Andreas Okdi Priantoro, Menyarankan Kepada Pemerintah Segera Rombak SOP Dapur MBG

Sabtu, 27 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritametronews.com PALEMBANG — Pasca insiden yang terjadi di SDN 178 mengakibatkan 13 siswa diduga mengalami keracunan usai menyantap MBG. Hal tersebut menjadi kekhawatiran bagi wali murid siswa SDN 178 dan juga trauma atas insiden tersebut.

Dalam kasus yang terjadi di SDN 178 kota Palembang , menjadi salah satu fakta masih lemahnya pengelolaan dapur 2 MBG di SPPBG, pemerintah kota palembang dapat menjadikan hal tersebut sebagai sample bahwa penanganan pangan itu bukanlah hal yang mudah dan bukan sekedar memasak dan menyajikan kepada anak- anak.

“Dalam rantai bisnis pangan di kenal istilah HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point) adalah sistem manajemen keamanan pangan yang didasarkan pada pendekatan pencegahan untuk mengidentifikasi dan mengendalikan bahaya (hazard) dalam setiap tahap proses produksi makanan guna memastikan produk yang aman bagi konsumen. Sistem ini menggunakan tujuh prinsip untuk mengelola risiko, mulai dari analisis bahaya, penentuan titik kendali kritis, hingga penetapan prosedur verifikasi dan dokumentasi,”terangnya.

Selain HAACP terdapat istilah food security (ketahanan pangan) adalah kondisi di mana semua orang memiliki akses terhadap pangan yang cukup, bermutu, aman, bergizi, dan terjangkau secara berkelanjutan, sementara food safety (keamanan pangan) adalah semua praktik yang memastikan pangan bebas dari cemaran biologis, kimia, dan fisik sehingga tidak membahayakan kesehatan manusia

READ  Sidang Kasus Penusukan Tokoh Masyarakat Sumsel H Jamak Udin Digelar di PN Palembang

“Dalam kasus keracunan MBG apakah pemerintah sudah mempertimbangkan isu – isu di atas, saat ini bukan soal niat baik negara terhadap rakyatnya , tapi dampak biologis dari program MBG meninggalkan trauma bagi orang tua dan anak- anak atas program tersebut,”jelasnya.

“Saya hanya menyarankan kepada pemerintah, segera rombak SOP dapur MBG , libatkan pihak ketiga yang sudah berpengalaman dalam bisnis makan di dunia yang aman untuk di konsumsi dengan memanfaatkan ilmu pengetuan,” tutup Andreas. (Ak)

Berita Terkait

Wujudkan SDM Unggul dan Presisi, Wakapolda Sumsel Pimpin Sidang Kelulusan PAG dan SBP Panda 2026
PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR
Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp40,33 Miliar
Sumpah Pemuda Ke – 98 : Firdaus Hasbullah Serukan Pemuda PALI Bangkit Jadi Motor Perubahan Untuk Indonesia Emas
M. Oktafiansyah : Bonus Demografi Di Tangan Pemuda Penentu Indonesia Emas 2045
Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana Rangkul GP Ansor untuk Jaga Kondusivitas dan Dukung Pembangunan Daerah
Karhutla OKI Jadi Ancaman Tahunan, SDA Watch Gelar FGD Bongkar Akar Masalah
Viral Dugaan Gaji Tak Dibayar, Manager Operasional Koko Celentang Resto di Palembang Buka Suara, Beri Tenggat 2×24 Jam

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:53 WIB

Wujudkan SDM Unggul dan Presisi, Wakapolda Sumsel Pimpin Sidang Kelulusan PAG dan SBP Panda 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:24 WIB

PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp40,33 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Sumpah Pemuda Ke – 98 : Firdaus Hasbullah Serukan Pemuda PALI Bangkit Jadi Motor Perubahan Untuk Indonesia Emas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:09 WIB

M. Oktafiansyah : Bonus Demografi Di Tangan Pemuda Penentu Indonesia Emas 2045

Berita Terbaru