Soroti Kericuhan Aksi di Mapolda Sumsel, Amir Iskandar: Jangan Nodai Sumsel yang Zero Konflik

Kamis, 22 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG – Perkembangan situasi pasca aksi penyampaian pendapat di Mapolda Sumsel yang berujung kericuhan turut menjadi perhatian aktivis Sumsel, Amir Iskandar dari Koalisi Aksi Pemuda Revolusioner.

Amir menyayangkan insiden tersebut, apalagi kericuhan itu melibatkan Antar Lintas Organisasi hingga rekan wartawan yang sedang menjalankan tugas peliputan.

Menurutnya, kebebasan berpendapat di muka umum adalah hak yang legal dan dijamin oleh konstitusi. Sejatinya, tidak ada pihak yang boleh menghalangi atau menghambat penyampaian aspirasi tersebut.

“Gerakan kebebasan berpendapat di muka umum adalah sesuatu yang legal di negara kita ini, dan sejatinya tidak ada yang dapat menghalangi ataupun menghambat penggelaran giat tersebut,” ujar Amir Iskandar dari Koalisi Aksi Pemuda Revolusioner. Kamis (22/10/2026)

“Sejatinya saya sangat menyayangkan kerusuhan tersebut terjadi, apalagi yang terlibat kemarin Antar Organisasi bahkan wartawan yang sedang meliput menjadi sasaran,” lanjutnya.

Amir menegaskan, kejadian seperti ini tidak boleh terulang kembali di kemudian hari. Ia mengingatkan, Sumatera Selatan selama ini dikenal sebagai provinsi yang sangat kondusif, zero konflik, dan tidak pernah terjadi konflik horizontal. Apalagi, kejadian tersebut terjadi di lingkungan Mapolda Sumsel.

READ  Andre Macan Tegas: Eksekusi Lahan Sukarami Palembang 8 April 2026 Tak Bisa Dihentikan

Namun demikian, ia percaya pihak kepolisian akan bersikap bijak, mengusut tuntas secara transparan siapa pihak yang melakukan kekerasan.

“Kita ketahui bersama Sumsel adalah provinsi yang terbilang zero konflik. Namun, saya yakin kepolisian bisa dengan bijak mengusut tuntas dan transparan siapa yang melakukan kekerasan tersebut dan menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian,” kata Amir.

Di akhir pernyataannya, Amir mengimbau agar peristiwa ini menjadi pembelajaran bersama untuk saling menghormati satu sama lain.

“Kejadian tersebut bisa menjadi pembelajaran untuk kita semua agar selalu bersikap saling menghormati satu sama lain, karena kita adalah saudara sama seperti slogan kita orang Palembang yaitu Wong Kito Galo,” pungkasnya dengan nada damai.

Berita Terkait

PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR
Sumpah Pemuda Ke – 98 : Firdaus Hasbullah Serukan Pemuda PALI Bangkit Jadi Motor Perubahan Untuk Indonesia Emas
M. Oktafiansyah : Bonus Demografi Di Tangan Pemuda Penentu Indonesia Emas 2045
Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana Rangkul GP Ansor untuk Jaga Kondusivitas dan Dukung Pembangunan Daerah
Karhutla OKI Jadi Ancaman Tahunan, SDA Watch Gelar FGD Bongkar Akar Masalah
Viral Dugaan Gaji Tak Dibayar, Manager Operasional Koko Celentang Resto di Palembang Buka Suara, Beri Tenggat 2×24 Jam
HSB Palembang Serahkan Mandat kepada 18 PAC, Tegaskan Satu Komando dan Fokus Kegiatan Sosial
Jatanras Polda Sumsel Ungkap Komplotan Pencuri Lintas Lokasi, Diduga Beraksi Lebih dari 10 Kali

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:24 WIB

PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Sumpah Pemuda Ke – 98 : Firdaus Hasbullah Serukan Pemuda PALI Bangkit Jadi Motor Perubahan Untuk Indonesia Emas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:09 WIB

M. Oktafiansyah : Bonus Demografi Di Tangan Pemuda Penentu Indonesia Emas 2045

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana Rangkul GP Ansor untuk Jaga Kondusivitas dan Dukung Pembangunan Daerah

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Karhutla OKI Jadi Ancaman Tahunan, SDA Watch Gelar FGD Bongkar Akar Masalah

Berita Terbaru