Air Mata, Doa, dan Solidaritas: Ratusan Ojol Sumsel Turun ke Jalan Mengenang Affan

Sabtu, 30 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG – BERITAMETRONEWS.COM
Ratusan pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai kota dan kabupaten di Sumatera Selatan menggelar aksi damai di halaman Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumsel, Sabtu (30/8/2025). Aksi ini digelar sebagai bentuk solidaritas sekaligus doa bersama untuk mengenang almarhum Affan Kurniawan, driver ojol yang meninggal dunia usai terlindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Dengan mengenakan jaket khas dari berbagai aplikasi transportasi daring, para pengemudi berdiri rapi dan khidmat. Tidak ada teriakan, tidak ada spanduk bernada provokatif. Yang terlihat hanya barisan sopan, lantunan doa, sholawat, serta air mata haru yang menetes saat nama Affan disebut dalam doa bersama.

“Kami bukan sekadar pengantar makanan atau penumpang. Kami juga manusia yang punya harga diri, yang layak mendapat perlindungan dan keadilan,” tegas Toyib, salah seorang koordinator aksi dari Asosiasi Driver Online (ADO) Sumsel.

Bagi mereka, kepergian Affan bukan hanya duka, tetapi simbol perjuangan ribuan pekerja lapangan yang setiap hari bergelut dengan risiko di jalanan.

READ  HSB Perkuat Soliditas Antar Ormas di Palembang, Dukung Situasi Aman dan Damai

Sejumlah driver bahkan datang jauh dari kabupaten tetangga seperti Banyuasin, Ogan Ilir, dan Musi Banyuasin. Mereka menyatu dalam kesedihan, membawa poster bergambar wajah Affan yang dipeluk erat seperti potret keluarga.

“Kami ini satu hati. Kalau satu dari kami jatuh, semua merasa kehilangan,” ungkap seorang driver asal Banyuasin dengan suara bergetar.

Ketua ADO Sumsel, Muhammad Asrul Indrawan, menegaskan bahwa aksi ini bukan bentuk perlawanan, melainkan seruan moral agar negara benar-benar hadir melindungi warganya.

“Sering kali kami dianggap hanya angka dalam statistik. Tapi nyawa Affan bukan angka. Ia tulang punggung keluarga, warga negara yang punya hak. Negara wajib memberikan kejelasan hukum dan perlindungan sosial bagi kami semua,” ujar Asrul.

Dalam aksi tersebut, ADO Sumsel menyampaikan beberapa tuntutan, antara lain:

1. Pengusutan tuntas insiden yang menewaskan Affan Kurniawan.

2. Perlindungan hukum dan sosial bagi komunitas ojol yang bekerja di jalan raya dengan risiko tinggi.

3. Pelibatan komunitas ojol dalam penyusunan kebijakan transportasi dan keamanan lalu lintas.

READ  Garuda Indonesia dan Bank Mandiri Resmi Luncurkan Garuda Indonesia Travel Festival (GATF) 2024 di Palembang

 

Aksi damai ini sekaligus menunjukkan bahwa komunitas ojol telah tumbuh menjadi kekuatan sosial yang solid. Tidak hanya berkontribusi besar dalam sektor ekonomi, mereka juga mampu membangun solidaritas, bersuara dengan tertib, serta menjaga martabat dalam menyampaikan aspirasi.

“Solidaritas ini adalah pesan kepada semua pihak, bahwa kami bukan kelompok yang bisa dianggap sepele. Kami punya suara, dan suara itu akan selalu kami sampaikan dengan cara terhormat,” tutup Asrul.

Berita Terkait

Polda Sumsel Musnahkan 36,4 Kg Sabu, 87 Tersangka Terungkap dari 182 Lokasi Penindakan
SWM Group Buka Suara soal Dugaan Impor Ilegal, Direktur Tegaskan Tiga Perusahaan Hanya Bergerak di Bidang Jasa Maritim
Polda Sumsel Tingkatkan Penegakan Hukum Karhutla, 43 Laporan Perkara Perorangan Ditangani
Kabid Humas Polda Sumsel Hadiri Pelantikan Pengurus SMSI Sumsel di Palembang
SDA Watch Gelar FGD Karhutla OKI: Bukan Sekadar Kritik, Dorong Policy Brief Agar Asap Tak Berulang
JNE Palembang Dukung POLSRI Sport Fest Vol. 3 2026 sebagai Official Logistics Partner, Sejalan dengan Semangat “Melesat Hebat”
Wujudkan SDM Unggul dan Presisi, Wakapolda Sumsel Pimpin Sidang Kelulusan PAG dan SBP Panda 2026
PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Polda Sumsel Musnahkan 36,4 Kg Sabu, 87 Tersangka Terungkap dari 182 Lokasi Penindakan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:40 WIB

SWM Group Buka Suara soal Dugaan Impor Ilegal, Direktur Tegaskan Tiga Perusahaan Hanya Bergerak di Bidang Jasa Maritim

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Polda Sumsel Tingkatkan Penegakan Hukum Karhutla, 43 Laporan Perkara Perorangan Ditangani

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:43 WIB

Kabid Humas Polda Sumsel Hadiri Pelantikan Pengurus SMSI Sumsel di Palembang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:53 WIB

SDA Watch Gelar FGD Karhutla OKI: Bukan Sekadar Kritik, Dorong Policy Brief Agar Asap Tak Berulang

Berita Terbaru