PALEMBANG — BERITAMETROLIVE.com
Organisasi kemasyarakatan Harimau Sumatera Bersatu (HSB) kembali menegaskan perannya dalam kerja-kerja kemanusiaan. Melalui konsolidasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), hingga Pengurus Anak Cabang (PAC) Kota Palembang, HSB menggelar aksi sosial bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Yayasan Bagus Mandiri Insani, Palembang, Rabu (4/2/2025).
Kegiatan bertajuk “Harimau Sumatera Bersatu Peduli” tersebut berlangsung di Yayasan Bagus Mandiri Insani, Jalan Sampurna No. 02 Blok B4, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami. Aksi ini menjadi bagian dari agenda sosial HSB dalam memperkuat peran organisasi kemasyarakatan sebagai mitra masyarakat dan negara dalam isu-isu kemanusiaan.
Dalam kegiatan tersebut, HSB menyalurkan bantuan sembako dan uang tunai. Bantuan yang diberikan meliputi beras sebanyak 600 kilogram, telur 45 kilogram, mie instan 50 dus, serta gula pasir 20 kilogram. Selain itu, diserahkan bantuan uang tunai sebesar Rp10.400.000 untuk mendukung kebutuhan operasional yayasan.
Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Sukarame HSB, Adi Santoso yang akrab disapa Adi Simba, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab sosial organisasi terhadap kelompok masyarakat yang rentan dan kerap terpinggirkan.
“HSB hadir untuk memastikan bahwa kelompok rentan seperti ODGJ tidak dibiarkan sendiri. Kepedulian ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial kami sebagai organisasi yang tumbuh dari dan untuk masyarakat,” ujar Adi Simba.

Ia menegaskan bahwa keberadaan HSB diarahkan untuk memperkuat solidaritas sosial dan menjawab kebutuhan nyata di lapangan.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GRIB Jaya Sumatera Selatan, Hasbi Sanaki, menilai kegiatan yang dilakukan HSB mencerminkan orientasi ormas yang mengedepankan nilai kemanusiaan dan kebermanfaatan sosial.
“Ini adalah bentuk ormas yang memanusiakan manusia. Organisasi kemasyarakatan harus memberi manfaat nyata, bukan menjadi beban atau ketakutan di tengah masyarakat,” kata Hasbi.
Hasbi juga mendorong pemerintah daerah agar memberikan perhatian lebih serius terhadap Yayasan Bagus Mandiri Insani yang selama ini bergerak secara mandiri.
“Kami berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Palembang, khususnya Gubernur Herman Deru dan Wali Kota Ratu Dewa, dapat melihat langsung kondisi yayasan ini. Selama ini tempat ini belum mendapatkan dukungan yang memadai,” ujarnya.

Menurut Hasbi, Yayasan Bagus Mandiri Insani yang didirikan oleh Agus telah berperan penting dalam merawat ODGJ, orang terlantar, dan masyarakat tidak mampu, dengan keterbatasan fasilitas dan pendanaan.
“Yang dilakukan di sini adalah kerja kemanusiaan. Orang-orang terlantar dibina, dirawat, dan diberi makan secara sukarela. Peran seperti ini seharusnya mendapat dukungan negara,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPC Kota Palembang Harimau Sumatera Bersatu, Soehendra Tamzil, SH, menyatakan bahwa kegiatan sosial tersebut akan terus dilanjutkan dan diperluas.
“Kami melihat langsung kondisi di lapangan. Karena itu, kegiatan seperti ini akan terus kami dorong agar semakin banyak pihak, termasuk pemerintah, terlibat memberikan perhatian dan dukungan,” ujar Soehendra.

Ia menambahkan, DPC HSB Kota Palembang berharap kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah dapat diperkuat demi menjamin perlindungan sosial bagi kelompok rentan.
Aksi kemanusiaan ini menegaskan komitmen Harimau Sumatera Bersatu dalam membangun peran ormas yang berorientasi pada kerja nyata, kepedulian sosial, dan penguatan nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.
Penulis : Riela
Editor : Redaksi (BERITAMETROLIVE.COM)
















