Bentrok Aksi Unjuk Rasa Cipayung Plus di Mapolda Sumsel, Ketua PGK Sumsel: Hukum Harus Tegas dan Adil, Jangan Tajam ke Mahasiswa, Tumpul ke yang Lain Palembang

Selasa, 13 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (DPW PGK) Sumatera Selatan, Firdaus Hasbullah, SH, MH, angkat bicara soal bentrokan yang melibatkan mahasiswa Aliansi Cipayung Plus Palembang di Mapolda Sumsel, Selasa (13/10/2026).

Insiden itu memakan korban dari semua sisi. Enam mahasiswa luka-luka, dua jurnalis media lokal menjadi korban pengeroyokan, dan sejumlah personel kepolisian juga mengalami cedera.

Firdaus menegaskan, peristiwa ini harus menjadi perhatian serius dan tidak boleh ada pihak yang kebal hukum.

“Kami menyayangkan terjadinya insiden kekerasan yang mengakibatkan korban dari berbagai pihak. Kami mendorong agar peristiwa ini diusut secara menyeluruh dan tidak ada pihak yang ditempatkan di atas hukum,” tegas Firdaus.

Firdaus menyatakan PGK Sumsel memberikan dukungan moral kepada mahasiswa Cipayung Plus. Menurutnya, mahasiswa adalah kekuatan moral, intelektual, dan kontrol sosial yang aspirasinya wajib dihormati selama dalam koridor hukum.

“PGK Sumsel memberikan dukungan moral kepada kawan-kawan mahasiswa Cipayung Plus. Kami memandang mahasiswa sebagai mitra kritis dalam membangun kehidupan berbangsa. Perbedaan pandangan tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan hak warga negara menyampaikan pendapat secara damai,” ujarnya.

READ  Pedagang 16 Ilir Senang, Tenda Swadaya Dipasang untuk Jualan Tertib dan Nyaman

Namun, dukungan tersebut bukan berarti membenarkan pelanggaran hukum. Ia menekankan semua pihak harus punya komitmen sama untuk menjaga demokrasi.

Firdaus meminta proses pemeriksaan dilakukan independen dan profesional, termasuk menelusuri kronologi, mengidentifikasi pelaku kekerasan, dan dugaan pembubaran paksa di lapangan.

“Jangan sampai penegakan hukum hanya tajam kepada satu pihak, tetapi tumpul kepada pihak lain. Semua orang memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Proses hukum harus berpijak pada bukti, bukan tekanan, kepentingan, ataupun penilaian sepihak,” tegasnya.

Selain mahasiswa dan polisi, Firdaus memberikan perhatian khusus pada dua jurnalis yang menjadi korban pengeroyokan saat meliput.

Ia mendesak dugaan kekerasan terhadap jurnalis diusut serius. Menurutnya, setiap bentuk intimidasi terhadap jurnalis yang sedang menjalankan tugas profesional harus ditangani sesuai hukum yang berlaku dan korban harus mendapat perlindungan.

Di akhir pernyataannya, Firdaus mengingatkan semua pihak untuk menahan diri agar konflik tidak meluas.

“Kita tidak boleh membiarkan peristiwa ini berkembang menjadi konflik berkepanjangan. Yang dibutuhkan saat ini adalah keterbukaan, keberanian mengungkap fakta, dan komitmen untuk menegakkan hukum secara adil,” tambahnya.

READ  Suara Gemuruh di Langit: Penampilan Fenomenal Drumband AAU Memukau Warga Palembang

“Demokrasi membutuhkan keberanian untuk menyampaikan kebenaran, sedangkan negara hukum membutuhkan keberanian untuk menegakkan keadilan,” tutup Firdaus.(Fan)

Berita Terkait

Polda Sumsel Musnahkan 36,4 Kg Sabu, 87 Tersangka Terungkap dari 182 Lokasi Penindakan
SWM Group Buka Suara soal Dugaan Impor Ilegal, Direktur Tegaskan Tiga Perusahaan Hanya Bergerak di Bidang Jasa Maritim
Polda Sumsel Tingkatkan Penegakan Hukum Karhutla, 43 Laporan Perkara Perorangan Ditangani
Kabid Humas Polda Sumsel Hadiri Pelantikan Pengurus SMSI Sumsel di Palembang
SDA Watch Gelar FGD Karhutla OKI: Bukan Sekadar Kritik, Dorong Policy Brief Agar Asap Tak Berulang
JNE Palembang Dukung POLSRI Sport Fest Vol. 3 2026 sebagai Official Logistics Partner, Sejalan dengan Semangat “Melesat Hebat”
Wujudkan SDM Unggul dan Presisi, Wakapolda Sumsel Pimpin Sidang Kelulusan PAG dan SBP Panda 2026
PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Polda Sumsel Musnahkan 36,4 Kg Sabu, 87 Tersangka Terungkap dari 182 Lokasi Penindakan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:40 WIB

SWM Group Buka Suara soal Dugaan Impor Ilegal, Direktur Tegaskan Tiga Perusahaan Hanya Bergerak di Bidang Jasa Maritim

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Polda Sumsel Tingkatkan Penegakan Hukum Karhutla, 43 Laporan Perkara Perorangan Ditangani

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:43 WIB

Kabid Humas Polda Sumsel Hadiri Pelantikan Pengurus SMSI Sumsel di Palembang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:53 WIB

SDA Watch Gelar FGD Karhutla OKI: Bukan Sekadar Kritik, Dorong Policy Brief Agar Asap Tak Berulang

Berita Terbaru