AMY di Masjid Cheng Ho Palembang: Islam Tumbuh Bersama Persaudaraan dan Keberagaman

Senin, 10 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG — Masjid bukan sekadar tempat ibadah. Dalam perjalanan sejarah Islam, masjid juga menjadi ruang bertemunya masyarakat, tempat bertukar ilmu, membangun persaudaraan, hingga menjadi pusat tumbuhnya peradaban.

Semangat itulah yang tergambar ketika tokoh nasional sekaligus Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Almuzzammil Yusuf (AMY), menyempatkan diri mengunjungi Masjid Cheng Ho Palembang bersama jajaran pengurus DPW PKS Sumatera Selatan.

Di sela kunjungannya ke Sumatera Selatan, AMY menyempatkan diri menunaikan salat Ashar di Masjid Cheng Ho. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi AMY untuk melihat lebih dekat salah satu simbol keberagaman dan jejak sejarah perkembangan Islam di Bumi Sriwijaya.

AMY mengaku memiliki ketertarikan terhadap sejarah perjalanan dakwah Islam, khususnya bagaimana Islam pada masa lalu berkembang melalui pendekatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan masjid dalam sejarah peradaban Islam memiliki posisi yang sangat strategis. Masjid tidak hanya menjadi tempat untuk melaksanakan ibadah, tetapi juga menjadi rumah kedua bagi masyarakat, tempat berkumpul, berdiskusi, belajar, membangun solidaritas, dan melahirkan berbagai gerakan kebaikan.

READ  Inti Sumsel Gelar Seminar UMKM dan Pelantikan Pengurus Baru di Palembang

“Penting bagi kita untuk melihat kembali sejarah kegemilangan Islam. Dari sana kita bisa belajar pola dan alur bagaimana Islam diperkenalkan dan diterima oleh masyarakat,” ujar AMY.

Ia menilai, mempelajari sejarah bukan sekadar untuk mengenang masa lalu. Lebih dari itu, sejarah dapat menjadi sumber inspirasi untuk membangun pola dakwah yang relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.

AMY menekankan bahwa dakwah perlu terus menghadirkan Islam sebagai agama yang dekat dengan masyarakat, membawa kebaikan, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

“Bagaimana nilai-nilai itu kita pelajari dan kita adopsi dalam dakwah hari ini, sehingga Islam semakin dicintai dan benar-benar hadir sebagai agama yang rahmatan lil ‘alamin,” lanjutnya.

Dalam kunjungan tersebut, AMY juga didampingi Ketua DPW PKS Sumatera Selatan, Baharudin, atau yang akrab disapa Kak Bahar. Kak Bahar turut menceritakan berbagai hal mengenai Masjid Cheng Ho Palembang, termasuk kemegahan bangunan masjid yang menjadi salah satu ikon kehidupan keislaman sekaligus simbol perjumpaan budaya di Kota Palembang.

READ  Launching Garda Matahati: Sejumlah Aktivis Muda Sumsel tentukan dukungan ke MATAHATI

Kunjungan tersebut menjadi lebih dari sekadar agenda singkat. Di tengah kesibukan perjalanan dan aktivitas organisasi, AMY memilih menyempatkan diri untuk berhenti sejenak, menunaikan ibadah, sekaligus menyelami kembali pesan sejarah yang diwariskan melalui masjid.

Dari Masjid Cheng Ho, AMY melihat sebuah pelajaran penting: bahwa kekuatan Islam tidak hanya dibangun melalui narasi besar, tetapi juga melalui ruang-ruang yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Masjid, dengan demikian, memiliki peluang besar untuk kembali memainkan peran strategisnya sebagai pusat ibadah, ilmu, silaturahmi, pelayanan sosial, dan gerakan kebaikan.

Semangat tersebut menjadi relevan untuk terus dihidupkan di tengah masyarakat hari ini—menjadikan masjid bukan hanya tempat untuk datang dan pulang setelah beribadah, tetapi juga sebagai rumah bersama tempat lahirnya persaudaraan, kepedulian, dan peradaban yang membawa manfaat bagi semua. (**)

Penulis : Rills

Editor : Redaksi/beritametrolive.com

Berita Terkait

Polda Sumsel Musnahkan 36,4 Kg Sabu, 87 Tersangka Terungkap dari 182 Lokasi Penindakan
SWM Group Buka Suara soal Dugaan Impor Ilegal, Direktur Tegaskan Tiga Perusahaan Hanya Bergerak di Bidang Jasa Maritim
Polda Sumsel Tingkatkan Penegakan Hukum Karhutla, 43 Laporan Perkara Perorangan Ditangani
Kabid Humas Polda Sumsel Hadiri Pelantikan Pengurus SMSI Sumsel di Palembang
SDA Watch Gelar FGD Karhutla OKI: Bukan Sekadar Kritik, Dorong Policy Brief Agar Asap Tak Berulang
JNE Palembang Dukung POLSRI Sport Fest Vol. 3 2026 sebagai Official Logistics Partner, Sejalan dengan Semangat “Melesat Hebat”
Wujudkan SDM Unggul dan Presisi, Wakapolda Sumsel Pimpin Sidang Kelulusan PAG dan SBP Panda 2026
PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Polda Sumsel Musnahkan 36,4 Kg Sabu, 87 Tersangka Terungkap dari 182 Lokasi Penindakan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:40 WIB

SWM Group Buka Suara soal Dugaan Impor Ilegal, Direktur Tegaskan Tiga Perusahaan Hanya Bergerak di Bidang Jasa Maritim

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Polda Sumsel Tingkatkan Penegakan Hukum Karhutla, 43 Laporan Perkara Perorangan Ditangani

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:43 WIB

Kabid Humas Polda Sumsel Hadiri Pelantikan Pengurus SMSI Sumsel di Palembang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:53 WIB

SDA Watch Gelar FGD Karhutla OKI: Bukan Sekadar Kritik, Dorong Policy Brief Agar Asap Tak Berulang

Berita Terbaru