Perumda Tirta Musi Angkat Bicara, Ini Penjelasan Lengkap di Balik Proyek Sako Baru

Jumat, 24 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG – BERITAMETROLIVE.COM
Perumda Tirta Musi Palembang memberikan penjelasan terkait pelaksanaan proyek pemasangan jaringan pipa distribusi air bersih di kawasan Sako Baru, Kecamatan Sako. Menyikapi berbagai masukan yang berkembang di masyarakat, perusahaan menegaskan bahwa pengawasan lapangan terus dilakukan secara berkelanjutan, sekaligus memastikan seluruh pekerjaan tetap mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) dan ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Penjelasan tersebut disampaikan Ketua Tim Pengawas Anggaran Internal Perumda Tirta Musi Palembang, Agus Juliansyah, saat meninjau lokasi proyek, Jumat (24/7/2026).

Menurut Agus, proyek peningkatan jaringan distribusi air bersih yang telah dianggarkan melalui Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun 2026 itu ditargetkan selesai dalam waktu sekitar enam bulan sejak dimulai pada Maret 2026, dengan nilai pekerjaan sekitar Rp33 miliar.

Agus juga menjelaskan bahwa pelaksanaan proyek ini telah mendapat pendampingan dari Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang sebagai bagian dari upaya memastikan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan hukum, tata kelola yang baik, serta prinsip akuntabilitas dalam pelaksanaan proyek.

READ  Ratusan Personil Polda Sumsel ikuti kegiatan CAT TPK Seleksi SIP Angkatan ke-54 T,A 2025

Ia menjelaskan bahwa penyediaan papan informasi proyek, rambu-rambu pengamanan, serta penerapan aspek K3 merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kewajiban kontraktor selama pekerjaan berlangsung.

“Kami terus mengingatkan pelaksana agar seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai kontrak, SOP, dan ketentuan K3. Apabila di lapangan masih ditemukan kekurangan pada beberapa titik, hal itu menjadi bagian dari evaluasi yang langsung kami tindak lanjuti,” ujar Agus.

Menurutnya, pengawasan dilakukan secara rutin melalui tim lapangan, konsultan supervisi, hingga koordinasi langsung dengan pelaksana proyek. Teguran maupun instruksi perbaikan juga telah disampaikan sebagai bentuk pengendalian agar kualitas pelaksanaan pekerjaan tetap terjaga.

Agus mengakui bahwa proyek infrastruktur yang dikerjakan di ruang publik memiliki tantangan tersendiri, terutama karena sebagian pekerjaan dilakukan pada malam hingga dini hari. Kondisi tersebut, kata dia, terkadang menyebabkan perlengkapan pengamanan di beberapa titik belum kembali terpasang secara optimal sebelum aktivitas masyarakat dimulai.

“Karena itu pengawasan kami perketat. Setiap hari pelaksana kami ingatkan agar rambu-rambu pengaman selalu tersedia dan pekerjaan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat,” katanya.

READ  Raih Juara 3 Lomba Tulis INSTO Dry Eyes Journalist Competition, Jadi Pengalaman Berharga Bagi Jurnalis MATTANEWS.CO

Sementara itu, Orlando Elnath Simanungkalit selaku Pelaksana Proyek dari PT Perdana Abadi Perkasa menjelaskan bahwa papan informasi proyek telah dipasang sejak awal pelaksanaan pekerjaan. Seiring berpindahnya titik pekerjaan, papan proyek juga dipindahkan mengikuti lokasi aktivitas di lapangan.

Ia menegaskan seluruh tenaga kerja diwajibkan menggunakan alat pelindung diri sesuai standar K3, termasuk helm, sepatu keselamatan, dan perlengkapan kerja lainnya.

Terkait laporan warga mengenai perubahan kondisi air sumur, Orlando mengatakan pihak kontraktor PT Perdana Abadi Perkasa telah menyiapkan langkah penanganan sementara dengan menyediakan kebutuhan air bersih bagi warga yang terdampak selama pekerjaan berlangsung.

“Selama proses pekerjaan, kebutuhan air bersih warga yang terdampak menjadi tanggung jawab kami. Setelah proyek selesai, kondisi tersebut akan kembali dievaluasi bersama warga untuk menentukan langkah selanjutnya,” ujar Orlando.

Orlando menambahkan, sebelum pekerjaan dimulai pihak kontraktor PT Perdana Abadi Perkasa juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Sako dan Kelurahan Sako Baru sebagai bagian dari proses pelaksanaan proyek.

Perumda Tirta Musi berharap proyek yang ditargetkan rampung pada Agustus 2026 tersebut dapat meningkatkan keandalan layanan distribusi air bersih bagi masyarakat, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja, kepatuhan terhadap prosedur, serta respons terhadap setiap masukan dari masyarakat.

READ  Kecelakaan Beruntun di Tol Palindra KM 9, Belasan Penumpang Bus DAMRI Luka-Luka

Penulis : Riela

Editor : Redaksi/beritametrolive.com

Berita Terkait

Wujudkan SDM Unggul dan Presisi, Wakapolda Sumsel Pimpin Sidang Kelulusan PAG dan SBP Panda 2026
PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR
Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp40,33 Miliar
Sumpah Pemuda Ke – 98 : Firdaus Hasbullah Serukan Pemuda PALI Bangkit Jadi Motor Perubahan Untuk Indonesia Emas
M. Oktafiansyah : Bonus Demografi Di Tangan Pemuda Penentu Indonesia Emas 2045
Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana Rangkul GP Ansor untuk Jaga Kondusivitas dan Dukung Pembangunan Daerah
Karhutla OKI Jadi Ancaman Tahunan, SDA Watch Gelar FGD Bongkar Akar Masalah
Viral Dugaan Gaji Tak Dibayar, Manager Operasional Koko Celentang Resto di Palembang Buka Suara, Beri Tenggat 2×24 Jam

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:53 WIB

Wujudkan SDM Unggul dan Presisi, Wakapolda Sumsel Pimpin Sidang Kelulusan PAG dan SBP Panda 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:24 WIB

PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp40,33 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Sumpah Pemuda Ke – 98 : Firdaus Hasbullah Serukan Pemuda PALI Bangkit Jadi Motor Perubahan Untuk Indonesia Emas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:09 WIB

M. Oktafiansyah : Bonus Demografi Di Tangan Pemuda Penentu Indonesia Emas 2045

Berita Terbaru