Palembang – BERITAMETROLIVE.COM Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) resmi meluncurkan program Sekolah Politik dan Pengkaderan “Remaja Bernegara” di Kantor DPW NasDem Sumsel, Minggu (26/4/2026). Program ini menjadi bagian dari upaya partai dalam memberikan pendidikan politik kepada generasi muda sekaligus menyiapkan kader pemimpin masa depan sejak usia sekolah.
Sekretaris DPW NasDem Sumsel, H. Novianto, S.Sos., M.M., mengatakan kegiatan tersebut merupakan program nasional Partai NasDem yang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat pusat hingga daerah.
“Program Remaja Bernegara ini merupakan program berkelanjutan secara nasional. Setelah dilaksanakan di tingkat DPP, kini seluruh wilayah termasuk provinsi dan kabupaten diminta menjalankannya sebagai bagian dari konsolidasi partai dan pendidikan politik bagi generasi muda,” ujar Novianto.
Menurut dia, pendidikan politik sejak dini penting diberikan kepada kalangan pelajar, terutama generasi Z, agar memiliki pemahaman yang benar tentang demokrasi, ideologi kebangsaan, hingga sistem pemerintahan.
Dalam angkatan perdana ini, sebanyak 79 pelajar dari SMA dan SMK di Kota Palembang dipilih untuk mengikuti program tersebut. Jumlah peserta sengaja disesuaikan dengan simulasi struktur pemerintahan daerah yang akan mereka perankan.
“Peserta akan mensimulasikan diri sebagai anggota DPRD provinsi, kepala daerah, sekretaris daerah hingga sekretaris dewan. Mereka akan belajar langsung bagaimana proses lahirnya sebuah peraturan daerah dari tahap inisiatif sampai pengesahan,” jelasnya.
Selama pelatihan, para peserta akan menjalani simulasi pembahasan rancangan peraturan daerah melalui mekanisme rapat komisi, pembahasan badan pembentukan peraturan daerah, hingga panitia khusus (pansus). Dengan metode tersebut, peserta diharapkan dapat memahami secara langsung tugas dan fungsi lembaga legislatif.
Tak hanya itu, NasDem Sumsel juga berencana membawa para peserta ke Gedung DPRD Sumatera Selatan agar mereka dapat merasakan langsung suasana kerja wakil rakyat di parlemen.
“Nanti mereka akan kami bawa langsung ke gedung DPRD supaya benar-benar merasakan bagaimana menjadi anggota dewan dan memahami proses politik secara nyata,” katanya.
Novianto menambahkan, seluruh peserta dipilih melalui proses rekrutmen terbuka dan seleksi administrasi maupun wawancara. Mayoritas peserta disebut berasal dari kalangan pelajar berprestasi dan aktif di organisasi sekolah seperti OSIS.
“Anak-anak yang terpilih ini memang memiliki minat, bakat, dan kapasitas kepemimpinan. Kami ingin mereka menjadi estafet kepemimpinan bangsa maupun partai ke depan,” ungkapnya.
Melalui program ini, NasDem berharap dapat mengubah stigma negatif masyarakat terhadap dunia politik yang selama ini sering dianggap identik dengan konflik dan kepentingan semata.
“Selama ini banyak yang memandang politik itu kotor. Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa politik sejatinya adalah sarana pendidikan, pengabdian, dan membangun bangsa,” tutup H. Novianto.
Penulis : RQ
Editor : Redaksi















