Kapolda Sumsel Buka Pelatihan Satkamling 2026, Padukan Teknologi dan Gotong Royong Kawal Keamanan Nasional

Rabu, 10 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG – BERITAMETROLIVE.COM
Kepolisian Daerah Sumatera Selatan terus memperkuat sistem keamanan berbasis partisipasi masyarakat sebagai bagian dari strategi nasional menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) Tahun 2026 yang dibuka langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., di Mapolda Sumsel, Rabu, 10 Juni 2026.

Mengusung tema “Revitalisasi Satkamling sebagai Garda Terdepan Deteksi Dini dan Respons Cepat Kamtibmas Berbasis Teknologi dan Partisipasi Masyarakat”, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem keamanan lingkungan yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai gotong royong yang menjadi karakter bangsa Indonesia.

Pembukaan pelatihan ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Kapolda Sumsel sebagai simbol kebangkitan kembali semangat Satkamling sebagai garda terdepan pengamanan lingkungan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Sumsel Kombes Pol Hari Purnomo, S.I.K., S.H., M.H., M.Han., Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, S.I.K., M.Si., para Pejabat Utama Polda Sumsel, serta peserta dari seluruh wilayah Sumatera Selatan.

READ  KONI Sumsel Gelar Diklat Kehumasan, Siap Tembus Era Digital

Sebanyak 1.700 peserta mengikuti pelatihan secara hibrida. Sebanyak 100 peserta hadir secara langsung di Mapolda Sumsel, sementara 1.600 peserta lainnya mengikuti kegiatan secara virtual dari Polres jajaran. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dan pemangku kepentingan dalam mendukung penguatan keamanan berbasis komunitas.

Dalam pelaksanaannya, Polda Sumsel mendorong transformasi Satkamling menjadi pusat deteksi dini gangguan keamanan yang memanfaatkan teknologi digital seperti CCTV lingkungan, sistem pelaporan cepat, serta integrasi dengan layanan Call Center Polri 110. Langkah ini menjadi bagian dari implementasi program Presisi Polri yang menekankan pendekatan prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.

Selain penguatan teknologi, pelatihan juga menanamkan kembali nilai-nilai sosial berupa kepedulian lingkungan, silaturahmi antarwarga, serta budaya gotong royong sebagai fondasi utama menjaga keamanan lingkungan. Filosofi tersebut tercermin dalam rompi Satkamling bertuliskan “Nyago Bumi Sriwijaya Aman dan Baik” dengan simbol kesiapsiagaan 24 jam sehari dan tujuh hari dalam seminggu.

Revitalisasi Satkamling dinilai memiliki dampak strategis terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, ketahanan sosial masyarakat, serta stabilitas pembangunan daerah. Lingkungan yang aman akan menciptakan ruang yang kondusif bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, keagamaan, dan kehidupan sosial masyarakat secara keseluruhan.

READ  Umrah Bisa Berangkat 1 Minggu, Travel SAI Buka Cabang di Palembang dengan Paket Mulai Rp 29 Juta

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa keamanan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab Polri, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Keamanan bukan hanya milik Polri, keamanan adalah milik kita bersama dan merupakan hak seluruh masyarakat. Karena itu, kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat harus terus diperkuat. Teknologi memang membantu mempercepat deteksi dan respons, tetapi nilai gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga keamanan lingkungan,” tegas Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Satkamling saat ini telah berkembang menjadi bagian penting dalam sistem keamanan modern yang mengedepankan sinergi antara masyarakat dan teknologi.

“Polda Sumatera Selatan berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Revitalisasi Satkamling merupakan langkah konkret membangun sistem keamanan yang responsif, adaptif, dan berbasis partisipasi masyarakat. Dengan dukungan teknologi dan keterlibatan aktif warga, deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas akan semakin efektif,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

READ  Tips Pangdam II/Swj, Kegiatan Positif, Satuan Hidup Ceria

Selain menghadirkan pemateri internal Polri, pelatihan ini juga melibatkan narasumber lintas sektoral guna memperkaya wawasan peserta mengenai perkembangan keamanan lingkungan, pemanfaatan teknologi, mitigasi potensi konflik sosial, serta strategi membangun ketahanan masyarakat di era digital.

Melalui pelatihan ini, Polda Sumatera Selatan berharap seluruh anggota Satkamling mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, memperkuat budaya kepedulian sosial, meningkatkan kewaspadaan kolektif, serta mendukung terwujudnya cita-cita “Bumi Sriwijaya Aman dan Baik” sebagai fondasi utama pembangunan daerah dan ketahanan nasional.

Penulis : Rill/riela

Editor : Redaksi/beritametrolive.com

Berita Terkait

SWM Group Buka Suara soal Dugaan Impor Ilegal, Direktur Tegaskan Tiga Perusahaan Hanya Bergerak di Bidang Jasa Maritim
Polda Sumsel Tingkatkan Penegakan Hukum Karhutla, 43 Laporan Perkara Perorangan Ditangani
Kabid Humas Polda Sumsel Hadiri Pelantikan Pengurus SMSI Sumsel di Palembang
SDA Watch Gelar FGD Karhutla OKI: Bukan Sekadar Kritik, Dorong Policy Brief Agar Asap Tak Berulang
JNE Palembang Dukung POLSRI Sport Fest Vol. 3 2026 sebagai Official Logistics Partner, Sejalan dengan Semangat “Melesat Hebat”
Wujudkan SDM Unggul dan Presisi, Wakapolda Sumsel Pimpin Sidang Kelulusan PAG dan SBP Panda 2026
PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR
Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp40,33 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:40 WIB

SWM Group Buka Suara soal Dugaan Impor Ilegal, Direktur Tegaskan Tiga Perusahaan Hanya Bergerak di Bidang Jasa Maritim

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Polda Sumsel Tingkatkan Penegakan Hukum Karhutla, 43 Laporan Perkara Perorangan Ditangani

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:43 WIB

Kabid Humas Polda Sumsel Hadiri Pelantikan Pengurus SMSI Sumsel di Palembang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:53 WIB

SDA Watch Gelar FGD Karhutla OKI: Bukan Sekadar Kritik, Dorong Policy Brief Agar Asap Tak Berulang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:59 WIB

JNE Palembang Dukung POLSRI Sport Fest Vol. 3 2026 sebagai Official Logistics Partner, Sejalan dengan Semangat “Melesat Hebat”

Berita Terbaru