Kejati Sumsel Sita Aset Perkara Dugaan Korupsi Distribusi Semen, Libatkan PT KMM

Jumat, 1 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG – BERITAMETROLIVE.COM
Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan melalui Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) kembali melakukan penyitaan aset dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi kegiatan pendistribusian semen di wilayah Provinsi Sumatera Selatan.

Tindakan penyitaan dilaksanakan pada Kamis, 30 April 2026, berdasarkan Surat Perintah Penyitaan Kepala Kejati Sumsel serta penetapan izin dari Pengadilan Negeri Palembang. Objek yang disita merupakan aset milik PT KMM yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang.

Penyitaan ini merupakan bagian dari proses penyidikan atas dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan distribusi semen oleh PT KMM selama periode 2018 hingga 2022.

Dalam keterangan resmi, Kejati Sumsel mengungkapkan bahwa aset yang disita berupa satu unit mesin Batching Plant Concrete SICOMa kapasitas 2,5 M3, yang terdiri dari sejumlah komponen utama, antara lain:

Aggregate Storage Group
Concrete Mixer
Main Chassis Section (Cement & Water Weighing)
Control Cabin
Accessories Included
Cement Silo
Generator Set

Seluruh aset tersebut telah dituangkan dalam Berita Acara Penyitaan tertanggal 30 April 2026 sebagai bagian dari upaya pengamanan barang bukti dalam proses hukum yang sedang berjalan.
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari, SH, MH, menyampaikan bahwa kegiatan penyitaan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

READ  Kabid Humas Polda Sumsel Sampaikan Bela Sungkawa Mendalam untuk Drs. H.M. Arief Amin

“Penyitaan dilakukan untuk kepentingan pembuktian dalam proses penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi yang saat ini masih terus dikembangkan,” ujarnya dalam siaran pers.

Kejati Sumsel menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas perkara tersebut, termasuk menelusuri aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus distribusi semen di Sumatera Selatan.

Hingga kini, proses penyidikan masih berlangsung dan Kejati Sumsel memastikan setiap tahapan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Penulis : Rill/riela

Editor : Redaksi/beritametrolive.com

Berita Terkait

Wujudkan SDM Unggul dan Presisi, Wakapolda Sumsel Pimpin Sidang Kelulusan PAG dan SBP Panda 2026
PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR
Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp40,33 Miliar
Sumpah Pemuda Ke – 98 : Firdaus Hasbullah Serukan Pemuda PALI Bangkit Jadi Motor Perubahan Untuk Indonesia Emas
M. Oktafiansyah : Bonus Demografi Di Tangan Pemuda Penentu Indonesia Emas 2045
Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana Rangkul GP Ansor untuk Jaga Kondusivitas dan Dukung Pembangunan Daerah
Karhutla OKI Jadi Ancaman Tahunan, SDA Watch Gelar FGD Bongkar Akar Masalah
Viral Dugaan Gaji Tak Dibayar, Manager Operasional Koko Celentang Resto di Palembang Buka Suara, Beri Tenggat 2×24 Jam

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:53 WIB

Wujudkan SDM Unggul dan Presisi, Wakapolda Sumsel Pimpin Sidang Kelulusan PAG dan SBP Panda 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:24 WIB

PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp40,33 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Sumpah Pemuda Ke – 98 : Firdaus Hasbullah Serukan Pemuda PALI Bangkit Jadi Motor Perubahan Untuk Indonesia Emas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:09 WIB

M. Oktafiansyah : Bonus Demografi Di Tangan Pemuda Penentu Indonesia Emas 2045

Berita Terbaru