Palembang — BMNEWS.COM
Debat publik pertama untuk calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Palembang tahun 2024 berlangsung di Ballroom Hotel Santika Premiere Bandara, Selasa (22/10/24).
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dan disiarkan secara langsung, memberikan kesempatan bagi warga Palembang untuk menyaksikan visi dan misi para calon pemimpin kota.
Ketua KPU Kota Palembang, Syawaludin, S.H.I., M.H., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung terlaksananya acara ini, termasuk pemerintah daerah, kepolisian, dan TNI. “Mudah-mudahan dengan debat publik ini, masyarakat dapat menilai langsung calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Palembang melalui visi, misi, dan program-program yang mereka tawarkan,” ungkap Syawaludin. Ia juga berharap debat ini dapat berjalan lancar tanpa halangan, mengajak semua untuk bersama-sama mendoakan kesuksesannya.
Pasangan calon dengan nomor urut 1, Fitrianti Agustinda, S.H., M.H., dan Nandriani Oktarina, S.Psi., CHA, menyampaikan visi dan misi mereka. Fitrianti Agustinda mengungkapkan tekadnya untuk menjadikan Palembang sebagai kota yang bebas macet, banjir, dan sampah. Ia menyatakan, “Kami ingin Palembang menjadi kota yang terang-benderang, sejuk, indah, bersih, sehat, dan ramah lingkungan.”
Dalam programnya, Fitrianti juga menyoroti pentingnya pelayanan sosial yang mudah diakses. “Dengan satu KTP saja, masyarakat dapat menikmati layanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas, gratis, dan merata,” jelasnya. Ia menjelaskan rencana untuk menyediakan zona bermain gratis di 107 kelurahan, pendidikan berkualitas tanpa biaya selama 13 tahun, dan bus gratis untuk siswa SD dan SMP. Selain itu, mereka juga berkomitmen pada program pangan bergizi dan pemberdayaan usaha kecil dan menengah (UMKM).
Fitrianti menambahkan bahwa mereka akan meningkatkan insentif untuk RT/RW menjadi satu juta lima ratus ribu rupiah dan memberikan perlindungan kepada ketua RT/RW melalui BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. “Kami juga akan memberikan bantuan kepada guru, tenaga sosial, kader KB, kader Posyandu, Marbot, Bilal, dan penjaga makam, sebagai penghargaan atas dedikasi mereka,” pungkasnya.
Debat ini merupakan langkah penting dalam proses pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Palembang yang akan berlangsung pada 27 November 2024. Diharapkan, melalui acara ini, masyarakat dapat lebih memahami visi dan program dari masing-masing calon dan mengambil keputusan yang tepat untuk masa depan kota Palembang.
















