Palembang – BERITAMETRONEWS.COM
Seorang polisi gadungan berpangkat perwira menengah (pamen) dengan pangkat Komisaris Polisi (Kompol) berhasil diringkus oleh Unit 4 Subdit 1 Kamneg Ditreskrimum Polda Sumsel. Tersangka yang diketahui bernama Agus Heriyanto (41), warga Musi Banyuasin (Muba) yang tinggal di Griya Interbis Indah, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan AAL Palembang, ditangkap pada Selasa, 25 Juni 2024 siang.
Agus ditangkap setelah melakukan penipuan dengan mengaku sebagai anggota Sat Brimob Polri berpangkat Kompol kepada salah satu warga di Kabupaten Muba. Dalam aksinya, Agus mengaku ditugaskan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta untuk lebih meyakinkan korbannya.

Modus operandi yang digunakan oleh Agus adalah dengan menjanjikan keluarga korban, yang bernama Ghulam Abuyudaffa, bahwa anak mereka akan lulus dan diterima sebagai Bintara Polri tahun 2023. Agus meminta uang sebesar Rp345 juta kepada keluarga korban dengan alasan uang tersebut akan diberikan kepada pimpinan. Percaya dengan janji tersebut, keluarga korban menyerahkan uang tersebut kepada Agus melalui enam kali transfer dan satu kali secara tunai.
Namun, setelah uang diserahkan, anak korban ternyata tidak lulus seleksi Bintara Polri. Ketika korban meminta uang tersebut dikembalikan, Agus tidak mampu memenuhi permintaan tersebut. Dalam rilis kasus yang diadakan pada Kamis, 27 Juni 2024 sore, Agus mengaku bahwa dirinya meyakinkan keluarga korban dengan memasang foto-foto dirinya berpakaian lengkap sebagai anggota Brimob.

Untuk lebih meyakinkan para korbannya, Agus sering mengajak mereka ke rumahnya di Palembang dan berinteraksi melalui perantara perangkat desa di Muba.
Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Anwar Reksowidjojo, SIK MH, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui apakah ada korban lainnya dari aksi penipuan ini. “Modus pelaku menipu korbannya dengan meminta uang bernilai ratusan juta rupiah untuk meloloskan seleksi Bintara Polri dan bisnis. Ini masih kita dalami lagi,” ujar Anwar.
Penangkapan Agus Heriyanto menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap oknum-oknum yang mengaku sebagai anggota kepolisian dan meminta sejumlah uang dengan berbagai janji manis.
















