Palembang – BERITAMETRONEWS.COM
Sebanyak 104 pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Palembang periode 2024–2028 resmi dilantik di Lapangan Kamboja, Minggu (3/8/2025). Pelantikan ini dirangkai dengan kegiatan jalan santai dan pertunjukan aksi pencak silat dari sejumlah perguruan yang ada di Palembang.
H. Anton Nurdin, S.H., M.H. yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KONI Kota Palembang, resmi dilantik sebagai Ketua IPSI Kota Palembang untuk periode empat tahun ke depan. Hadir dalam acara pelantikan ini Ketua IPSI Provinsi Sumsel Ir. H. Eddy Santana Putra, MT, Ketua Harian KONI Kota Palembang M. Ali Ruben Alkatiri, S.H., M.H., perwakilan Wali Kota Palembang, Sekretaris IPSI Sumsel, jajaran Dispora, serta pengurus KONI dan perwakilan 45 perguruan silat.
Anton menyebut, kepengurusan yang dilantik kali ini mengakomodir perwakilan dari seluruh perguruan silat yang aktif di Kota Palembang.
“Anggota yang dilantik sebanyak 104 orang. Ini karena setiap perguruan kita libatkan dua orang untuk masuk dalam kepengurusan IPSI. Total ada sekitar 45 perguruan yang aktif dan terdaftar,” kata Anton.
Terkait target prestasi, Anton menegaskan IPSI Kota Palembang menargetkan minimal 12 medali emas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Poprov) 2025 mendatang di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
“Target kita harus menang. Minimal 12 emas, semoga bisa kita lampaui,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Harian KONI Kota Palembang M. Ali Ruben Alkatiri mengapresiasi pelantikan ini. Menurutnya, jumlah pengurus yang dilantik cukup besar dan menunjukkan kekuatan organisasi pencak silat di Palembang.
“IPSI menjadi salah satu cabor dengan jumlah pengurus terbanyak. Ini bisa menjadi contoh bagaimana pengelolaan organisasi yang inklusif. Harapan kita tentu bisa membawa prestasi di Poprov 2025,” ujarnya.
Ketua IPSI Provinsi Sumsel Ir. H. Eddy Santana Putra menyampaikan dukungannya atas pelantikan ini. Ia menilai pengurus baru IPSI Palembang menunjukkan semangat kebersamaan dan profesionalitas.
“Musyawarah sebenarnya sudah dilakukan sejak 2024, dan baru bisa dilantik sekarang. Saya melihat komposisi pengurus sudah solid, semua perguruan terlibat. Mudah-mudahan di bawah kepemimpinan Pak Anton, gesekan di masa lalu tidak terjadi lagi,” kata Eddy Santana.
Menurutnya, IPSI Palembang berpotensi menjadi barometer pengembangan pencak silat di Sumatera Selatan jika dikelola dengan baik.
Acara pelantikan ditutup dengan pertunjukan aksi pencak silat dari berbagai perguruan yang hadir serta foto bersama jajaran pengurus dan tamu undangan.
















