukti bahwa pihaknya terus memperkuat langkah pemberantasan peredaran narkotika, terutama terhadap jaringan yang menggunakan wilayah Sumatera Selatan sebagai jalur peredaran.

“Kami tidak akan berhenti pada kurir yang berada di lapangan. Pengembangan terus dilakukan untuk mengungkap siapa pemasoknya, siapa pengendalinya dan bagaimana jaringan ini bekerja,” ujar Hisar dalam press release di Kantor BNNP Sumatera Selatan.

Hisar menegaskan, jaringan narkotika yang melibatkan lintas wilayah harus diputus secara menyeluruh agar tidak kembali menyuplai narkotika ke Sumatera Selatan maupun daerah lainnya.

“Yang kami kejar bukan hanya barang buktinya, tetapi jaringan di belakangnya. Kami akan terus melakukan pengembangan sampai kepada pengendali dan sumber barang,” tegasnya.

Dua Pengungkapan

Dalam pengungkapan pertama, BNNP Sumsel mengamankan seorang pria berinisial MB (34) di kawasan Perumahan Kirana Surya II, Desa Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Dari lokasi tersebut ditemukan 3 kilogram sabu, 5.139 tablet berwarna merah muda dan hijau yang disebut memiliki logo Heineken dan TikTok, serta sejumlah cartridge berisi cairan yang mengandung narkotika golongan II.

Petugas juga mengamankan kristal putih dengan berat bruto 1.076 gram, empat timbangan digital, plastik klip dan satu unit telepon seluler.

Berdasarkan kronologi penyidikan, MB diduga direkrut menjadi kurir oleh seseorang berinisial AP. Narkotika tersebut kemudian diambil dan dibawa ke rumah MB sebelum akhirnya ditemukan petugas saat penggeledahan.

Sementara dalam pengungkapan kedua, BNNP Sumsel mengamankan DD (46) di sebuah SPBU di Jalan Sriwijaya Raya, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, pada Selasa, 25 Agustus 2026.

Dari dalam mobil Daihatsu Terios yang dikendarai DD, petugas menemukan 43 bungkus plastik kemasan biru diduga berisi sabu dengan berat bruto 43 kilogram.

Puluhan kilogram sabu tersebut ditemukan tersembunyi pada bagian dinding kiri dan kanan di sekitar kursi belakang kendaraan.

Selain sabu, petugas mengamankan satu unit mobil, satu unit telepon seluler, uang tunai Rp3,65 juta, dompet dan tas.

Dalam perkara tersebut, DD sebelumnya disebut mendapat perintah dari seseorang berinisial YM untuk berangkat ke Palembang karena akan ada narkotika yang datang. DD kemudian diarahkan untuk mengambil kendaraan yang telah diparkir di RS Siti Fatimah sebelum membawanya menuju Desa Air Itam.

Namun, perjalanan tersebut terhenti setelah petugas BNNP Sumsel melakukan penindakan di SPBU kawasan Indralaya Utara.

Hisar menyampaikan bahwa proses pengembangan terhadap kedua perkara tersebut masih berjalan. BNNP Sumsel akan mendalami keterlibatan pihak lain yang diduga berperan sebagai pemasok, pengendali maupun bagian dari jaringan yang lebih besar.

“Pengembangan tetap berjalan. Kami akan telusuri dari mana barang ini masuk, siapa yang mengendalikan, siapa yang menerima dan ke mana barang tersebut akan diedarkan. Jangan sampai penindakan hanya berhenti pada kurir,” kata Hisar.

BNNP Sumsel juga menegaskan pentingnya sinergi bersama Bea Cukai, Kejaksaan, Polri, TNI dan seluruh unsur terkait dalam membongkar jaringan narkotika lintas wilayah maupun internasional.

Pengungkapan ini sekaligus menjadi peringatan bahwa upaya pemberantasan narkotika akan terus dilakukan secara serius untuk melindungi masyarakat dari ancaman peredaran narkotika dalam jumlah besar.

Penulis : Riela

Editor : Redaksi/beritametrolive.com

Berita Terkait

SMP Negeri 33 Palembang Pastikan KBM Lancar, Siswa Diimbau Gunakan Masker Antisipasi Debu Lapangan
Polisi Tangkap SA, Terduga Pelaku Pencurian Lapak di Prabumulih
Kerangka Ditemukan di Rumah Kosong, Polres Banyuasin Ungkap Pembunuhan Dua Bersaudara
Pendiri Harimau Sumatera Bersatu Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Aris Supriyadi
Kecelakaan Beruntun di Tol Palindra KM 9, Belasan Penumpang Bus DAMRI Luka-Luka
Polda Sumsel Tangkap Dua Buruh Pembakar Lahan Seluas 1,5 Hektare di Palembang
Diky Haitami Sampaikan Selamat Hari Lahir Adhyaksa ke-81, Tekankan Pentingnya Integritas Penegakan Hukum
“8 Keluhan Warga Mengarah ke Dapur MBG Palembang, LBPH Kosgoro Desak BGN dan KPPG Turun Tangan”

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:04 WIB

SMP Negeri 33 Palembang Pastikan KBM Lancar, Siswa Diimbau Gunakan Masker Antisipasi Debu Lapangan

Senin, 7 September 2026 - 18:04 WIB

Polisi Tangkap SA, Terduga Pelaku Pencurian Lapak di Prabumulih

Senin, 7 September 2026 - 17:53 WIB

Kerangka Ditemukan di Rumah Kosong, Polres Banyuasin Ungkap Pembunuhan Dua Bersaudara

Minggu, 6 September 2026 - 16:18 WIB

Pendiri Harimau Sumatera Bersatu Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Aris Supriyadi

Sabtu, 5 September 2026 - 17:33 WIB

Kecelakaan Beruntun di Tol Palindra KM 9, Belasan Penumpang Bus DAMRI Luka-Luka

Berita Terbaru